PEKANBARU - PSPS Pekanbaru menunjukkan daya juang tinggi pada pekan ketiga Championship 2026-2027.
Tertinggal lebih dulu dari Sumsel United, Askar Bertuah justru mampu membalikkan keadaan dan mengakhiri laga dengan kemenangan 2-1 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sabtu (26/9/2026) sore WIB.
Kemenangan ini terasa penting karena PSPS harus bekerja keras setelah tuan rumah lebih dulu mencetak gol pada menit kesembilan melalui Aidil Subhi. Namun, keunggulan Sumsel United tidak mampu dipertahankan hingga laga berakhir.
PSPS baru menemukan momentum pada babak kedua. Tekanan yang terus dibangun akhirnya menghasilkan gol penyama kedudukan pada menit ke-72.
Toninho menjadi pemain yang memecah kebuntuan PSPS setelah memanfaatkan assist M Yasir. Skor berubah menjadi 1-1 dan pertandingan pun memasuki fase yang semakin terbuka.
Empat menit berselang, momentum tersebut kembali dimanfaatkan PSPS. N Siringgo berhasil mencetak gol kedua yang sekaligus mengubah kedudukan menjadi 2-1 untuk keunggulan tim tamu.
Sejak awal laga, PSPS sebenarnya mampu menunjukkan keberanian untuk mengambil kendali permainan. Penguasaan bola Askar Bertuah tercatat lebih dari 60 persen.
Antonio Gamaroni dan kawan-kawan mencoba membangun serangan melalui sektor tengah. Beberapa kali PSPS berhasil memasuki wilayah pertahanan Sumsel United, tetapi penyelesaian akhir belum menghasilkan gol.
Situasi tersebut memperlihatkan persoalan utama PSPS pada babak pertama: dominasi permainan belum berbanding lurus dengan efektivitas di depan gawang.
Sebaliknya, Sumsel United justru mampu memanfaatkan salah satu peluang penting. Pada menit kesembilan, Aidil Subhi membawa tuan rumah unggul 1-0.
Setelah mencetak gol, Sumsel United lebih banyak bertahan dan menunggu kesempatan melakukan serangan balik. PSPS pun dipaksa mencari cara untuk membongkar pertahanan yang semakin rapat.
Hingga turun minum, usaha tersebut belum membuahkan hasil. Sumsel United masih memimpin 1-0.
PSPS meningkatkan intensitas serangan setelah jeda. Perubahan tekanan itu akhirnya menghasilkan gol pada menit ke-72.
Toninho menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah menerima umpan dari M Yasir. Gol tersebut bukan hanya menghapus keunggulan Sumsel United, tetapi juga mengubah momentum pertandingan.
PSPS kemudian tidak memberikan kesempatan kepada tuan rumah untuk kembali mengendalikan permainan.
Hanya empat menit setelah gol penyama, N Siringgo mencetak gol kedua PSPS. Askar Bertuah berbalik unggul 2-1.
Sumsel United kemudian mencoba mengejar. Namun, pertahanan PSPS mampu menjaga keunggulan hingga wasit meniup peluit panjang.
Skor 2-1 bertahan sampai akhir dan memastikan PSPS Pekanbaru membawa pulang tiga poin dari Palembang.
Hasil tersebut sekaligus menunjukkan bahwa penguasaan bola baru memberikan dampak maksimal ketika PSPS mampu meningkatkan efektivitas serangan.
Tertinggal lebih dahulu tidak membuat Askar Bertuah kehilangan kendali atas pertandingan, dan dua gol pada menit ke-72 serta ke-76 menjadi penentu comeback di kandang Sumsel United.