www.halloriau.com


Ekonomi
BREAKING NEWS :
Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
 
Apkasindo Riau Perkuat Langkah Cegah Karhutla, Petani Sawit Diminta Buat Embung
Rabu, 26 Februari 2025 - 23:49:48 WIB
Apkasindo Riau membantu pemerintah menangani ancaman Karhutla 2025 (foto/int)
Apkasindo Riau membantu pemerintah menangani ancaman Karhutla 2025 (foto/int)

PEKANBARU – Dalam upaya mengantisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Riau, Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Provinsi Riau terus berperan aktif dalam membantu pemerintah menangani ancaman kebakaran.

Selama enam tahun terakhir, Apkasindo telah melakukan berbagai langkah pencegahan, termasuk mengedarkan surat imbauan kepada 11 kabupaten/kota di Provinsi Riau.

Sekretaris Apkasindo Riau, Djono Albar Burhan, mengungkapkan bahwa pihaknya juga telah memasang papan peringatan larangan merokok di kawasan gambut yang rawan terbakar.

"Kami rutin mengedukasi petani tentang bahaya kebakaran. Jika ada titik api, masyarakat dapat segera melaporkannya ke Apkasindo lalu kami akan meneruskannya kepada Bhabinkamtibmas dan pemerintah daerah untuk ditindaklanjuti," ujar Djono, Rabu (26/2/2025).

Kesadaran petani sawit terhadap bahaya Karhutla juga terus meningkat. Djono menuturkan bahwa para petani di bawah naungan Apkasindo telah menerapkan langkah pencegahan sejak dini, salah satunya dengan membangun embung atau kantong-kantong air.

"Seluruh petani sawit yang tergabung dalam Apkasindo sudah kami minta untuk membuat embung dengan ukuran minimal empat kali empat meter. Embung ini nantinya bisa dimanfaatkan oleh tim pemadam kebakaran jika terjadi kebakaran," jelasnya.

Ia juga mengapresiasi sikap petani sawit yang kini lebih memilih membuka lahan dengan alat berat ketimbang metode pembakaran. "Membakar lahan memang lebih murah, tetapi risikonya besar. Unsur hara tanah cepat rusak, dan dampaknya bisa merugikan petani dalam jangka panjang. Sebaliknya, jika lahan dibuka dengan alat berat, meskipun biayanya lebih mahal, tanah tetap subur dan bisa dimanfaatkan hingga 25 tahun ke depan," terangnya.

Ke depan, Apkasindo berkomitmen untuk terus mengingatkan para petani dan satuan tugas (Satgas) yang telah dibentuk agar tetap aktif dalam upaya pencegahan Karhutla.

"Ini adalah tanggung jawab bersama. Jika semua pihak bergerak dengan kesadaran tinggi, Karhutla di Riau bisa kita minimalisir," tutup Djono dikutip dari MC.Riau. (*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ketua DPW Aliansi Merah Putih, Eko Wibowo (foto/ist)Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Ist.BKawan BRK Syariah Dekatkan Layanan Keuangan ke Masyarakat Kepulauan Karimun
Tersangka SS saat diamankan di Mapolres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Diduga 4 Kali Cabuli Bocah, Seorang Karyawan di Pangkalan Kuras Dibui
  Skuad PSPS Pekanbaru.(foto: mcr)PSPS Pekanbaru Gugat Denda Rp20 Juta dari PSSI, Ini Alasan Keberatannya
Marc Marquez.(foto: int)Marc Marquez Unggul 10 Poin, Tardozzi Ingatkan Ancaman Martin dan Bezzecchi
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri.(foto: int)Jalan Rusak dan Banjir Prioritas APBD Pekanbaru 2027, Ini Program Lain yang Disiapkan
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved