www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
UIR Sabet Juara Umum LTMI 2026 Tingkat LLDIKTI XVII, Borong Gelar di Berbagai Cabang
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Jual Beli Jabatan Seret Banyak Pejabat di Riau Masuk Bui, SF Hariyanto: Malu Kita
Minggu, 05 Juli 2026 - 15:09:07 WIB
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.(foto: int)
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.(foto: int)

PEKANBARU - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto kembali menegaskan komitmennya untuk memberantas praktik jual beli jabatan di lingkungan aparatur sipil negara (ASN).

Ia memastikan promosi jabatan hanya dapat diraih melalui prestasi kerja, kompetensi, serta integritas, bukan melalui transaksi uang.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya perhatian publik setelah operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) yang menyeret sejumlah pejabat daerah dalam perkara dugaan suap pengisian jabatan.

SF Hariyanto menegaskan, Pemprov Riau tidak akan memberikan toleransi terhadap siapa pun yang terbukti terlibat dalam praktik tersebut.

"Kalau ada yang melakukan, menerima dan memberi (suap jabatan), saya beri sanksi. Percayalah, sudah tidak zamannya bekerja pakai duit, naik jabatan pakai duit," tegas SF Hariyanto, Minggu (5/7/2026).

Pernyataan itu muncul beberapa hari setelah KPK menetapkan Bupati Kuansing Suhardiman Amby, Sekdakab Kuansing Zulkarnaen, serta seorang pihak swasta sebagai tersangka dalam perkara dugaan suap pengisian jabatan.

Meski tidak secara langsung mengaitkan pernyataannya dengan kasus tersebut, SF Hariyanto mengaku masih menerima laporan mengenai dugaan praktik serupa yang terjadi di sejumlah daerah.

Ia mengungkapkan adanya informasi tentang pihak-pihak yang meminta sejumlah uang sebagai syarat untuk memperoleh jabatan tertentu di lingkungan pemerintahan.

"Ada di salah satu kabupaten, masalah utang, jatah preman untuk duduk jabatan. Sedih, malu kita. Jabatan ini harus dibayar sekian, jabatan ini harus dibayar. Mau sampai kapan seperti ini," ujarnya.

Menurutnya, budaya transaksional dalam pengisian jabatan hanya akan merusak sistem birokrasi, menurunkan profesionalisme ASN, dan berdampak pada lambatnya pembangunan daerah.

Karena itu, SF Hariyanto mengingatkan para ASN, terutama generasi muda, agar tetap menjaga integritas, loyalitas, dan bekerja secara profesional tanpa tergoda praktik yang melanggar aturan.

"Makanya saya tekankan kepada adik-adik ASN, bekerjalah dengan baik, dengan ikhlas, jaga loyalitas, jaga kerahasiaan. Kalianlah penerus, karena kami sebentar lagi akan pensiun semua," katanya.

Ia juga membuka ruang bagi ASN untuk melaporkan apabila menemukan adanya pejabat atau pimpinan yang meminta imbalan maupun mengarahkan bawahannya melakukan pelanggaran dalam proses promosi jabatan.

"Kalau ada pimpinan yang mengarahkan seperti ini, seperti itu, silakan laporkan ke saya. WA saya, tuliskan nama jelas, alamat jelas, nomor telepon, saya jaga kerahasiaannya," tegasnya.

SF Hariyanto berharap peristiwa yang menjadi perhatian publik tersebut dapat menjadi momentum memperkuat komitmen seluruh ASN dalam membangun birokrasi yang bersih, transparan, profesional, dan bebas dari praktik korupsi.

Menurutnya, birokrasi yang berintegritas merupakan fondasi penting untuk mempercepat pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

"Kalau masih seperti ini, mau kapan kita membangun Riau. Kita ingin meninggalkan legasi yang baik untuk penerus, sehingga birokrasi kita semakin dipercaya masyarakat," tutupnya.

Sumber: tribunpekanbaru.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
ist.UIR Sabet Juara Umum LTMI 2026 Tingkat LLDIKTI XVII, Borong Gelar di Berbagai Cabang
PSPS Pekanbaru siapkan kejutan musim baru dan bidik tiket promosi ke Liga 1 (foto/int)Target Promosi Liga 1, PSPS Pekanbaru Rombak Besar Tim dan Siapkan Pemain Baru
Ilustrasi BMKG sebut enam daerah berpotensi diguyur hujan lebat (foto/int)Warga Riau Diminta Waspada, Hujan Disertai Petir Berpotensi Mengguyur hingga Malam
Anugerah Adinata Syariah 2026.Riau Borong 6 Penghargaan Anugerah Adinata Syariah 2026, Juara Nasional Nilai Ekspor Halal
Mayoritas orang masih andalkan Gen X saat ban bocor.(ilustrasi/int)Survei Global Ungkap Kemampuan Gen Z Paling Diragukan Saat Ganti Ban Bocor
  Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, M.Si (foto/ist)Bupati Afni Tegaskan Setiap Rupiah APBD Siak Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Ilustrasi Riau terpantau muncul satu hotspot (foto/int)Riau Masih Aman, BMKG Deteksi Hotspot di Sumatera Capai 209 Titik
Camat Sail, Media Nova membuka kegiatan sosialisasi produk BRK Syariah yang digelar Unit BRK Syariah Pekanbaru Jalan Riau di Aula Kantor Camat Sail, Senin (6/7/2026).Camat Sail Ajak ASN Gunakan Produk BRK Syariah, Langsung Buka Tabungan Haji Bersama Keluarga
Walikota Pekanbaru Agung Nugroho.Musim Kemarau Datang, Pekanbaru Tetapkan Siaga Darurat Karhutla, Warga Diminta Stop Bakar Lahan
All New Honda Vario Evo 160.(foto: int)Capella Optimistis Penjualan Honda di Riau Terus Naik, Motor Matic Jadi Andalan
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved