www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Wawako Sugiyarto Buka Konferkot PWI Dumai, Bambang Kembali Terpilih Aklamasi
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Hadapi Musim Hujan, Pemko Pekanbaru Perkuat Langkah Antisipasi dan Penanganan Banjir
Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:09:41 WIB
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho meninjau progres perbaikan drainase untuk menanggulangi banjir.(foto: istimewa)
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho meninjau progres perbaikan drainase untuk menanggulangi banjir.(foto: istimewa)

PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memperkuat langkah antisipasi dan penanganan banjir menjelang meningkatnya intensitas hujan pada penghujung 2026.

Sejumlah upaya dilakukan secara terpadu, mulai dari membersihkan saluran drainase, mempercepat pembangunan dan normalisasi parit, hingga melakukan pengerukan sungai di kawasan yang berpotensi menimbulkan genangan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mengurangi risiko banjir yang selama ini menjadi persoalan di sejumlah wilayah Kota Pekanbaru, terutama ketika hujan dengan intensitas tinggi berlangsung dalam waktu cukup lama.

Walikota Pekanbaru Agung Nugroho bersama Wakil Walikota Markarius Anwar mendorong seluruh perangkat daerah, camat, dan lurah untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Penanganan tidak hanya dilakukan ketika banjir terjadi, tetapi juga melalui langkah pencegahan sebelum hujan lebat datang.

Aktifkan Tim Lestari, Bersihkan Drainase dan Petakan Titik Rawan

Salah satu langkah yang diperkuat Pemko Pekanbaru adalah mengaktifkan Tim Lestari di tingkat kecamatan dan kelurahan.

Tim tersebut diarahkan untuk melakukan pembersihan parit dan saluran drainase, mengangkat sampah, menangani pendangkalan, serta membuka saluran air yang tersumbat.

Wakil Walikota Markarius Anwar juga meminta camat dan lurah memetakan kawasan yang selama ini rawan mengalami banjir dan genangan. Pemetaan tersebut diperlukan agar penanganan dapat dilakukan berdasarkan kondisi lapangan dan kebutuhan masing-masing wilayah.

Apabila ditemukan persoalan yang membutuhkan peralatan khusus atau penanganan teknis, pemerintah kecamatan dan kelurahan diminta berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim), serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Melalui koordinasi tersebut, persoalan drainase diharapkan dapat ditangani lebih cepat dan tidak hanya mengandalkan kegiatan pembersihan secara manual.

Perkuat Infrastruktur dan Personel hingga Kecamatan

Selain pencegahan melalui pembersihan saluran, Pemko Pekanbaru juga mempercepat pembenahan infrastruktur drainase di sejumlah kawasan.

Walikota Agung Nugroho mendorong penguatan personel operasi dan pemeliharaan, termasuk Pasukan Kuning, agar penanganan persoalan drainase dapat dilakukan lebih dekat dengan lokasi yang membutuhkan.

Pemko juga merencanakan dukungan alat berat di kecamatan tertentu yang memiliki kebutuhan penanganan cukup tinggi. Langkah ini diharapkan mempercepat normalisasi saluran dan mengatasi pendangkalan yang menghambat aliran air.

Sejumlah wilayah yang menjadi perhatian penanganan antara lain Kecamatan Bukit Raya, Marpoyan Damai, Payung Sekaki, Rumbai, dan Tenayan Raya.

Pekerjaan pembangunan dan pembenahan drainase juga dilakukan di sejumlah ruas jalan, seperti Jalan Paus, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Suka Karya, Jalan Darma Bakti, Jalan Embun Pagi, dan Jalan Srikandi.

Berdasarkan perkembangan pekerjaan yang diberitakan pada Oktober 2026, penanganan di enam ruas tersebut ditargetkan selesai sesuai kontrak pada Desember 2026.

Pembangunan dan normalisasi drainase menjadi bagian penting dalam mengurangi genangan, karena kapasitas saluran yang memadai dibutuhkan untuk mengalirkan air hujan menuju saluran pembuangan dan sungai.

Normalisasi Sungai Sail, Kerahkan Excavator Amfibi

Penanganan banjir juga dilakukan melalui pembenahan aliran sungai. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan Pemko Pekanbaru adalah normalisasi Sungai Sail dengan menggunakan excavator amfibi milik Dinas PUPR.

Pengerukan dilakukan untuk mengangkat endapan pasir dan tanah yang menghambat aliran air. Dalam pemberitaan Juli 2026, pekerjaan difokuskan di kawasan Parit Indah, Kecamatan Bukit Raya.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kerja sama Pemko Pekanbaru melalui Dinas PUPR dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera III.

Normalisasi sungai diharapkan dapat meningkatkan kapasitas aliran dan mengurangi hambatan air, terutama saat curah hujan tinggi.

