www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Pekanbaru Diselimuti Kabut Pagi Hari, Ini Penjelasan BMKG
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Asian Agri Dorong Petani Berpenghasilan dengan Membuka Lahan Tanpa Bakar
Kamis, 17 Desember 2020 - 11:45:52 WIB
Kades Lubuk Ogong sekaligus pembina Petani Andalan Riau sedang memberikn motivasi dan teknik penanaman nenas kepada para petani di Desa Lubuk Ogong saat momen penanaman perdana.
Kades Lubuk Ogong sekaligus pembina Petani Andalan Riau sedang memberikn motivasi dan teknik penanaman nenas kepada para petani di Desa Lubuk Ogong saat momen penanaman perdana.

Baca juga:

Termasuk Riau, Asian Agri Salurkan Sembako untuk 14 Desa Terdampak Banjir di Sumatera
Asian Agri Bersama Tanoto Foundation Gelar Pelatihan Cegah Stunting
Asian Agri Dedikasikan Diri untuk Pendidikan dan Ekonomi Alternatif di Riau

PELALAWAN - Budidaya tanaman buah nenas menjadi sumber alternatif petani kelapa sawit di Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau, saat memasuki masa pembukaan lahan.

Lahan yang dibuka tanpa melakukan pembakaran dimanfaatkan masyarakat untuk tetap melakukan kegiatan berkebun.

Kesadaran petani ini terbentuk setelah Asian Agri mengedukasi dan memberikan penyuluhan bahwa pembukaan lahan dengan cara membakar sangat berbahaya dan merugikan banyak orang.

Dorongan program pembukaan lahan tanpa bakar oleh Asian Agri, ternyata membawa berkah tersendiri bagi petani dan masyarakat Desa Lubuk Ogong Kecamatan Bandar Sei Kijang dan Desa Rantau Baru Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan.

Sebanyak 16 ribu bibit buah nenas disalurkan Asian Agri kepada masyarakat di dua desa itu, yang komitmen menjalankan program pembukaan lahan tanpa menggunakan api.

Sebelum terealisasinya budidaya tanaman nenas, Asian Agri memfasilitasi dan memberikan pembekalan berkebun nenas. Bukan hanya itu, pada 30 November 2020, Asian Agri membantu masyarakat dalam pembukaan lahan tanpa bakar seluas 4 hektar di Desa Lubuk Ogong Dan Desa Rantau Baru.

Kepala Desa Lubuk Ogong, Triyono  berterimakasih kepada Asian Agri yang sudah memberikan bantuan program pembukaan lahan tanpa bakar.

"Kami berharap tanaman nenas ini dapat berkembang di daerah kami dan juga kelompok masyarakat tani bisa terus didampingi oleh Asian Agri, agar petani bisa mandiri," ungkap Kades.

Sementara itu, Hafiz Hazalin Sinaga,  Manager FFVP - Asian Agri mengungkapkan, masalah kebakaran hutan dan lahan sangat erat kaitannya dengan perekonomian. "Karena alasan keterbatasan dana, masyarakat menggunakan api dalam melakukan pembersihan lahan. Selain cepat, biayanya juga murah. Akan tetapi, dampak yang ditimbulkan jauh lebih mahal dan membahayakan," bebernya.

Dalam mengatasi masalah kebakaran hutan dan lahan perlu berbagai macam strategi dan teknik dalam pelaksanaanya. "Tidak  hanya patroli dan sosialiasi saja, akan tetapi perlu adanya pendekatan yang lebih menyentuh langsung kepada masyarakat. Tujuan kegiatan pembukaan lahan tanpa bakar adalah upaya untuk mengajak masyarakat meninggalkan cara-cara lama dalam menggunakan api untuk pembersihan lahan," ucapnya.

Sementara itu, Paiman, salah seorang petani nenas mandiri Desa Lubuk Ogong sangat berterimakasih sudah dibantu dalam hal pelatihan budidaya nenas dan bantuan pembukaan lahan seluas 2 hektar.

"Sekarang kami dibantu bibit nenas. Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk mengembangkan tanaman nenas ini sampai berhasil, namun kami tetap butuh pembinaan dari Asian Agri agar bisa berhasil," bebernya. (rilis)

   


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Kota Pekanbaru diselimuti kabut (foto/yuni)Pekanbaru Diselimuti Kabut Pagi Hari, Ini Penjelasan BMKG
Perayaan HUT Hotel New Hollywood ke-13 beralngsung meriah (foto/ist)Manajemen dan Karyawan Rayakan HUT Hotel New Hollywood ke-13
Pembersihan drainase di Jalan Arifin Ahmad Pekanbaru dengan mini excavator (foto/IG PUPRpku)Pemko Pekanbaru Keruk Drainase Pakai Excavator, Netizen: Kok Baru Sekarang?
Ilustrasi hotspot di Riau masih nihil (foto/int)Hotspot Pulau Sumatera Membara Lagi, BMKG: Riau Tetap Nihil
Pj Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Indra.Pj Sekda Harap MTQ ke-42 Tingkat Provinsi Riau Berjalan Sukses dan Lancar
  ARA menggelar halalbihalal di Kebun Pribadi salah satu anggota ARA yaitu Prof Dr H Syafrinaldi (foto/ist)ARA Berkomitmen Perkuat Peranan dalam Pendidikan di Riau
Timnas Indonesia U-23 bersiap hadapi Yordania dalam pertarungan penentu nasib di Piala Asia U-23 2024 (foto/detik)Menegangkan, Timnas Indonesia Hadapi Yordania dalam Laga Penentu Nasib di Piala Asia U-23 2024
Ilustrasi banjir di Pekanbaru dampak hujan lebat seharian (foto/int)Prakiraan Cuaca Hari Ini, Riau Hujan Lebat Sore-Malam, Waspadai Angin Kencang
ilustrasi Karhutla.Petugas Gabungan Siap Siaga di Sejumlah Pos Rawan Karhutla
Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru, Muflihun.Pilwako Pekanbaru, Masyarakat Kota Pekanbaru Jangan Terlibat Politik Uang
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Sepanjang Jalan Rajawali Rusak Parah
 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2024 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved