SPIELBERG - Pedro Acosta kehilangan kemenangan yang sudah berada dalam genggamannya setelah mengalami crash saat memimpin Sprint Race MotoGP Austria 2026.
Kesalahan di empat lap terakhir itu justru membuka jalan bagi Jorge Martin untuk merebut kemenangan di Red Bull Ring, Sabtu (19/9/2026) malam WIB.
Martin menjalani sprint dengan situasi yang nyaris berbanding terbalik. Memulai balapan dari pole position, rider tersebut sempat tercecer hingga posisi kedelapan setelah melebar di Tikungan 1 pada lap pembuka.
Namun, ketika Acosta yang tampil dominan justru melakukan kesalahan, Martin sudah berada di posisi yang tepat untuk mengambil alih pimpinan balapan.
Drama dimulai sejak lap pertama. Martin melebar dan kehilangan sejumlah posisi.
Marc Marquez langsung memanfaatkan situasi tersebut untuk menyerang, tetapi duel keduanya di Tikungan 2 memberi ruang bagi Acosta untuk menyodok ke depan.
Marquez kemudian berada di posisi kedua, sedangkan Martin terlempar ke urutan kedelapan.
Marco Bezzecchi menutup lap pertama di posisi ketiga, diikuti Alex Marquez, Ai Ogura, dan Francesco Bagnaia.
Acosta kemudian menunjukkan kecepatan yang sulit dikejar. Memasuki lap keempat, ia sudah menciptakan keunggulan sekitar 1,2 detik atas Marquez.
Di saat Acosta semakin nyaman di depan, Martin mulai membangun kembali balapannya.
Ia naik ke posisi kelima, kemudian melewati Alex Marquez untuk merebut posisi keempat pada lap kelima.
Kejar-kejaran di kelompok depan semakin menarik ketika Martin kembali menyalip Bezzecchi.
Pada lap ketujuh, Martin sudah berada di posisi ketiga, sementara Acosta memperlebar jarak dengan Marquez hingga hampir dua detik.
Martin kemudian mengubah momentum balapan.
Pada lap kedelapan, ia berhasil melewati Marquez di Tikungan 1 dan mengambil alih posisi kedua.
Marquez pun harus menghadapi tekanan Bezzecchi, sementara Acosta terlihat semakin jauh di depan.
Keunggulan tersebut ternyata tidak bertahan sampai garis finis.
Dengan empat lap tersisa, Acosta kehilangan kendali setelah masuk tikungan terlalu cepat.
Motor terjatuh dan peluangnya untuk memenangkan Sprint Race Austria pun praktis sirna.
Acosta memang kembali ke lintasan, tetapi sudah terlempar ke posisi ke-13. Kesalahan tersebut sekaligus mengubah pemimpin balapan.
Martin yang sebelumnya tercecer kini berada di posisi terdepan.
Berbeda dengan awal balapan, Martin mampu menjaga ritme hingga lap terakhir. Tidak ada lagi kesalahan yang membuat posisinya terancam.
Ia akhirnya melintasi garis finis sebagai pemenang Sprint Race MotoGP Austria 2026.
Marc Marquez finis kedua, sedangkan Bezzecchi mengamankan posisi ketiga.
Ai Ogura menyelesaikan balapan di posisi keempat, disusul Alex Marquez dan Francesco Bagnaia di posisi kelima dan keenam.
Hasil ini memperlihatkan betapa cepatnya situasi dalam balapan sprint dapat berubah.
Acosta sebenarnya telah membangun keunggulan lebih dari dua detik dan mengendalikan jalannya balapan, tetapi satu kesalahan pengereman atau pemilihan jalur di fase akhir membuat seluruh keuntungan tersebut hilang.
Sebaliknya, Martin menunjukkan pemulihan yang signifikan setelah sempat berada di luar enam besar pada awal balapan.
Dari posisi kedelapan, ia secara bertahap kembali ke barisan depan sebelum akhirnya menerima keuntungan terbesar ketika Acosta terjatuh.