INHU – Upaya menghidupkan kembali potensi wisata berbasis masyarakat di Kecamatan Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), terus dilakukan melalui kolaborasi pemerintah daerah, masyarakat, dan dunia usaha. Salah satunya melalui penguatan pengelolaan Wisata Alam Lirik yang kini berada di bawah Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Sekawan.
Pertamina EP Lirik turut mendorong pengembangan kawasan tersebut melalui kegiatan Mancing Bersama yang digelar di Wisata Alam Lirik, Minggu lalu (13/9). Sebanyak satu ton ikan patin dan lele ditebar untuk menarik partisipasi masyarakat sekaligus memperkenalkan kembali kawasan wisata tersebut sebagai ruang rekreasi yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Sedikitnya, seribu warga dan pengail lokal mengikuti kegiatan tersebut. Momentum ini sekaligus menjadi pengenalan kepengurusan baru POKDARWIS Sekawan sebagai kelompok masyarakat yang dipercaya mengelola Wisata Alam Lirik.
Pjs Field Manager Pertamina EP Lirik, M Ridho mengatakan, pengembangan destinasi wisata tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik, tetapi juga pada keterlibatan masyarakat sebagai penggerak utama. "Kegiatan hari ini bukan hanya sekadar memancing, melainkan bagian dari upaya kita menghidupkan dan memperkenalkan kembali potensi Wisata Alam Lirik sebagai ruang bersama yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat," ujarnya.
Menurut M Ridho, keberadaan POKDARWIS Sekawan menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan pengelolaan destinasi. Kolaborasi antara kelompok masyarakat, pemerintah daerah, dan pihak swasta diharapkan dapat menciptakan ekosistem wisata yang memberikan manfaat sosial sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Penguatan pengelolaan tersebut juga ditandai dengan pembaharuan tarif masuk Wisata Alam Lirik untuk tahun 2026. Saat ini POKDARWIS Sekawan menetapkan tiket masuk sebesar Rp5.000 per orang, sementara anak-anak berusia di bawah lima tahun dapat masuk secara gratis.
Tarif tersebut bersifat all-in yang mencakup retribusi kawasan dan parkir kendaraan pengunjung. Skema ini diharapkan memberikan kepastian bagi pengunjung dan mendukung pengelolaan kawasan wisata secara lebih tertib.
Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hulu, Zulfahmi Adrian mengatakan, pemerintah daerah menyambut baik kolaborasi yang mendorong pemanfaatan potensi wisata lokal.
"Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah silaturahmi serta mempererat hubungan antara pemerintah daerah, perusahaan, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan. Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu sangat mendukung sinergi antara perusahaan dan masyarakat dalam menciptakan kegiatan-kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi daerah," ujarnya.
Ia menilai, pengembangan Wisata Alam Lirik juga berpotensi memberikan dampak lebih luas terhadap perekonomian dan pariwisata lokal. "Selain sebagai sarana hiburan, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kebersamaan, meningkatkan partisipasi aktif masyarakat, serta mendorong pengembangan potensi wisata daerah, khususnya di Kecamatan Lirik," kata Zulfahmi. Pada kegiatan Mancing Bersama ini, hampir sebanyak 900 pengunjung datang ke Wisata Alam Lirik.
PEP Lirik Field yang merupakan bagian dari Pertamina Subholding Upstream Regional 1 Zona 1 (PHR Zona 1) berharap agar sinergi antara perusahaan, POKDARWIS Sekawan, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat memperkuat pengelolaan Wisata Alam Lirik. Hal ini tentunya dapat menjadikan Wisata Alam Lirik berkembang sebagai destinasi rekreasi yang tertib, bersih, nyaman, ramah lingkungan, sekaligus membuka ruang partisipasi dan peluang ekonomi bagi masyarakat setempat. (rls)