PEKANBARU - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bersiap mengawal langkah Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang dikabarkan akan kembali turun ke daerah setelah kondisi kesehatannya pulih total. Agenda blusukan itu disebut bukan sekadar memenuhi undangan masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari konsolidasi politik PSI di berbagai wilayah, termasuk Riau.
Ketua DPP PSI Bidang Politik, Bestari Barus, mengatakan Jokowi telah menerima banyak undangan dari berbagai elemen masyarakat, relawan, hingga organisasi di seluruh Indonesia. Dalam lawatan tersebut, Jokowi juga dijadwalkan bertemu pengurus PSI di daerah.
"Salah satunya nanti akan bertemu dengan, mengunjungi juga DPD-DPD PSI yang ada di wilayah. Undangan ini macam lah, banyak. Baik dari, baik dari tokoh-tokoh masyarakat, ataupun organisasi, ataupun relawan yang ada di seluruh Indonesia," ujar Bestari, Selasa (26/5).
Menurut Bestari, rencana Jokowi menyambangi kader PSI di daerah merupakan tindak lanjut dari dukungan yang pernah disampaikan dalam kongres partai. Bahkan, kata dia, Jokowi siap turun hingga tingkat kecamatan untuk bertemu kader dan masyarakat.
"Beliau menyatakan dalam kondisinya yang masih waktu itu kan belum 100 persen gini ya, menyatakan akan masih sanggup untuk ke Kabupaten/Kota, bahkan bila perlu sampai ke Kecamatan PSI dikunjungi oleh beliau dan masyarakat, kan begitu," katanya dilansir dari CNNIndonesia.
Dalam waktu dekat, Jokowi disebut akan memulai kunjungan ke tiga wilayah, yakni Lampung, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Jawa Barat. Meski demikian, jadwal detail kunjungan tersebut belum diumumkan.
"Ya sudah disampaikan beliau, bahwa yang terdahulu, yang paling duluan akan dikunjungi itu tiga, yaitu Lampung, NTT, dan Jawa Barat," katanya.
Sebelumnya, Jokowi telah memastikan kondisi kesehatannya kini sudah pulih sepenuhnya dan siap kembali bertemu masyarakat di berbagai daerah.
Di Riau, sinyal dukungan Jokowi langsung disambut antusias oleh DPW PSI Riau. Partai berlambang gajah itu tengah mempersiapkan diri menghadapi verifikasi partai oleh KPU yang diperkirakan berlangsung pada 2027 sekaligus membangun kekuatan menuju Pemilu 2029.
Sekretaris DPW PSI Riau, Juandy Hutauruk, menilai kehadiran Jokowi akan menjadi suntikan energi baru bagi kader PSI di daerah.
"Kehadiran Bapak Joko Widodo menjadi energi baru dan pemompa semangat bagi seluruh kader PSI, khususnya di Riau,” kata Juandy saat dihubungi Halloriau, Selasa (26/5/2026).
Menurutnya, dukungan Jokowi membuat kader PSI semakin optimistis mampu meningkatkan perolehan kursi legislatif hingga menembus DPR RI pada Pemilu 2029.
PSI Riau sendiri memasang target ambisius dengan membidik 60 kursi DPRD kabupaten/kota se-Riau. Untuk mencapai target tersebut, partai akan memperkuat struktur hingga tingkat desa dan ranting.
“Pekerjaan ini tidak sederhana. Tapi kalau struktur sampai ke pelosok sudah terbentuk, PSI akan semakin kuat. Pak Jokowi juga menegaskan siap turun gunung mengurus partai ini jika ranting-ranting sudah lengkap,” ujarnya.
Saat ini PSI memiliki empat kursi DPRD di Provinsi Riau. Pada Pemilu 2029, partai itu menargetkan minimal enam kursi DPRD Riau agar dapat membentuk satu fraksi, sekaligus memperluas kekuatan politik di kabupaten/kota dan DPR RI dari daerah pemilihan Riau.