Kolaborasi dengan pemerintah pusat melalui BWS Sumatera III juga menjadi bagian penting dalam penanganan persoalan sungai yang membutuhkan dukungan teknis dan koordinasi lintas kewenangan.

Selain pengerukan, pemeliharaan aliran sungai dan saluran drainase perlu dilakukan secara berkelanjutan agar hasil pekerjaan dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Pencegahan Banjir Membutuhkan Peran Bersama

Pemko Pekanbaru menyadari bahwa persoalan banjir tidak dapat diselesaikan hanya melalui pembangunan fisik. Kesiapan petugas, pemeliharaan saluran, koordinasi antarlembaga, serta partisipasi masyarakat menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya penanganannya.

Karena itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak membuang sampah ke parit, drainase, maupun sungai. Sampah yang menumpuk dapat menghambat aliran air dan meningkatkan risiko terjadinya genangan ketika hujan deras.

Warga juga diharapkan segera melaporkan apabila menemukan saluran tersumbat, kerusakan drainase, atau kondisi sungai yang membutuhkan penanganan.

Di sisi lain, evaluasi terhadap pekerjaan yang telah dilakukan perlu terus diperkuat. Indikator keberhasilan penanganan banjir antara lain berkurangnya titik genangan, semakin cepatnya air surut setelah hujan, meningkatnya kelancaran aliran drainase, serta berkurangnya laporan banjir dari masyarakat.

Siaga Sebelum Hujan, Bergerak Saat Dibutuhkan

Berbagai langkah yang dilakukan Pemko Pekanbaru menunjukkan bahwa penanganan banjir membutuhkan strategi yang menyeluruh. Pembersihan drainase merupakan langkah pencegahan, pembangunan saluran menjadi penguatan infrastruktur, sedangkan normalisasi sungai membantu menjaga kelancaran aliran air.

Ketiga upaya tersebut perlu berjalan beriringan dan dilaksanakan secara konsisten, terutama menjelang periode dengan intensitas hujan yang meningkat.

Pemko Pekanbaru berharap penguatan koordinasi seluruh perangkat daerah, kesiapan petugas lapangan, serta dukungan masyarakat dapat membantu mengurangi risiko banjir dan dampaknya terhadap aktivitas warga.

Antisipasi banjir bukan sekadar pekerjaan ketika air mulai menggenangi jalan dan permukiman. Pencegahan harus dimulai lebih awal, dilakukan secara berkelanjutan, dan melibatkan seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan Pekanbaru yang lebih aman dan nyaman menghadapi musim hujan.(adv)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Bambang Prayetno menyampaikan kata sambutan usai terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PWI Dumai Periode 2026-2029 pada Konferkot PWI Dumai (foto/ist)Wawako Sugiyarto Buka Konferkot PWI Dumai, Bambang Kembali Terpilih Aklamasi
PWA Riau gelar diskusi parenting, orang tua diajak kenali minat dan bakat anak sejak dini (foto/ist)PWA Riau dan Umri Kolaborasi, Bahas Pentingnya Kesehatan dalam Pembangan Potensi Anak
Polisi tangkap seorang DPO Curat dana ATM yang viral di Ukui (foto/Andy)Seorang DPO Curat Dana ATM Viral Diciduk Tim Polsek Ukui di Medan
BRI kukuhkan 35 orang penerima beasiswa BRI Fellowship Journalism 2026 Batch 7 (foto/ist)Dukung Peningkatan Kualitas Industri Media, BRI Kukuhkan 35 Jurnalis Penerima Beasiswa S2
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho saat meninjau sejumlah infrastruktur Pekanbaru (foto/ist)Danau Buatan Bakal Disulap Jadi Danau Lestari, Wako Gandeng Menteri PU
  Ilustrasi Dumai dan Inhu terbanyak (foto/int)Hotspot di Sumatra Capai 280, Riau Terdeteksi 9 Titik Tersebar di Lima Wilayah
Ditutup Wabup Hendrizal, Inhu Expo 2026 hadirkan hiburan hingga pembagian doorprize (foto/ist)Inhu Expo 2026 Resmi Ditutup, Ribuan Warga Meriahkan Malam Penutupan di RTH Rengat
Sekretaris Jenderal Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) Purwadi Soeprihanto (kanan) mendampingi Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq (kiri) memberikan pemaparan kepada media seusai memimpin apel bersama tim gabungan penanganan karhutla di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jumat (30/10/2026). ANTARA/HO-APHIAPHI Kerahkan Regu Pemadam dan Siapkan Sumur Bor untuk Tangani Karhutla di Kalteng
Veda Ega Pratama Runner-up Moto3 Malaysia 2026 (foto/dok-motogp)Veda Ega Pratama Runner-up Moto3 Malaysia 2026, Naik ke Posisi Tujuh Klasemen
MoU PT BSP dengan Kejati Riau.BSP Gandeng Kejati Riau, Cegah Risiko Hukum dalam Pengelolaan Bisnis Migas
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved