www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
BEKAWAN BRK Syariah Perluas Akses Pembayaran PBB dan Retribusi Daerah Digital di Karimun
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Kontribusi Besar Riau untuk Bea Cukai di Balik Rekor Penindakan 1,4 Miliar Batang Rokok Ilegal Sepanjang 2025
Rabu, 07 Januari 2026 - 13:00:51 WIB
Dirjen Bea dan Cukai, Letjen TNI (Purn) Djaka Budi Utama saat ekspos penggerbekan gudang rokok ilegal di Pekanbaru.(foto: risnaldi/halloriau.com)
Dirjen Bea dan Cukai, Letjen TNI (Purn) Djaka Budi Utama saat ekspos penggerbekan gudang rokok ilegal di Pekanbaru.(foto: risnaldi/halloriau.com)

PEKANBARU - Di tahun 2025 lalu, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) mencatat capaian penindakan tertinggi sepanjang berdirinya institusi tersebut, dengan total 1,4 miliar batang rokok ilegal berhasil diamankan dari peredaran.

Peningkatan signifikan ini mencerminkan eskalasi pengawasan negara terhadap praktik perdagangan ilegal yang selama ini merugikan penerimaan negara dan mengancam keberlangsungan industri legal.

Dirjen Bea dan Cukai, Letjen TNI (Purn) Djaka Budi Utama menyampaikan, sepanjang 2025 pihaknya melakukan 31.354 penindakan di berbagai sektor, dengan nilai barang hasil penegahan mencapai Rp9,8 triliun secara nasional.

“Capaian ini meningkat 2,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Ini menegaskan, negara hadir dan konsisten mempersempit ruang gerak penyelundupan,” kata Djaka kepada halloriau.com, Rabu (7/1/2026).

Riau Jadi Penopang Strategis Pengawasan Nasional

Dari keseluruhan penindakan rokok ilegal nasional, Provinsi Riau berkontribusi signifikan.

Sebanyak 160 juta batang rokok ilegal berhasil ditegah, atau hampir 11 persen dari total nasional.

Djaka menegaskan, posisi geografis Riau yang berbatasan langsung dengan jalur perdagangan internasional menjadikannya kawasan strategis sekaligus rawan.

“Riau berperan sebagai benteng pengawasan. Keberhasilan di wilayah ini menjadi indikator penting dalam menjaga stabilitas industri hasil tembakau yang sah dan melindungi penerimaan negara,” ujarnya.

Penegakan Hukum Tegas, Selamatkan Potensi Kerugian Negara

Tak berhenti pada penyitaan, Bea Cukai juga mengedepankan penegakan hukum yang tegas dan proporsional.

Sepanjang 2025, terdapat 266 kasus yang ditingkatkan ke tahap penyidikan.

Sementara itu, terhadap pelanggaran tertentu, diterapkan skema ultimum remidium berupa sanksi denda administratif sebagai langkah pemulihan kerugian negara.

“Kami mengenakan denda ultimum remidium sebesar Rp211,62 miliar terhadap 2.241 kasus. Ini bukan hanya efek jera, tetapi juga langkah konkret menyelamatkan kas negara,” tegasnya.

Sinergi Aparat dan Masyarakat Jadi Kunci

Menurut Djaka, capaian besar ini tidak lepas dari kolaborasi lintas sektor antara Bea Cukai, TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga partisipasi aktif masyarakat sebagai faktor penentu keberhasilan pengawasan.

Ke depan, Bea Cukai berkomitmen memperkuat strategi intelijen, patroli, dan edukasi publik untuk menciptakan iklim usaha yang adil (level playing field), serta melindungi masyarakat dari produk ilegal yang tidak memenuhi standar keselamatan.

Penulis: Risnaldi
Editor: Barkah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
ist.BEKAWAN BRK Syariah Perluas Akses Pembayaran PBB dan Retribusi Daerah Digital di Karimun
Polisi bakar rakit PETI di Kuansing.(foto: mcr)Polres Kuansing Musnahkan 23 Peralatan PETI, Tak Satu pun Pelaku Diamankan
Warga binaan Lapas Bagansiapiapi jalani pemeriksaan kesehatan.(foto: afrizal/halloriau.com)Lapas Bagansiapiapi Periksa Kesehatan Warga Binaan, Ini Hasilnya
Perhotelan di Riau lesu.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)Hotel di Riau Masih Lesu, PHRI Ungkap Dampak Efisiensi Anggaran hingga Akhir 2026
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(infografis/halloriau.com)167 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera, Bagaimana Kondisi Riau Sore Ini?
  Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.(foto: mcr)Kejar Realisasi 90 Persen, Pemprov Riau Hadapi PR Utang Tunda Bayar dan Jalan Rusak
Ketua Astindo Riau, Harpina Diansari (foto/int)Astindo Riau Bidik Momentum Libur Akhir Tahun, Harga Tiket Pesawat Jadi Tantangan
Anggota DPRD Pekanbaru, Muhammad Sabarudi.(foto: int)Sabarudi Dukung Rotasi Pejabat Pekanbaru, Kinerja Nyata Jadi Tantangan
Warga binaan Rohil kembali belajar di kelas.(foto: afrizal/halloriau.com)Lapas Bagansiapiapi Buka Jalan Pendidikan bagi Warga Binaan Lewat Kelas Lentera Asa
Kepala Kantor Perwakilan BEI Riau, Emon Sulaeman.(foto: barkah/halloriau.com)Anak Muda Ramaikan Pasar Modal Riau, Seberapa Siap Hadapi Risiko Investasi?
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved