PEKANBARU - Kabut asap masih menyelimuti Pekanbaru dan memengaruhi jarak pandang di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II. Pada Rabu (14/10/2026) pagi, jarak pandang di bandara tersebut tercatat 1.500 meter. Meski demikian, operasional penerbangan masih berjalan normal tanpa penundaan hingga pukul 09.00 WIB.
GM Bandara SSK II Pekanbaru, Achmad, mengatakan aktivitas penerbangan pada Rabu pagi masih berlangsung lancar dan aman di tengah kondisi cuaca yang menjadi perhatian.
Pihak bandara terus berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk memantau perkembangan cuaca, terutama jarak pandang yang berpengaruh terhadap keselamatan penerbangan.
Berdasarkan data operasional hingga pukul 09.00 WIB, tercatat lima penerbangan keberangkatan dan tiga penerbangan kedatangan. Hingga waktu pelaporan tersebut, belum ada penerbangan yang mengalami penundaan akibat kondisi cuaca.
Achmad mengatakan pemantauan dilakukan secara berkala untuk memastikan keselamatan penerbangan sekaligus menjaga kenyamanan pengguna jasa bandara.
Pemantauan jarak pandang menjadi perhatian penting, mengingat kabut asap dalam beberapa hari terakhir sempat menyebabkan kondisi penglihatan di sekitar bandara memburuk.
Pada Selasa (13/10/2026) pagi, jarak pandang di Bandara SSK II bahkan sempat berada pada kisaran 100 hingga 500 meter. Kondisi tersebut kemudian membaik pada siang dan sore hari.
Perubahan jarak pandang tersebut menunjukkan pentingnya pemantauan cuaca secara berkelanjutan untuk mendukung kelancaran operasional penerbangan di tengah kondisi kabut asap.
Pihak bandara mengimbau calon penumpang agar tetap memantau informasi jadwal penerbangan melalui maskapai masing-masing serta mengikuti arahan petugas di bandara.
Meskipun seluruh penerbangan masih berjalan sesuai jadwal hingga pukul 09.00 WIB, perkembangan kondisi cuaca tetap menjadi perhatian untuk mengantisipasi kemungkinan perubahan operasional sepanjang hari.