BAGANSIAPIAPI – Pembukaan Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Mandiri di Bagansiapiapi dinilai menjadi sinyal positif bagi perkembangan ekonomi Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).
Kehadiran jaringan perbankan berskala nasional tersebut diharapkan mampu memperluas akses pembiayaan sekaligus memperkuat daya tarik investasi di daerah.
KCP Bank Mandiri Bagansiapiapi yang berlokasi di Jalan Merdeka, Kecamatan Bangko, resmi beroperasi setelah diresmikan Wakil Bupati Rohil, Jhoni Charles BBA MBA, Senin (27/7/2026) pagi.
Peresmian tersebut dihadiri sejumlah unsur pemerintahan dan aparat daerah, di antaranya perwakilan Kejari Rohil, Kodim 0321 Rohil, Kepala DPMP2TSP Rohil Asuar, Camat Bangko Aspri Mulya, jajaran Bank Mandiri, perwakilan perbankan di Bagansiapiapi, SPRH Rohil, karyawan, serta masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Jhoni Charles menilai masuknya Bank Mandiri melalui pembukaan kantor layanan di Bagansiapiapi menunjukkan adanya kepercayaan terhadap potensi ekonomi daerah.
Menurut dia, peran perbankan tidak sebatas menyediakan layanan transaksi, tetapi juga dapat menjadi penggerak pembiayaan bagi pelaku usaha, khususnya sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"Bank Mandiri telah menyalurkan kredit lebih dari Rp1 triliun di Rohil. Ini luar biasa. Saya sampaikan kepada sahabat-sahabat dari Mandiri, kalau perlu ditingkatkan lagi hingga Rp2 triliun agar UMKM kita semakin hidup," ujar Jhoni Charles.
Jhoni Charles mengatakan, peningkatan penyaluran kredit akan memberikan ruang yang lebih besar bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha.
Dengan akses pembiayaan yang semakin terbuka, pelaku UMKM diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas pasar.
Ia juga menegaskan, kehadiran Bank Mandiri di Bagansiapiapi tidak perlu dipandang sebagai persaingan dengan lembaga keuangan lain.
Sebaliknya, keberadaan berbagai institusi perbankan dinilai dapat memperkuat ekosistem pembiayaan dan meningkatkan kualitas pelayanan keuangan bagi masyarakat.
"Siapa yang tidak tahu Mandiri? Skala nasional, pelayanan sudah dikenal. Ini tanda baik," katanya.
Bagi Pemkab Rohil, semakin banyak lembaga keuangan yang hadir di daerah dapat menjadi salah satu indikator meningkatnya kepercayaan terhadap potensi ekonomi setempat.
Kondisi tersebut dinilai penting karena pertumbuhan UMKM, investasi, dan aktivitas perdagangan membutuhkan dukungan pembiayaan yang mudah diakses serta layanan perbankan yang semakin dekat dengan masyarakat.
Selain penguatan sektor UMKM, Jhoni Charles juga mengungkap peluang kerja sama perdagangan lintas daerah yang berpotensi meningkatkan aktivitas ekonomi di Bagansiapiapi.
Ia menyebut produk rendang dari Sumatera Barat tengah menjajaki nota kesepahaman atau MoU untuk dipasarkan melalui jalur Bagansiapiapi dengan volume yang disebut mencapai puluhan ton.
Jika kerja sama tersebut terealisasi, menurutnya, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh produsen, tetapi juga dapat mendorong aktivitas distribusi dan perdagangan di Kecamatan Bangko.
"Kalau ini terealisasi, perputaran uang di Bangko akan luar biasa. Ditambah lagi dengan pengembangan Kampung Nelayan, yang bukan hanya menampung tetapi juga bisa menghasilkan," jelasnya.
Potensi tersebut, kata dia, dapat menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem ekonomi daerah yang lebih produktif.
Bagansiapiapi tidak hanya diposisikan sebagai pusat aktivitas masyarakat, tetapi juga diharapkan berkembang sebagai simpul perdagangan dan investasi.
Jhoni Charles menilai peluang pertumbuhan ekonomi harus diikuti dengan optimisme dan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, perbankan, serta masyarakat.
Ia berharap kehadiran KCP Bank Mandiri dapat menjadi pintu masuk bagi semakin luasnya akses pembiayaan dan munculnya investasi baru di Rokan Hilir.
"Harus optimistis. Harus berubah nasib masyarakat," tegasnya.
Dengan dibukanya KCP Bank Mandiri Bagansiapiapi, pemerintah daerah berharap sektor UMKM memperoleh dukungan pembiayaan yang lebih kuat.
Pada saat yang sama, peluang perdagangan lintas daerah dan pengembangan kawasan ekonomi baru diharapkan mampu menciptakan perputaran uang serta membuka kesempatan usaha bagi masyarakat.
Pembukaan kantor layanan perbankan ini pun menjadi momentum untuk memperkuat fondasi ekonomi Rohil, dengan menempatkan akses pembiayaan, pengembangan UMKM, dan investasi sebagai bagian penting dari agenda pertumbuhan ekonomi daerah.