www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Lapas Bagansiapiapi Periksa Kesehatan Warga Binaan, Ini Hasilnya
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Setahun Kepemimpinan Gubernur dan Plt Gubri, Pengamat: Komitmen Antikorupsi Riau Masih Sebatas Slogan
Sabtu, 21 Februari 2026 - 22:56:55 WIB
Pengamat kebijakan publik, M Rawa El Amady (foto/int)
Pengamat kebijakan publik, M Rawa El Amady (foto/int)

PEKANBARU – Satu tahun kepemimpinan Gubernur Riau Abdul Wahid bersama Pelaksana Tugas Gubernur Riau SF Hariyanto dinilai belum menunjukkan terobosan struktural signifikan, baik dalam pemberantasan korupsi, perbaikan lingkungan, maupun transformasi kesejahteraan masyarakat.

Pengamat kebijakan publik, M Rawa El Amady, menyebut satu tahun memang relatif singkat untuk evaluasi menyeluruh. Namun sejumlah indikator seperti integritas tata kelola, peristiwa operasi tangkap tangan (OTT), hingga lemahnya reformasi struktural menjadi sinyal bahwa arah perubahan belum sepenuhnya berpihak pada tata kelola bersih dan kesejahteraan rakyat.

“Dalam kosmologi Melayu, pemimpin diukur dari amanah, bukan dari seberapa rapi laporan administrasinya. Ketika uang miliaran ditemukan di rumah dinas, yang rusak bukan hanya reputasi individu, tetapi kepercayaan komunitas terhadap institusi yang seharusnya melindungi mereka,” ujarnya, Jumat (20/2/2026).

Rawa memaparkan empat pendekatan untuk mengukur keberhasilan kepala daerah, yakni tata kelola dan integritas, ekonomi politik daerah, pelayanan publik, serta ekologi politik.

Dari sisi tata kelola dan integritas, hasil Survei Penilaian Integritas 2025 yang dirilis Komisi Pemberantasan Korupsi menunjukkan skor Pemerintah Provinsi Riau sebesar 62,83, turun 5,97 poin dibanding tahun sebelumnya. Angka tersebut menempatkan Riau dalam kategori rentan korupsi. Dari 12 kabupaten/kota, hanya dua yang masuk kategori waspada, sementara 10 lainnya masih berada di zona rentan.

Secara historis, Riau juga mencatat sejumlah kepala daerah yang tersandung kasus hukum. Menurutnya, penurunan skor integritas mencerminkan belum kuatnya sistem pencegahan korupsi dan masih lemahnya koordinasi antar organisasi perangkat daerah. Komitmen antikorupsi dinilai belum menjadi agenda struktural yang sistemik.

Dari pendekatan ekonomi politik daerah, ekonomi Riau pada 2025 tumbuh 4,79 persen, naik dari 3,52 persen pada 2024, namun masih di bawah rata-rata nasional sekitar 5,11 persen. Struktur Produk Domestik Regional Bruto sebesar Rp1.201 triliun masih ditopang sektor migas, sawit, dan konstruksi. Surplus APBD per April 2025 tercatat Rp139,43 miliar.

Namun, daerah penghasil seperti Kampar, Rokan Hulu, dan Pelalawan dinilai belum menikmati dana bagi hasil yang proporsional dibanding ekstraksi sumber daya yang terjadi. Ketimpangan juga terlihat dari Gini Ratio perkotaan sekitar 0,337 yang lebih tinggi dibanding pedesaan 0,268. Persentase kemiskinan 2025 berada di kisaran 6,30 persen.

“Pertumbuhan ini lebih dipicu dinamika pasar komoditas global daripada transformasi ekonomi berbasis masyarakat. Dengan demikian, pertumbuhan belum sepenuhnya mencerminkan peningkatan kesejahteraan warga,” jelasnya.

Dari sisi pelayanan publik, Ombudsman RI Perwakilan Riau menerima 729 akses layanan masyarakat sepanjang 2025 dengan capaian penyelesaian laporan melampaui target. Indeks kepuasan masyarakat menunjukkan tren administratif yang membaik, meski efektivitas substantifnya masih dipertanyakan, terutama di wilayah pedesaan.

Sementara dari sisi ekologi politik, sepanjang 2025 deforestasi di Riau mencapai sekitar 24.085 hektare, dengan sisa tutupan hutan alam sekitar 1,31 juta hektare. Kebakaran hutan dan lahan melonjak hingga 19.671 hektare. Indeks Kualitas Lingkungan Hidup berada di kisaran 65,32 dengan target peningkatan menjadi 70 pada 2029.

pRawa menilai Riau berada dalam paradoks klasik, mengejar pertumbuhan ekonomi berbasis ekstraksi sumber daya, namun di saat yang sama menghadapi degradasi ekologis serius. Konflik lahan antara masyarakat dan perusahaan juga dinilai masih tinggi, termasuk di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo yang mencerminkan problem tata kelola hutan yang belum tuntas.

Sumber: Radarpekanbaru


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Warga binaan Lapas Bagansiapiapi jalani pemeriksaan kesehatan.(foto: afrizal/halloriau.com)Lapas Bagansiapiapi Periksa Kesehatan Warga Binaan, Ini Hasilnya
Perhotelan di Riau lesu.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)Hotel di Riau Masih Lesu, PHRI Ungkap Dampak Efisiensi Anggaran hingga Akhir 2026
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(infografis/halloriau.com)167 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera, Bagaimana Kondisi Riau Sore Ini?
Plt Bupati Kuansing, Muklisin (foto/ultra)Plt Bupati Kuansing Ajak Generasi Muda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda
Direktur PT SPEM, Muhammad Syafii, M.IK meninjau langsung uji kebocoran (foto/ist)Jaga Keamanan Penyaluran Gas ke Rumah Warga Pekanbaru, SPEM Rutin Periksa Jaringan Distribusi
  Anggota DPRD Pekanbaru, Muhammad Sabarudi.(foto: int)Sabarudi Dukung Rotasi Pejabat Pekanbaru, Kinerja Nyata Jadi Tantangan
Warga binaan Rohil kembali belajar di kelas.(foto: afrizal/halloriau.com)Lapas Bagansiapiapi Buka Jalan Pendidikan bagi Warga Binaan Lewat Kelas Lentera Asa
Kepala Kantor Perwakilan BEI Riau, Emon Sulaeman.(foto: barkah/halloriau.com)Anak Muda Ramaikan Pasar Modal Riau, Seberapa Siap Hadapi Risiko Investasi?
HUT ke-27 Pelalawan, Ketua DPRD ajak perkuat sinergi pembangunan (foto/ist)HUT ke-27 Pelalawan, Ketua DPRD Ajak Perkuat Sinergi Pembangunan
Bupati Rohil Bistamam meninjau pemungutan suara Pilpeng serentak 2026 di Bagan Jawa (foto/afrizal)Bupati Rohil Tinjau Pemungutan Suara Pilpeng Serentak 2026
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved