SIAK – Kualitas udara di Kabupaten Siak, Riau, memburuk pada Selasa (1/9/2026) pagi. Berdasarkan data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) yang diperbarui pukul 08.00 WIB, tiga kecamatan bahkan masuk kategori sangat tidak sehat.
Kecamatan Dayun menjadi wilayah dengan kualitas udara terburuk. Nilai ISPU di wilayah tersebut mencapai 212.
Dua wilayah lainnya yang juga masuk kategori sangat tidak sehat yakni Kerinci Kanan dengan nilai ISPU 205 dan Koto Gasib dengan nilai 202.
Kondisi tersebut membuat masyarakat di wilayah terdampak diminta lebih waspada, terutama ketika hendak melakukan aktivitas di luar rumah.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Siak Amin Soimin mengingatkan masyarakat agar memperhatikan kondisi kualitas udara sebelum beraktivitas di luar ruangan.
“Untuk kondisi udara seperti ini, masyarakat harus menjaga kesehatan dan mengurangi aktivitas di luar ruangan,” kata Amin Soimin.
Tak hanya tiga kecamatan tersebut, tujuh kecamatan lainnya juga tercatat berada dalam kategori tidak sehat.
Lubuk Dalam mencatat nilai ISPU 191, disusul Sungai Mandau 181, Tualang 173, Mempura 164, Minas 160, dan Kandis 156.
Sementara Kecamatan Pusako mencatat nilai ISPU 127. Angka tersebut masuk kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.
Dengan demikian, sebagian besar wilayah Kabupaten Siak pada Selasa pagi memiliki nilai ISPU di atas 100. Berdasarkan klasifikasi ISPU yang tercantum dalam data, nilai 101-200 masuk kategori tidak sehat, sedangkan 201-300 masuk kategori sangat tidak sehat.
DLH Siak mengimbau masyarakat untuk melakukan langkah perlindungan diri, khususnya bagi warga yang harus beraktivitas di luar ruangan.
Amin mengatakan penggunaan masker menjadi salah satu langkah yang perlu dilakukan ketika masyarakat terpaksa keluar rumah. Aktivitas fisik berat di luar ruangan juga sebaiknya dikurangi.
“Gunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Kurangi juga aktivitas fisik berat di luar ruangan,” ujarnya.
Di tengah memburuknya kualitas udara di sebagian wilayah, masih terdapat empat kecamatan yang berada dalam kategori sedang.
Kecamatan Siak mencatat nilai ISPU 90, Bunga Raya 81, Sungai Apit 68, dan Sabak Auh 62.
Perbedaan kualitas udara antarwilayah tersebut menunjukkan kondisi pencemaran tidak merata di seluruh Kabupaten Siak. Karena itu, masyarakat di wilayah dengan kualitas udara tidak sehat hingga sangat tidak sehat dianjurkan memperbanyak aktivitas di dalam ruangan.
Kelompok sensitif juga diminta mendapat perhatian lebih karena memiliki risiko lebih tinggi terhadap dampak paparan udara tercemar.
Berikut rincian ISPU Kabupaten Siak pada Selasa, 1 September 2026 pukul 08.00 WIB:
Dayun: 212 — Sangat Tidak Sehat
Kerinci Kanan: 205 — Sangat Tidak Sehat
Koto Gasib: 202 — Sangat Tidak Sehat
Lubuk Dalam: 191 — Tidak Sehat
Sungai Mandau: 181 — Tidak Sehat
Tualang: 173 — Tidak Sehat
Mempura: 164 — Tidak Sehat
Minas: 160 — Tidak Sehat
Kandis: 156 — Tidak Sehat
Pusako: 127 — Tidak Sehat bagi Kelompok Sensitif
Siak: 90 — Sedang
Bunga Raya: 81 — Sedang
Sungai Apit: 68 — Sedang
Sabak Auh: 62 — Sedang
Data tersebut diolah dari dua sumber, yakni ispu.kemenlh.go.id dan weather.com. Dalam infografis resmi Pemerintah Kabupaten Siak disebutkan bahwa nilai ISPU dapat berubah sewaktu-waktu.
Karena itu, masyarakat diimbau terus memantau perkembangan kualitas udara sebelum menentukan aktivitas, khususnya kegiatan di luar ruangan.