www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Lepas Ribuan Mahasiswa Kukerta Unri, Plt Gubri: Jaga Etika dan Adat Istiadat
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Kadisdik Riau: Nilai Rendah dan Tanpa Prestasi, Jangan Paksakan Masuk Sekolah Tertentu
Kamis, 18 Juni 2026 - 10:20:58 WIB
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau, Erisman Yahya.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau, Erisman Yahya.

PEKANBARU – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau, Erisman Yahya, mengingatkan para orang tua dan calon peserta didik baru agar bersikap realistis dalam menentukan pilihan sekolah pada proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.

Menurut Erisman, calon siswa sebaiknya mempertimbangkan peluang diterima sesuai persyaratan dan ketentuan yang berlaku pada setiap jalur penerimaan. Langkah tersebut dinilai penting agar peserta didik memiliki kesempatan lebih besar untuk lolos seleksi.

Ia menilai masih banyak orang tua maupun calon siswa yang terlalu berfokus pada sekolah-sekolah yang dianggap favorit tanpa memperhitungkan kemampuan akademik, prestasi, maupun faktor domisili yang menjadi dasar penilaian dalam proses seleksi.

"Jangan memaksakan kehendak untuk masuk ke sekolah tertentu apabila memang tidak memenuhi syarat. Carilah sekolah yang peluang diterimanya lebih besar, terutama pada jalur domisili," kata Erisman Yahya, Kamis (18/6/2026).

Erisman menjelaskan bahwa setiap jalur penerimaan memiliki kriteria dan persyaratan yang berbeda. Karena itu, calon peserta didik bersama orang tua perlu memahami posisi serta peluang yang dimiliki sebelum menentukan pilihan sekolah.

Menurutnya, mendaftar ke sekolah dengan tingkat persaingan tinggi tanpa didukung nilai akademik maupun prestasi yang memadai justru berpotensi membuat siswa gagal dalam proses seleksi.

"Kalau tidak memiliki prestasi, nilainya rendah, atau tidak memenuhi persyaratan yang dibutuhkan, jangan memaksakan diri masuk ke sekolah tertentu. Lebih baik mencari sekolah yang memang berpotensi besar menerima siswa tersebut, misalnya melalui jalur domisili," ujarnya.

Ia menegaskan, pelaksanaan SPMB saat ini telah dilakukan secara digital dan terintegrasi melalui sistem yang memungkinkan seluruh proses seleksi berjalan secara terbuka dan transparan.

Dengan sistem tersebut, seluruh data peserta, dokumen persyaratan, hingga hasil seleksi dapat dipantau secara langsung sehingga meminimalkan potensi penyimpangan.

"Apalagi saat ini semuanya sudah melalui sistem. Semua data dan proses seleksi akan terlihat di sistem. Jadi tidak bisa main-main," tegasnya.

Menurut Erisman, mekanisme yang berbasis sistem tersebut memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh calon peserta didik. Peluang diterima sepenuhnya ditentukan oleh kelengkapan data, dokumen, dan persyaratan yang dimiliki masing-masing peserta sesuai aturan yang berlaku.

Lebih lanjut, ia menilai kualitas pendidikan di SMA maupun SMK di Provinsi Riau saat ini semakin merata. Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu terpaku hanya pada sejumlah sekolah yang selama ini dianggap favorit.

"Mutu sekolah kita sudah bagus-bagus. Tidak hanya sekolah yang dianggap favorit, tetapi banyak sekolah lain yang juga memiliki kualitas pendidikan yang baik," jelasnya.

Erisman juga mengimbau calon peserta didik dan orang tua untuk memanfaatkan berbagai informasi yang tersedia dalam sistem SPMB guna mengetahui peluang diterima di masing-masing sekolah sebelum menentukan pilihan.

Dengan memahami peluang secara objektif dan realistis, diharapkan peserta didik dapat memilih sekolah yang sesuai dengan kemampuan dan kondisi yang dimiliki sehingga proses penerimaan berjalan lebih lancar.

"Kami berharap siswa dan orang tua dapat melihat peluang secara realistis. Pilihlah sekolah yang kemungkinan diterimanya lebih besar sehingga proses penerimaan berjalan lancar," pungkasnya.

Sumber: Media Center Riau


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Rektor Unri dan Plt Gubri, SF Hariyanto melepas ribuan mahasiswa Kukerta membangun negeri (foto/int)Lepas Ribuan Mahasiswa Kukerta Unri, Plt Gubri: Jaga Etika dan Adat Istiadat
Ilustrasi cuaca Riau cerah berawan hari ini (foto/int)BMKG Prediksi Cuaca Riau Cerah Berawan Hari Ini
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau, Erisman Yahya.Kadisdik Riau: Nilai Rendah dan Tanpa Prestasi, Jangan Paksakan Masuk Sekolah Tertentu
Anggota Komisi II DPRD Riau, Ikbal Sayuti.DPRD Riau Soroti Pelaksanaan MBG, Minta Pemerintah Benahi Tata Kelola
Hasil panen cabai anggota Kelompok Tani Asa Baru binaan CD RAPP di Kampung Rawa Mekar Jaya.Bertahan di Tengah Tantangan, Kelompok Tani Asa Baru Tumbuh Lewat Budidaya Cabai
  Mahasiswa tersangka pembacokan mahasiswi UIN Suska Riau segera disidang (foto/int)Kasus Kapak Berdarah di UIN Suska Riau: Pembacok Mahasiswi Segera Disidang
Ketua Panitia Seleksi (Pansel), M. Job Kurniawan, AP, M.Si.Pemprov Riau Buka Seleksi Direksi dan Komisaris PT Jamkrida Riau, Ini Syarat Lengkapnya!
Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid.Dari Bantahan Rp950 Juta hingga Kehadiran UAS, Sidang Abdul Wahid Jadi Sorotan Nasional
ilustrasi.Sanitasi Pekanbaru Dilirik Dunia, ADB Tinjau Dampak Positif Pengelolaan IPAL bagi Masyarakat
Sinergi TNI AL dan masyarakat pesisir, Komandan Kodaeral I menggelar Baksos di Pulau Halang, Rohil (foto/afrizal)Sinergi TNI AL dan Masyarakat Pesisir, Komandan Kodaeral I Gelar Baksos di Pulau Halang
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved