www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Banjir Sungai Rokan Putus Akses Sontang–Duri, Rp2,1 Miliar Disiapkan untuk Perbaikan
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


22 Hari Tanpa Hujan, Karhutla Meluas dan Pekanbaru Masuk Status Tanggap Darurat
Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:52:25 WIB
Karhutla di Pekanbaru.(ilustrasi/int)
Karhutla di Pekanbaru.(ilustrasi/int)

PEKANBARU - Pemko Pekanbaru resmi menaikkan status penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dari Siaga Darurat menjadi Tanggap Darurat Bencana Karhutla.

Kebijakan tersebut diambil setelah kebakaran meluas dan kondisi kualitas udara memburuk dalam beberapa pekan terakhir.

Status sebelumnya telah diberlakukan sejak Mei 2026. Namun, eskalasi kebakaran sejak awal Agustus mendorong Pemko Pekanbaru mengambil langkah penanganan yang lebih serius.

Hingga kini, akumulasi lahan yang terbakar tercatat mencapai 85,09 hektare dengan sekitar 150 kejadian kebakaran.

Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho menetapkan, status tersebut pada Rabu (26/8/2026). Masa tanggap darurat direncanakan berlaku selama 14 hari ke depan atau hingga 7 September 2026.

“Berdasarkan perkembangan kondisi darurat bencana kebakaran lahan dan hutan, maka perlu ditingkatkan statusnya menjadi Status Tanggap Darurat Bencana Karhutla,” kata Agung.

Salah satu faktor yang memperburuk kondisi Karhutla adalah minimnya curah hujan.

Berdasarkan analisis data BMKG Stasiun Meteorologi SSK II Pekanbaru dan Stasiun Pemantauan Rumbai Timur, sejumlah wilayah di Pekanbaru mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) hingga 22 hari dalam sebulan terakhir.

Kondisi tersebut membuat lahan, terutama kawasan gambut, semakin kering dan mudah terbakar. Situasi diperparah dengan munculnya kabut serta paparan asap dari kebakaran lahan.

Pemko Pekanbaru juga menjadikan kondisi kualitas udara sebagai salah satu pertimbangan penting dalam peningkatan status bencana.

Hasil pemantauan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) menunjukkan kualitas udara Pekanbaru sempat masuk kategori Berbahaya pada 25 Agustus 2026.

Kondisi tersebut meningkatkan risiko paparan asap terhadap masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta warga dengan aktivitas tinggi di luar ruangan.

Keputusan menaikkan status bencana diambil melalui rapat koordinasi penetapan status bencana Karhutla di Kota Pekanbaru.

Forum tersebut menyepakati bahwa perkembangan kejadian kebakaran dan dampaknya terhadap kualitas udara membutuhkan peningkatan level penanganan.

Dengan status tanggap darurat, pemerintah daerah dapat memusatkan sumber daya dan memperkuat koordinasi dalam upaya penanggulangan kebakaran, pemantauan kondisi udara, serta perlindungan masyarakat.

Agung menegaskan status tersebut berlaku selama 14 hari dan akan menjadi dasar penguatan penanganan Karhutla di wilayah Kota Pekanbaru.

“Penetapan status tanggap darurat bencana Karhutla ini berlangsung selama 14 hari ke depan,” pungkasnya.

Sumber: tribunpekanbaru.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Jalan Sontang-Duri rusak pasca banjir.(foto: int)Banjir Sungai Rokan Putus Akses Sontang–Duri, Rp2,1 Miliar Disiapkan untuk Perbaikan
Tim BBKSDA Riau datangi lokasi temuan jejak harimau sumatera di Jalan Lingkar Bangkinang, Kampar.(foto: mcr)Warga Bangkinang Waspada! Jejak Harimau Sumatera di Kawasan Jalan Lingkar Bangkinang
GR Yaris Rally2 menggila di Semarang.(foto: istimewa)Ryan Nirwan Tak Terkalahkan! TGRI Sapu Bersih Juara RC2 Sprint Rally 2026
DLH Rohil gelar rakor kejar Adipura 2026.(foto: afrizal/halloriau.com)Adipura 2026 Segera Dinilai, DLH Rohil Fokus Benahi 32 Titik Pantau
7 daerah di Riau masuk peta rawan penyelundupan narkoba.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)Narkoba dari Malaysia Jadi Ancaman, Polda Riau Petakan 7 Wilayah Pesisir
  Antrean solar di Riau mulai terurai.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)Antrean Solar Tinggal 3-5 Mobil, DPRD Riau Minta Pengawasan SPBU Diperketat
PWI Pelalawan buka pendaftaran bakal calon ketua hingga 6 November 2026.(foto: andi/halloriau.com)PWI Pelalawan Buka Bursa Calon Ketua, UKW Madya Jadi Syarat Wajib
ist.Paguyuban yang Tergabung di FPK Riau Sukseskan Arak-arakan LAM Riau 
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/gemini AI/halloriau.com)196 Hotspot Terdeteksi di Sumatera, Dumai Catat Titik Panas Terbanyak di Riau Sore Ini
Progres Jalan Simpang MTQ Pekanbaru hampir rampung.(foto: tribunpekanbaru.com)Simpang MTQ Pekanbaru Masih Dibenahi, Ini Fasilitas yang Belum Rampung
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved