PEKANBARU – Pemerataan pembangunan infrastruktur hingga kawasan pinggiran menjadi pekerjaan yang perlu dituntaskan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.
Meski perbaikan jalan mulai dirasakan masyarakat, sejumlah ruas yang belum diaspal masih membutuhkan perhatian agar manfaat pembangunan tidak hanya terpusat di kawasan tertentu.
Anggota DPRD Pekanbaru, Aidi Amri, menilai pembangunan di bawah kepemimpinan Walikota Agung Nugroho bersama Wakil Walikota Markarius Anwar menunjukkan perkembangan yang cukup pesat, termasuk di wilayah pinggiran.
Politisi Partai Demokrat yang telah tiga periode duduk di DPRD Pekanbaru itu mencontohkan daerah pemilihannya di Rumbai.
Menurutnya, sejumlah jalan yang sebelumnya membutuhkan perbaikan kini telah diaspal dan kondisinya semakin baik.
"Memang sangat luar biasa. Saya sudah tiga periode menjadi anggota dewan, dan menurut saya pembangunan sekarang ini sangat cepat," kata Aidi, Rabu (14/10/2026).
Ia menyebut perbaikan jalan di Rumbai menjadi salah satu contoh pembangunan yang mulai menjangkau kawasan di luar pusat kota.
Meski demikian, ia berharap pekerjaan tersebut tidak berhenti sebelum seluruh ruas jalan yang membutuhkan penanganan mendapat perhatian.
"Alhamdulillah, sekarang kita lihat sendiri, contohnya di Dapil saya, Rumbai. Di sudut pinggir kota pun sekarang sudah diaspal, sudah bagus dan mulus. Tinggal sedikit-sedikit lagi," ujarnya.
Selain infrastruktur, Aidi mengapresiasi program pelayanan kesehatan melalui Universal Health Coverage (UHC) serta bantuan seragam sekolah gratis.
Kedua program tersebut dinilainya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Namun, keberlanjutan program pelayanan publik dan pembangunan fisik tetap membutuhkan dukungan anggaran yang memadai.
Karena itu, ia berharap pengesahan APBD Perubahan (APBD-P) Pekanbaru 2026 dapat memperkuat pembiayaan program yang berdampak langsung terhadap masyarakat.
"Semoga tahun depan ini terus berlanjut. Intinya, APBD ini untuk pro-rakyat," pungkasnya.