www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


SDGs Pendidikan Berkualitas: Mahasiswa UMRI Perkuat Sekolah Alam CEFA di Kampar
Rabu, 21 Januari 2026 - 10:51:13 WIB
Kegiatan mahasiswa Umri di Sekolah Alam CEFA, Kampar.(foto: istimewa)
Kegiatan mahasiswa Umri di Sekolah Alam CEFA, Kampar.(foto: istimewa)

PEKANBARU - Keterbatasan jumlah guru masih menjadi persoalan serius di sejumlah sekolah alternatif yang menampung anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Kondisi inilah yang kini dihadapi Sekolah Alam CEFA (Care Education For All) di Kabupaten Kampar, Riau, yang hanya memiliki lima tenaga pendidik untuk mendampingi sekitar 50 siswa dari jenjang Kelompok Bermain hingga SMA.

Melihat tantangan tersebut, sekelompok mahasiswa Program Studi Hubungan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) mengambil peran langsung dengan meluncurkan program Peningkatan Tenaga Pendidik untuk Sekolah Alam CEFA.

Program ini resmi dimulai pada Senin, 19 Januari 2026, ditandai dengan penyerahan relawan pendidik sekaligus perancangan Pojok Baca sebagai pusat literasi siswa.

Sekolah Alam CEFA yang berdiri sejak 2019 di Jalan Garuda Sakti KM 6, Kampar, dikenal sebagai sekolah alternatif bagi anak-anak dhuafa.

Selain fokus pada pembentukan karakter dan akhlak, sekolah ini juga menanamkan jiwa kewirausahaan sejak dini.

Namun, keterbatasan sumber daya manusia membuat proses pembelajaran belum berjalan optimal.

“Kami sangat kekurangan tenaga pengajar, terutama figur laki-laki yang bisa menjadi teladan kepemimpinan bagi siswa laki-laki yang mulai beranjak dewasa,” ujar Kepala Unit SD Sekolah Alam CEFA, Tri Setyaningsih.

Menurutnya, kehadiran relawan dari kalangan mahasiswa menjadi angin segar bagi keberlangsungan proses belajar mengajar.

“Bantuan ini bukan hanya soal jumlah guru, tetapi juga semangat baru bagi anak-anak,” katanya.

Program Peningkatan Tenaga Pendidik ini dirancang untuk menjamin keberlanjutan pendidikan di Sekolah Alam CEFA melalui dua fokus utama, yakni penambahan tenaga pengajar berbasis relawan dan penyediaan sumber belajar yang memadai.

Langkah tersebut sekaligus menjadi kontribusi nyata terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas.

Selama dua minggu ke depan, para relawan akan terlibat langsung dalam kegiatan belajar mengajar, termasuk pendampingan Project Based Learning (PjBL).

Selain itu, tim mahasiswa UMRI juga membangun Pojok Baca di sudut kelas guna mengatasi minimnya akses buku pelajaran dan bacaan pengetahuan umum.

“Kami ingin memastikan anak-anak di Sekolah Alam CEFA memiliki akses yang sama terhadap pendidikan berkualitas, meskipun dengan segala keterbatasan,” kata dosen pembimbing program, Raja Widya Novchi, SIKom MSocSc.

Ia menambahkan, program ini juga menjadi sarana pembelajaran sosial bagi mahasiswa agar lebih peka terhadap persoalan pendidikan di lapangan.

“Ini adalah kolaborasi yang saling menguatkan antara kampus dan masyarakat,” ujarnya.

Tak hanya mengandalkan relawan, tim mahasiswa UMRI angkatan 2023 juga menggalakkan kampanye donasi untuk pengadaan buku pelajaran dan buku bacaan umum.

Dukungan dari masyarakat diharapkan dapat memperkuat dampak jangka panjang program tersebut.

Melalui kolaborasi antara akademisi, relawan, dan pihak sekolah, Sekolah Alam CEFA optimistis dapat meningkatkan prestasi akademik dan non-akademik siswa.(rilis)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ketua DPW Aliansi Merah Putih, Eko Wibowo (foto/ist)Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Ist.BKawan BRK Syariah Dekatkan Layanan Keuangan ke Masyarakat Kepulauan Karimun
Tersangka SS saat diamankan di Mapolres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Diduga 4 Kali Cabuli Bocah, Seorang Karyawan di Pangkalan Kuras Dibui
Wakil Bupati Pelalawan, Husni Thamrin meninjau kesiapan personel Satlantas Polres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Bukan Sekadar Tilang, Ini Fokus Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 di Pelalawan
Tim FP GCN RPP melakukan pelatihan cara penggunaan dan jenis-jenis APAR serta pembuatan jalur evakuasi darurat kepada Tenaga Pengajar dan Peserta Didik SDN 02 Desa Kudap.GCN Latih Guru SDN 02 Kudap Gunakan APAR untuk Antisipasi Kebakaran
  Skuad PSPS Pekanbaru.(foto: mcr)PSPS Pekanbaru Gugat Denda Rp20 Juta dari PSSI, Ini Alasan Keberatannya
Marc Marquez.(foto: int)Marc Marquez Unggul 10 Poin, Tardozzi Ingatkan Ancaman Martin dan Bezzecchi
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri.(foto: int)Jalan Rusak dan Banjir Prioritas APBD Pekanbaru 2027, Ini Program Lain yang Disiapkan
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(foto: infografis/halloriau.com)Hujan Seharian, Riau Nihil Hotspot! BMKG Catat 108 Titik Panas di Sumatera Sore Ini
Honda Bikers Day 2026 di Ambarawa diikuti 32.214 bikers dari seluruh Indonesia. 32.214 Bikers Honda Satukan Semangat Persaudaraan dalam Honda Bikers Day 2026
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved