www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Kabel Semrawut Mulai Ditertibkan, Pemko Pekanbaru Targetkan Penataan Hingga Akhir 2026
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Pilgubri 2024
PAN Kode Gabung Syamsuar-Mawardi, Posisi Abdul Wahid-SF Hariyanto Terancam?
Jumat, 26 Juli 2024 - 13:18:31 WIB
SF Hariyanto dan Abdul Wahid (foto:ist)
SF Hariyanto dan Abdul Wahid (foto:ist)

PEKANBARU - Dua pasang calon Gubernur Riau dan calon Wakil Gubernur Riau telah siap berlayar di Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) usai berhasil mengumpulkan dukungan dari partai-partai koalisi.

Mereka adalah pasangan Syamsuar-Mawardi Saleh yang mengantongi dukungan partai Golkar dan PKS, serta pasangan M Nasir-Wardan yang didukung oleh partai Demokrat, PPP, dan Gerindra.

Golkar diketahui memiliki 10 kursi di DPRD Riau dan PKS 10 kursi sehingga total kursi pendukung mereka adalah 20 kursi.

Kemudian partai Demokrat yang memiliki 8 kursi di DPRD Riau sudah terlebih dahulu memberikan rekomendasi kepada M Nasir dan Wardan, dilanjutkan oleh PPP yang memiliki 1 kursi dan Gerindra dengan 8 kursi sehingga total pendukung Nasir-Wardan adalah 17 kursi.

Dua pasangan calon itu sudah bisa mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau karena telah memenuhi syarat minimal dukungan 13 kursi di DPRD Riau hasil Pemilihan Legislatif (Pileg) lalu.

Namun masih ada dua bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau yang belum mencukupi jumlah kursi yaitu pasangan Abdul Wahid-SF Hariyanto dan Edy Natar-Nasution.

Abdul Wahid diketahui sudah mengantongi dukungan dari partainya, yaitu PKB, yang memiliki 6 kursi.

Kemudian Edy Natar Nasution merupakan kader Nasdem. Namun Nasdem yang memiliki 6 kursi hingga kini belum memberikan dukungan secara resmi.

Selain itu masih ada partai PDIP yang memiliki 11 kursi dan PAN dengan 5 kursinya juga belum menentukan pilihan.

Tim Penjaringan Kepala Daerah Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Riau, Makmur Kasim, mengatakan bahwa PAN sampai saat ini masih belum memutuskan pada siapa dukungan akan diberikan.

Namun ia tak menampik bahwa PAN lebih condong mendukung Syamsuar yang masih menduduki peringkat survei elektabilitas tertinggi di berbagai lembaga.

"Soal akan mendukung Syamsuar-Mawardi saat ini dalam proses, kemungkinan ke Syamsuar tapi DPP yang menentukan," kata Makmur, Jumat (26/7/2024).

Jika PAN akhirnya memutuskan bergabung dengan kubu Syamsuar-Mawardi, artinya pasangan Abdul Wahid-SF Hariyanto dan Edy Natar-Harris hanya bisa berharap dukungan dari PDIP.

Mengingat Abdul Wahid hanya didukung PKB dengan jumlah 6 kursi, jika ditambah dengan PDIP akan menjadi 17 kursi. Namun kemungkinan yang sama juga dimiliki oleh Nasdem.

Sementara itu menurut berbagai pengamat politik dari perguruan-perguruan tinggi di Riau, pasangan Abdul Wahid-SF Hariyanto masih belum sepakat siapa yang akan menjadi gubernur.

Jauh-jauh hari Abdul Wahid sudah menegaskan bahwa ia lebih memilih kembali ke DPR RI daripada menjadi Wakil Gubernur. Sementara SF Hariyanto yang kini merupakan Penjabat (Pj) Gubernur Riau disebut enggan pula untuk "turun level" menjadi wakil gubernur.

Menurut pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) doktor Aidil Haris, elektabilitas SF Hariyanto juga tak menjanjikan.

"Beliau memang populer tapi di kalangan birokrat saja. Sementara di masyarakat biasa, tidak ada yang kenal. Kalaupun ASN, birokrat-birokrat, memilih dia, berapa persen lah jumlah ASN di Riau ini?" kata dia pada halloriau.com beberapa waktu lalu.

Melihat situasi ini, posisi Abdul Wahid-SF Hariyanto semakin sulit.

Hanya saja, tambah Aidil, dinamika politik pada Pilgubri 2024 masih sangat dinamis dan masih bisa berubah hingga dibukanya pendaftaran di KPU pada 27-29 Agustus 2024 mendatang.

Penulis: Rinai
Editor: Satria



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Libatkan 12 perusahaan, penataan kabel fiber optik di Pekanbaru dimulai dari Jalan Paus (foto/ist)Kabel Semrawut Mulai Ditertibkan, Pemko Pekanbaru Targetkan Penataan Hingga Akhir 2026
Gerbang Tol Pekanbaru-Dumai dan Pekanbaru-Bangkinang bakal dinamai Sultan Muhammad Ali (foto/int)Disetujui Kementerian PU, Gerbang Tol di Pekanbaru Bakal Gunakan Nama Sultan Muhammad Ali
Bandara SSK II Pekanbaru menjadi pintu masuk favorit Wisman untuk berkunjung ke Riau (foto/int)Malaysia Masih Jadi Penyumbang Wisman Terbesar ke Riau
PSPS Pekanbaru.PSPS Pekanbaru Masih di Puncak, Tapi Ancaman PSMS Medan Semakin Nyata
ist.KPK Usut Dugaan Korupsi Cukai Rokok PT Djarum, Praktik Diduga Berlangsung Sejak 2010 dan Rugikan Negara Triliunan Rupiah
  Erfan Effendi, pengurus KTNA Nasional dan Wakil Ketua Tani Merdeka Indonesia (TMI) Provinsi Riau (foto/ist)Erfan Effendi: MBG dan Strategi Dua Tangan Pemerintah RI
Ilustrasi harga emas Antam hari ini meroket (foto/int)Harga Emas Antam di Pekanbaru Naik Lagi, 1 Gram Kini Tembus Rp2,54 Juta
Ilustrasi hujan berpotensi meluas di Riau (foto/int)BMKG Prediksi Hujan Guyur Hampir Seluruh Riau Hari Ini, Waspada Angin Kencang
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho.Agung Nugroho Siapkan Wajah Baru Bundaran Depan MP, Adopsi Konsep Shibuya
ist.Telkomsel Gelar Undian Bagi-Bagi Bahagia, Ini Cara Mendapatkan Kuponnya
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved