PEKANBARU - Keterlambatan pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) penuh waktu tingkat SMAN dan SMKN di Provinsi Riau menuai sorotan.
Hingga pertengahan Mei 2026, tunjangan yang seharusnya diterima sejak Januari hingga April 2026 belum juga cair.
Seorang Guru ASN PPPK Penuh Provinsi Riau, Eko Wibowo, menyampaikan kekecewaannya terhadap lambatnya proses pencairan TPG oleh Kementerian Agama RI pusat.
Menurutnya, keterlambatan tersebut berdampak pada kesejahteraan guru yang telah menjalankan tugas pendidikan secara penuh waktu.
“Kami sangat menyayangkan lambatnya pencairan TPG Guru PAI penuh waktu tingkat SMAN dan SMKN Provinsi Riau. Sampai tanggal 13 Mei 2026, pencairan Januari, Februari, Maret, dan April belum juga ada kejelasan,” ujar Eko Wibowo, Jumat (15/5/2026).
Ia menilai panjangnya proses administrasi menjadi salah satu penyebab utama keterlambatan pencairan tunjangan profesi guru tersebut. Karena itu, para guru berharap pemerintah pusat dapat segera mengambil langkah cepat agar hak para pendidik tidak terus tertunda.
"Kami memohon kepada Kementerian Agama RI pusat agar segera mencairkan TPG Guru PAI paling lambat sebelum 20 Mei 2026. Aspirasi Guru PAI ASN PPPK mohon diperhatikan karena ini menyangkut hak guru,” tambahnya.
Para Guru PAI di Riau berharap adanya perhatian serius dari pemerintah pusat agar persoalan keterlambatan pencairan tunjangan tidak terus berulang dan kesejahteraan tenaga pendidik tetap terjamin.