BAGANSIAPIAPI - Bakal Calon (Bacalon) Penghulu Harapan Makmur, Kecamatan Bagan Sinembah Raya (Basira), Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Nuzul Abdillah, mulai melengkapi tahapan pencalonannya dengan mengikuti pembekalan adat Melayu di Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Rohil, Jumat (10/7/2026).
Keikutsertaan dalam pembekalan tersebut menjadi bagian dari proses untuk memperoleh Warkah LAMR, salah satu persyaratan administratif yang wajib dipenuhi bagi setiap bakal calon penghulu sebelum mengikuti kontestasi pemilihan.
Usai menyelesaikan proses pendaftaran, Nuzul Abdillah menyampaikan, keputusannya maju sebagai calon penghulu didorong keinginan menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat Harapan Makmur, khususnya di bidang kesejahteraan ekonomi.
Menurutnya, masih banyak warga yang menghadapi keterbatasan ekonomi sehingga membutuhkan perhatian dan program pembangunan yang tepat sasaran.
"Tujuan saya maju adalah membantu masyarakat agar sejahtera dan makmur. Karena di kepenghuluan kita ini masih banyak yang kurang mampu," kata Nuzul.
Ia menilai kondisi ekonomi masyarakat saat ini masih belum berkembang secara optimal.
Sebagian besar penduduk menggantungkan mata pencaharian pada sektor perkebunan dengan tingkat pendapatan yang dinilai belum mampu meningkatkan kesejahteraan secara signifikan.
Nuzul menjelaskan, belum adanya perusahaan yang beroperasi di wilayah Harapan Makmur membuat aktivitas ekonomi masyarakat masih bertumpu pada hasil perkebunan.
Kondisi tersebut, menurutnya, harus dijawab melalui kebijakan yang mampu memperkuat potensi lokal sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan warga.
Karena itu, apabila dipercaya memimpin Harapan Makmur, ia berkomitmen menjadikan peningkatan kesejahteraan masyarakat sebagai program prioritas melalui berbagai upaya pemberdayaan ekonomi berbasis potensi perkebunan.
Selain aspek ekonomi, Nuzul juga menekankan pentingnya menghadirkan kepemimpinan yang terbuka dan dekat dengan masyarakat.
Ia mengaku ingin membangun pemerintahan yang responsif terhadap berbagai persoalan warga serta mengedepankan komunikasi dalam setiap pengambilan kebijakan.
"Saya ingin menjadi pemimpin yang hadir di tengah masyarakat, mendengar setiap keluhan, kemudian mencari solusi bersama agar Harapan Makmur bisa berkembang menjadi kepenghuluan yang lebih maju dan sejahtera," pungkasnya.
Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kepenghuluan Harapan Makmur mencapai sekitar 1.050 pemilih.
Dengan basis pemilih tersebut, tahapan pemilihan penghulu diperkirakan akan berlangsung kompetitif.
Nuzul optimistis dukungan masyarakat dapat menjadi modal untuk mewujudkan visi pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan, penguatan ekonomi desa, serta pelayanan publik yang lebih baik bagi seluruh warga Harapan Makmur.