www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Kabut Asap Berkurang, Plt Gubri Sebut Gotong Royong Jadi Andalan Kendalikan Karhutla
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Kabut Asap Berkurang
Sekolah Mulai Tatap Muka Lagi, BMKG Masih Deteksi 62 Hotspot di Riau
Senin, 31 Agustus 2026 - 09:38:53 WIB
Ilustrasi anak sekolah di sejumlah kabupaten/kota di Riau kembali berlakukan sekolah tatap muka setelah kualitas udara membaik (foto/int)
Ilustrasi anak sekolah di sejumlah kabupaten/kota di Riau kembali berlakukan sekolah tatap muka setelah kualitas udara membaik (foto/int)

PEKANBARU – Kabar baik datang di tengah persoalan kabut asap yang sempat mengganggu aktivitas pendidikan di sejumlah wilayah Riau. Setelah hampir sepekan menerapkan pembelajaran secara daring, sejumlah kabupaten dan kota mulai kembali membolehkan sekolah melaksanakan pembelajaran tatap muka.

Seperti Kabupaten Kampar dan Pekanbaru sudah mulai berlakukan pembelajaran tatak muka di sekolah. Sementara di Pelalawan layanan pendidikan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi kualitas udara serta tingkat risiko kesehatan. Jika kondisi udara dinilai membahayakan, pembelajaran dapat dialihkan dari tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau secara daring. Kebijakan ini berlaku sejak 31 Agustus hingga 2 September 2026.

Meski demikian, potensi karhutla masih perlu diwaspadai pemerintah daerah. Berdasarkan data terbaru BMKG Stasiun Pekanbaru pada Senin (31/8/2026), masih terdeteksi 62 titik panas (hotspot) di Provinsi Riau.

Petugas BMKG Stasiun Pekanbaru, Indah, mengatakan jumlah titik panas di Riau tersebut merupakan bagian dari total 1.874 hotspot yang terpantau di wilayah Sumatera.

“Total titik panas (hotspot) wilayah Sumatera sebanyak 1.874 titik. Untuk Riau terpantau sebanyak 62 titik panas,” kata Indah, Senin (31/8/2026).

Sebaran hotspot di Riau paling banyak terpantau di Kabupaten Indragiri Hilir dengan 49 titik. Selanjutnya Kabupaten Pelalawan sebanyak tujuh titik, Indragiri Hulu empat titik, serta Kabupaten Kuantan Singingi dan Siak masing-masing satu titik.

“Untuk sebaran titik panas di Riau, Kabupaten Indragiri Hilir terpantau sebanyak 49 titik, Pelalawan tujuh titik, Indragiri Hulu empat titik, serta Kuantan Singingi dan Siak masing-masing satu titik,” ujarnya.

Secara regional, Sumatera Selatan menjadi provinsi dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni mencapai 1.019 titik. Kemudian Bangka Belitung 332 titik, Lampung 121 titik, Aceh 119 titik, Sumatera Utara 93 titik, Jambi 85 titik, Bengkulu 18 titik, Sumatera Barat 15 titik, Kepulauan Riau 10 titik, dan Riau 62 titik.

Mulai kembalinya pembelajaran tatap muka di sejumlah daerah menjadi salah satu indikasi membaiknya kondisi udara setelah sebelumnya kabut asap memaksa sekolah menerapkan pembelajaran jarak jauh.

Namun, dengan masih ditemukannya puluhan hotspot di Riau, masyarakat dan pemerintah daerah tetap perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi munculnya titik api baru, terutama di wilayah yang masih memiliki aktivitas karhutla.

BMKG juga mengingatkan bahwa keberadaan hotspot perlu terus dipantau karena kondisi cuaca dan angin dapat memengaruhi penyebaran asap apabila terjadi kebakaran.

 

 

Editor: Riki


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto (foto/int)Kabut Asap Berkurang, Plt Gubri Sebut Gotong Royong Jadi Andalan Kendalikan Karhutla
Rapat paripurna masa sidang III tahun 2025/2026 terkait laporan reses minim kehadiran OPD (foto/Mimi)Zainal Geram Paripurna Laporan Reses DPRD Pekanbaru Sepi Kehadiran Kepala OPD
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru Tekad Indra Pradana Abidin ST, MEng (foto/int)Sekolah di Pekanbaru Kembali Tatap Muka, DPRD Minta Kualitas Udara Dipantau Setiap Hari
Telkomsel dukung PBAK UIN Suska Riau 2026 dan perkuat ekosistem pembelajaran digital (foto/ist)Telkomsel Hadirkan Dukungan Konektivitas Digital di PBAK UIN Suska Riau
Gedung PT Bank Riau Kepri Syariah (Perseroda) atau BRK Syariah.Empat Tahun Konversi, BRK Syariah Perluas Peran di Ekonomi Riau
  Keluarga Donor Darah (KDD) Riau Kompleks PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) kembali menggelar kegiatan donor darah di Unigraha Hotel, Sabtu (29/8/2026),Sebanyak 1.083 Kantong Darah Terkumpul dalam Donor Darah KDD Riau Kompleks
Ist.Ratusan Pelajar Batam Belajar Langsung Dunia Perbankan Melalui School Goes To Bank BRK Syariah
Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri, MM (foto/Mimi)Kontrak PMJ dan Alih Fungsi Plaza The Central Dipersoalkan, TAF Minta Pemko Tegas
Bupati Pelalawan, Zukri melantik pengurus DPD AGPAII Masa Bakti 2025–2027 (foto/Andy)Lantik Pengurus DPD AGPAII, Bupati Pelalawan Tekankan Peran Guru Agama Wujudkan Generasi Emas
The 2nd Riau Economic Forum, BI dan Pemprov Riau membahas arah ekonomi (foto/ist)Ekonomi Riau Tetap Solid, Pemprov Dorong Penguatan Digitalisasi
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Kabut Asap Tebal Sesakkan Dada Warga Pekanbaru
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved