www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
DBH Migas Siak Anjlok Jadi Rp36 M, Bupati Afni Minta Ini ke Pejabat Kemenkeu
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


DBD di Pekanbaru Tembus 534 Kasus, Satu Warga Meninggal
Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:37:30 WIB
534 kasus DBD melanda Pekanbaru hingga akhir Juli (foto/int)
534 kasus DBD melanda Pekanbaru hingga akhir Juli (foto/int)

PEKANBARU — Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Pekanbaru terus menjadi perhatian. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru mencatat 534 kasus DBD sejak Januari hingga pekan ke-30 atau akhir Juli 2026. Dari jumlah tersebut, satu pasien dilaporkan meninggal dunia.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Deddy Sambudi, membenarkan adanya kasus kematian tersebut. Pasien merupakan warga Kecamatan Tuah Madani.

Dinkes Pekanbaru saat ini masih melakukan penyelidikan epidemiologi untuk mengetahui faktor yang menjadi pemicu utama kematian pasien tersebut.

Berdasarkan data Dinkes Pekanbaru, Kecamatan Tuah Madani menjadi wilayah dengan kasus DBD tertinggi, yakni 86 kasus. Hanya berselisih satu kasus, Kecamatan Marpoyan Damai berada di posisi kedua dengan 85 kasus.

Selanjutnya, Kecamatan Bukit Raya mencatat 66 kasus. Kecamatan Binawidya dan Tenayan Raya masing-masing mencatat 44 kasus.

Kasus lainnya tersebar di Kecamatan Payung Sekaki sebanyak 39 kasus, Rumbai 33 kasus, dan Rumbai Timur 32 kasus. Kemudian Limapuluh mencatat 31 kasus, Kulim 28 kasus, serta Sail dan Rumbai Barat masing-masing 11 kasus.

Sementara itu, Kecamatan Senapelan dan Sukajadi masing-masing mencatat 10 kasus, sedangkan Kecamatan Pekanbaru Kota menjadi wilayah dengan jumlah kasus paling rendah, yakni empat kasus.

Meski angka kasus masih cukup tinggi, Deddy memastikan seluruh pasien DBD yang sebelumnya menjalani perawatan medis telah dinyatakan sembuh. Saat ini tidak ada lagi pasien DBD yang menjalani perawatan di rumah sakit.

Dinkes pun mengingatkan masyarakat agar tidak lengah, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan yang menjadi salah satu upaya penting untuk mencegah berkembangnya nyamuk Aedes aegypti.

"Guna menekan angka penularan, Pemko Pekanbaru mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Kesadaran menjaga kebersihan lingkungan secara mandiri dinilai menjadi kunci utama dalam memutus rantai penularan nyamuk Aedes aegypti," kata Deddy Sambudi, Rabu (12/8/2026).

Untuk memperkuat pencegahan, Dinkes Kota Pekanbaru juga meningkatkan langkah penanganan di wilayah terdampak. Petugas melakukan pengasapan atau fogging serta membersihkan lingkungan dan memberantas jentik-jentik nyamuk secara berkala.

Dengan kasus yang tersebar di hampir seluruh kecamatan, peran masyarakat menjadi penting dalam memutus siklus perkembangbiakan nyamuk penyebab DBD. Pembersihan tempat penampungan air dan lingkungan sekitar rumah diharapkan dapat membantu menekan potensi munculnya kasus baru.



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Bupati Afni temui pejabat Kemenkeu pertanyakan DBH Migas Siak anjlok jadid Rp36 miliar (foto/int)DBH Migas Siak Anjlok Jadi Rp36 M, Bupati Afni Minta Ini ke Pejabat Kemenkeu
ilustrasi.BSU Rp900 Ribu Periode Oktober-Desember 2026 Cair, Cek Info Disini!
ilustrasi.Nasib Gugatan Syarat Pendidikan Gibran Ditentukan MK Malam Ini
Sekda Riau, Syahrial Abdi.Pemprov Riau Siapkan Sistem Baru Pembayaran TPP, Kinerja ASN Jadi Acuan
Ratusan kasus DBD tercatat di Pekanbaru.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Waspada Pancaroba, 745 Kasus DBD Terjadi di Pekanbaru dan 3 Warga Meninggal
  Ilustrasi harga emas Antam di Pekanbaru kembali turun (foto/int)Harga Emas Antam di Pekanbaru Turun Lagi, 1 Gram Kini Rp2,57 Juta
Ilustrasi asap masih menyelimuti Riau (foto/int)Asap Masih Tebal di Riau, BMKG Imbau Warga Batasi Kegiatan Luar Ruangan
Pameran Honda di salah satu mal di Pekanbaru.Honda Brio RS 2026, Hatchback Sporty yang Cocok untuk Mobilitas Warga Pekanbaru
ilustrasi.Kualitas Udara Membahayakan, Pembelajaran PAUD-SMP di Pekanbaru Beralih Daring
Layanan 112 Pekanbaru dapat panggilan iseng.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Jangan Iseng! Panggilan Palsu ke 112 Pekanbaru Bisa Bahayakan Nyawa
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved