ROHIL - Menyadari penanganan narkotika tidak bisa hanya mengandalkan jalur hukum usai runtuhnya masa depan seorang anak manusia, Polsek Rimba Melintang mengambil langkah preventif yang agresif namun humanis.
Pada Senin (8/6/2026), jajaran Polres Rokan Hilir (Rohil) ini "turun gunung" langsung ke tengah-tengah pelajar SMK Negeri 1 Rimba Melintang.
Bukan untuk melakukan penindakan, melainkan untuk membekali dan membentengi para siswa dari jerat laten narkoba yang kian mengintai usia produktif.
Kegiatan yang berlangsung dinamis sejak pukul 10.30 hingga 12.00 WIB ini dipimpin Kapolsek Rimba Melintang, Iptu Martin Luther Munthe SH.
Tidak sendirian, ia memboyong kekuatan penuh preventifnya, mulai dari Kanit Binmas, Kanit Intelkam, hingga Bhabinkamtibmas setempat, guna memberikan edukasi yang komprehensif.
Kepala Sekolah SMKN 1 Rimba Melintang, Nazri SPd MPd mengapresiasi tinggi terhadap inisiatif kepolisian yang mau menjemput bola ke institusi pendidikan.
Menurutnya, sekolah memerlukan mitra strategis seperti Polri untuk memperkuat karakter anak didik.
"Pendidikan bukan sekadar transfer ilmu di dalam kelas, melainkan tentang bagaimana kita membentuk karakter yang kokoh," ujar Nazri.
"Kerja sama dengan kepolisian seperti ini adalah benteng utama agar siswa kami memiliki daya tangkal yang kuat terhadap pengaruh negatif di luar sana, khususnya narkoba," sambungnya.
Berbeda dengan penyuluhan konvensional yang cenderung satu arah, Kapolsek Martin Luther Munthe mengemas komunikasi secara interaktif dan dialogis.
Para siswa dibebaskan melempar pertanyaan, berdiskusi, hingga mengutarakan pandangan mereka mengenai dinamika kenakalan remaja saat ini.
Dalam pemaparannya yang lugas, Iptu Martin Luther Munthe mengingatkan, narkoba adalah mesin pembunuh mimpi paling efektif bagi generasi muda.
Efeknya tidak hanya merusak sistem saraf dan kesehatan fisik secara permanen, tetapi juga otomatis mematikan potensi masa depan dan karier para siswa.
Kapolsek menegaskan, institusinya memikul tanggung jawab moral yang besar untuk memastikan wilayah hukumnya bersih dari peredaran gelap narkotika, dimulai dari lingkungan terkecil yaitu sekolah.
"Kami ingin Polri hadir bukan sebagai sosok yang menakutkan, melainkan sebagai sahabat tempat bersandar dan pelindung bagi adik-adik pelajar," ucap Kapolsek.
"Dengan adanya sosialisasi sejak dini, Polsek Rimba Melintang berharap generasi muda di wilayah hukum kami dapat terbebas dari jerat narkoba dan tumbuh menjadi penerus bangsa yang berprestasi," pungkasnya.
Melalui pendekatan yang menyentuh hati dan dialog yang terbuka ini, diharapkan ada kedekatan emosional yang harmonis antara polisi dan masyarakat sekolah.
Ketika siswa merasa dekat dan percaya pada aparat, mereka akan jauh lebih terbuka untuk melapor dan menjauhi segala bentuk penyimpangan sosial demi meraih cita-cita yang gemilang.