BAGANSIAPIAPI - Kunjungan kerja Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka ke Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Jumat (17/7/2026), membawa harapan baru bagi dunia pendidikan, khususnya bagi warga SD Negeri 016 Serusa di Kepenghuluan Parit Aman, Kecamatan Bangko.
Sekolah yang mengalami kerusakan cukup parah akibat diterjang angin puting beliung itu menjadi salah satu lokasi yang ditinjau langsung oleh orang nomor dua di Indonesia tersebut.
Selain SD Negeri 016 Serusa, Gibran juga mengunjungi Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rohil di Kelurahan Bagan Hulu.
Kedatangan Wapres disambut antusias masyarakat yang telah memadati area depan sekolah sejak pagi.
Pengamanan ketat dari Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) mengawal seluruh rangkaian kunjungan.
Di SD Negeri 016 Serusa, Gibran tidak hanya melihat kondisi bangunan dari luar.
Ia meninjau langsung berbagai fasilitas sekolah yang mengalami kerusakan, mulai dari lapangan upacara berbahan beton yang roboh hingga ruang kelas yang atapnya rusak akibat diterjang angin puting beliung.
Wapres juga menyempatkan diri melihat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sedang dinikmati para siswa serta berdialog dengan guru dan wali murid untuk mendengar berbagai persoalan yang dihadapi sekolah.
Kepala SD Negeri 016 Serusa, Saringah mengaku bersyukur sekolah yang dipimpinnya mendapat perhatian langsung dari Wakil Presiden.
"Alhamdulillah, hari ini kami sangat berbahagia sekali karena telah dikunjungi langsung oleh Wakil Presiden RI Bapak Gibran Rakabuming Raka," ujar Saringah.
"Setelah ditelusuri oleh tim dari Pak Wapres, mereka bilang sekolah kami tidak layak dan beliau tadi mengatakan akan membangun secara total sekolah kami," sambungnya.
Menurutnya, kerusakan paling serius terjadi pada ruang kelas yang atapnya ambruk setelah diterjang angin puting beliung beberapa waktu lalu. Kondisi tersebut membuat aktivitas belajar mengajar sering terganggu, terutama saat hujan turun.
"Kemarin ruang kelas belajar kita dihantam puting beliung sehingga bagian atap rusak. Kalau turun hujan, anak-anak terpaksa kami pindahkan belajarnya ke ruangan yang lebih aman," katanya.
Selain ruang kelas, sejumlah fasilitas lain juga membutuhkan perbaikan agar kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung dengan nyaman dan aman bagi para siswa.
Saringah berharap komitmen yang disampaikan Wakil Presiden dapat segera direalisasikan sehingga para siswa memperoleh lingkungan belajar yang lebih layak.
"Harapan kami tentunya segera terealisasi agar proses belajar mengajar di sekolah kami bisa lebih maksimal lagi," tukasnya.