BAGANSIAPIAPI – Ruang publik di pusat Kota Bagansiapiapi berubah menjadi kawasan bebas kendaraan bermotor pada Minggu (10/5/2026).
Pemkab Rohil resmi memulai program Car Free Day (CFD) di Lapangan Taman Budaya Bagansiapiapi, yang langsung disambut antusias ratusan warga.
Peluncuran program ini dipimpin Bupati Rohil H Bistamam bersama Ketua TP PKK Rohil Tatik Sri Rahayu, Ketua IWAPI Rohil dr Karmila Sari, serta dihadiri unsur Forkopimda, kepala OPD, pelaku UMKM, dan masyarakat.
Peresmian ditandai dengan pelepasan balon ke udara sebagai simbol dimulainya aktivitas bebas polusi di pusat kota.
Sejak pukul 06.00 WIB, kawasan CFD telah dipadati masyarakat yang mengikuti senam zumba massal.
Pesertanya datang dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, ASN, hingga komunitas olahraga.
Tak hanya aktivitas olahraga, Pemkab Rohil menghadirkan konsep layanan publik terpadu di lokasi CFD, antara lain, pemeriksaan kesehatan gratis, perekaman e-KTP dan layanan dokumen kependudukan.
Kemudian, layanan perbankan dan konseling keluarga, pustaka keliling untuk anak-anak, atraksi atlet KONI Rohil dan siaran podcast langsung dari lokasi acara.
Kehadiran berbagai layanan tersebut menjadikan CFD bukan sekadar kegiatan rekreasi, tetapi juga pusat pelayanan masyarakat yang mudah diakses.
Salah satu program yang paling menarik perhatian warga adalah kampanye lingkungan bertema “Tukar Sampah Plastik untuk Voucher Snack.”
Program ini mendorong masyarakat menjaga kebersihan area CFD sekaligus meningkatkan kesadaran pengelolaan sampah plastik.
Inisiatif ini dinilai efektif memadukan edukasi lingkungan dengan partisipasi publik secara langsung.
Bupati Rohil, H Bistamam menegaskan, CFD dirancang sebagai ruang publik multifungsi yang berdampak pada kesehatan sekaligus ekonomi.
“Hari ini kita resmi memulai Car Free Day Bagansiapiapi 2026. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan momen ini untuk hidup lebih sehat,” ujar Bistamam.
Ia menambahkan, bazar UMKM yang digelar setiap CFD diharapkan mampu meningkatkan perputaran ekonomi pelaku usaha lokal.
“Kehadiran bazar UMKM di lokasi CFD diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pelaku usaha kecil sehingga roda ekonomi daerah semakin bergerak,” pungkasnya.