www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Siap Bawa Aspirasi ke Kementerian-DPR RI, Ratusan Guru PPPK Riau Desak Relokasi
Sabtu, 07 Juni 2025 - 23:03:25 WIB
Ketua Forum Guru ASN PPPK 2022 Provinsi Riau, Eko Wibowo (foto/ist)
Ketua Forum Guru ASN PPPK 2022 Provinsi Riau, Eko Wibowo (foto/ist)

PEKANBARU - Ratusan guru Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tingkat pendidikan menengah formasi tahun 2021 dan 2023 di Provinsi Riau mengungkapkan deretan persoalan yang mereka hadapi dalam menjalankan tugas.

Keluhan tersebut disampaikan langsung kepada Ketua Forum Guru ASN PPPK 2022 Provinsi Riau, Eko Wibowo, dalam sejumlah pertemuan yang telah digelar beberapa waktu terakhir.

Dari curahan hati yang disampaikan para guru, dua persoalan besar mencuat: penempatan sekolah yang tidak sesuai dengan keahlian dan jarak penugasan yang terlalu jauh dari domisili.

Salah satu keluhan paling krusial adalah penempatan yang tidak sesuai dengan mata pelajaran dalam Surat Keputusan (SK) pengangkatan. Banyak guru mengaku ditempatkan di sekolah yang tidak memiliki mata pelajaran sesuai bidang keahlian mereka.

"Akibatnya, mereka terpaksa mengajar mata pelajaran yang tidak linier dengan ijazah atau SK. Ini bukan hanya menurunkan kualitas pembelajaran, tapi juga menyebabkan sertifikasi mereka tertunda atau bahkan terancam gagal," ujar Eko Wibowo, yang juga dikenal sebagai tokoh muda pendidikan di Riau, Sabtu (7/6/2025).

Sertifikasi guru mensyaratkan pemenuhan jam mengajar linier sesuai bidang. Ketidaksesuaian ini membuat banyak guru kehilangan haknya atas tunjangan profesi yang menjadi penopang ekonomi keluarga.

Masalah lain yang tak kalah memprihatinkan adalah lokasi penempatan yang sangat jauh dari tempat tinggal guru. Tidak sedikit guru harus menempuh perjalanan melintasi kabupaten, bahkan ada yang terpaksa meninggalkan keluarga dan menetap di daerah terpencil.

“Banyak guru harus tinggal di ruang kelas karena tak mampu menyewa rumah. Sebagian besar penghasilan habis untuk biaya transportasi dan hidup di perantauan,” lanjut Ekowi.

Tak hanya berdampak pada ekonomi, kondisi ini juga menimbulkan beban psikologis. Para guru harus meninggalkan anak-anak yang masih kecil, pasangan, atau orang tua lanjut usia yang membutuhkan perhatian.

“Jarak yang jauh meningkatkan risiko kecelakaan. Guru harus berkendara puluhan kilometer setiap hari hanya untuk memenuhi tugas, dalam kondisi fisik dan mental yang terkuras,” tambahnya.

Atas berbagai permasalahan ini, Eko Wibowo menyerukan perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Riau. Ia meminta Gubernur Riau, Kepala Dinas Pendidikan, dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) agar segera memfasilitasi relokasi bagi guru ASN PPPK ke sekolah yang lebih dekat dengan domisili dan sesuai dengan kualifikasi mereka.

“Relokasi bukan semata demi kenyamanan guru, tapi untuk memastikan proses belajar mengajar berjalan efektif. Guru yang sejahtera akan mengajar dengan hati, dan itu akan berpengaruh langsung pada kualitas pendidikan,” tegasnya.

Jika tidak ada respon konkret dari pemerintah daerah, Eko menegaskan bahwa pihaknya siap membawa persoalan ini ke tingkat nasional. Ia mengatakan telah menyiapkan langkah advokasi ke Kementerian Pendidikan, Kementerian PAN-RB, hingga Komisi X DPR RI.

“Kami tidak akan tinggal diam. Jika persoalan ini terus diabaikan, kami akan suarakan langsung ke pusat. Ini tentang masa depan pendidikan dan nasib para pendidik,” tandasnya.

Di akhir pernyataannya, Eko Wibowo mengingatkan pentingnya keberpihakan negara terhadap para guru yang telah mengabdi di garda terdepan pendidikan.

“Guru adalah pilar bangsa. Mereka bukan hanya pengajar, tapi penggerak perubahan. Sudah saatnya kebijakan hadir untuk mendukung, bukan membebani,” tutupnya.
Editor: Riki



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ketua DPW Aliansi Merah Putih, Eko Wibowo (foto/ist)Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Ist.BKawan BRK Syariah Dekatkan Layanan Keuangan ke Masyarakat Kepulauan Karimun
Tersangka SS saat diamankan di Mapolres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Diduga 4 Kali Cabuli Bocah, Seorang Karyawan di Pangkalan Kuras Dibui
Wakil Bupati Pelalawan, Husni Thamrin meninjau kesiapan personel Satlantas Polres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Bukan Sekadar Tilang, Ini Fokus Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 di Pelalawan
Tim FP GCN RPP melakukan pelatihan cara penggunaan dan jenis-jenis APAR serta pembuatan jalur evakuasi darurat kepada Tenaga Pengajar dan Peserta Didik SDN 02 Desa Kudap.GCN Latih Guru SDN 02 Kudap Gunakan APAR untuk Antisipasi Kebakaran
  Skuad PSPS Pekanbaru.(foto: mcr)PSPS Pekanbaru Gugat Denda Rp20 Juta dari PSSI, Ini Alasan Keberatannya
Marc Marquez.(foto: int)Marc Marquez Unggul 10 Poin, Tardozzi Ingatkan Ancaman Martin dan Bezzecchi
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri.(foto: int)Jalan Rusak dan Banjir Prioritas APBD Pekanbaru 2027, Ini Program Lain yang Disiapkan
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(foto: infografis/halloriau.com)Hujan Seharian, Riau Nihil Hotspot! BMKG Catat 108 Titik Panas di Sumatera Sore Ini
Honda Bikers Day 2026 di Ambarawa diikuti 32.214 bikers dari seluruh Indonesia. 32.214 Bikers Honda Satukan Semangat Persaudaraan dalam Honda Bikers Day 2026
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved