PEKANBARU - Kondisi cuaca di sejumlah wilayah Riau pada Kamis masih berpotensi mengalami kekaburan udara akibat asap. Kondisi berawan diprakirakan terjadi sejak pagi hingga malam hari, Kamis (22/10/2026).
Itu disampaikan Petugas BMKG Stasiun Pekanbaru, Mari Frystine. “Pagi hari berpotensi terjadi kekaburan udara akibat asap atau smoke dengan kondisi cuaca berawan,” kata Mari ke halloriau.com.
Pada siang hingga sore hari, potensi kekaburan udara akibat asap masih berlanjut. BMKG juga memperkirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, Pelalawan, Kepulauan Meranti, dan Indragiri Hilir.
Sementara pada malam hari, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Siak, Pelalawan, Kampar, Kuantan Singingi, serta Kota Pekanbaru.
Potensi hujan juga diprakirakan terjadi pada dini hari di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Kampar, dan Siak, serta Kota Dumai.
Meski terdapat potensi hujan, masyarakat tetap diminta mewaspadai kondisi udara yang masih berkabut akibat asap. BMKG turut mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Cuaca tersebut berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, dan Kota Dumai pada siang atau sore hingga malam dan dini hari.
Suhu udara di Riau diprakirakan berkisar antara 23 hingga 33 derajat Celsius, dengan kelembapan udara 55–99 persen. Angin bertiup dari tenggara hingga barat dengan kecepatan 10–20 kilometer per jam.
Untuk wilayah perairan Provinsi Riau, tinggi gelombang laut diprakirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter atau masuk kategori rendah.