ROHIL - Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional tidak hanya menjadi tanggung jawab petani, tetapi juga melibatkan dukungan lintas sektor.
Di Kelurahan Rimba Melintang, Kecamatan Rimba Melintang, jajaran Polsek Rimba Melintang kembali turun langsung ke lapangan untuk memantau perkembangan tanaman jagung yang menjadi bagian dari Program Ketahanan Pangan (Ketapang), Minggu (14/6/2026).
Pengecekan dilakukan di lahan pertanian seluas sekitar 0,5 hektare yang berada di Jalan Al Munawarah.
Lahan tersebut menjadi salah satu lokasi pengembangan budidaya jagung yang diharapkan mampu mendukung ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat setempat.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB itu melibatkan personel Polsek Rimba Melintang, di antaranya Kanit Binmas Bripka Binhot Pandiangan dan Bhabinkamtibmas Aipda Nasri.
Kehadiran mereka menjadi bagian dari pengawasan sekaligus pendampingan terhadap pelaksanaan program yang telah berjalan sejak Maret 2026.
Kapolsek Rimba Melintang, Iptu Martin Luther Munte menegaskan, keterlibatan kepolisian dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk dukungan nyata terhadap agenda pembangunan nasional yang menempatkan sektor pangan sebagai salah satu prioritas utama.
"Kegiatan pengecekan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi juga bentuk tanggung jawab moral kami dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan menyukseskan program pemerintah yang berorientasi pada kemandirian pangan masyarakat," ujar Iptu Martin Luther Munte.
Menurutnya, pemantauan berkala diperlukan untuk memastikan tanaman jagung tumbuh optimal hingga memasuki masa panen.
Dengan pengawasan yang berkelanjutan, berbagai kendala di lapangan dapat diidentifikasi lebih awal sehingga produktivitas lahan tetap terjaga.
Program penanaman jagung yang dijalankan di Rimba Melintang merupakan bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian lokal.
Selain mendukung ketersediaan pangan, program ini juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat melalui peningkatan hasil produksi pertanian.
Sinergi antara aparat kepolisian dan warga dinilai menjadi faktor penting dalam keberhasilan program tersebut.
Dukungan yang diberikan tidak hanya berupa pengawasan, tetapi juga motivasi kepada masyarakat agar terus mengembangkan potensi pertanian sebagai salah satu sektor unggulan daerah.