www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Astra Agro Terapkan Empat Strategi Optimalkan Produktivitas Lahan Suboptimal
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Karhutla Riau Meluas, Bengkalis Catat Lahan Terbakar Terbesar hingga 8.407 Hektare
Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:07:57 WIB
Karhutla di Riau.(ilustrasi/int)
Karhutla di Riau.(ilustrasi/int)

PEKANBARU - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau telah membakar area seluas 16.264,84 hektare.

Dari total tersebut, Kabupaten Bengkalis dan Pelalawan menjadi dua daerah dengan kontribusi luasan terbesar.

Berdasarkan laporan harian hotspot dan luas lahan terbakar per Jumat (21/8/2026), Bengkalis mencatat area terdampak paling luas, yakni 8.407,40 hektare. Angka tersebut disertai 3.880 hotspot yang terpantau BMKG dan 54 fire spot.

Pelalawan berada di posisi berikutnya dengan luasan mencapai 4.629,39 hektare, berdasarkan 2.563 hotspot BMKG dan 25 fire spot. Luasan di wilayah Pelalawan tersebut masih dalam proses penghitungan.

Jika kedua kabupaten digabungkan, luas lahan terbakar mencapai 13.036,79 hektare. Jumlah itu setara sekitar 80 persen dari keseluruhan luasan karhutla yang tercatat di Riau.

Karhutla juga tercatat di sejumlah kabupaten dan kota lainnya. Inhil mencatat luasan 872,02 hektare, disusul Dumai 556,01 hektare dan Inhu 535,22 hektare.

Selanjutnya, luas lahan terbakar tercatat di Rohil 452,53 hektare, Siak 314,77 hektare, Kepulauan Meranti 202,42 hektare, Kampar 126,46 hektare, Kuansing 68,98 hektare, Pekanbaru 67,18 hektare, serta Rohul 32,46 hektare.

Kalaksa BPBD Riau, Edy Afrizal mengatakan, kondisi di sebagian besar lokasi mulai terkendali. Tim di lapangan masih melakukan pendinginan untuk memastikan bara tidak kembali memicu kebakaran.

“Yang agak besar di Kerumutan. Yang lainnya sudah tinggal asap-asap tipis dan lagi dilakukan pendinginan,” kata Edy, Sabtu (22/8/2026).

Di tengah upaya pengendalian, kawasan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, masih menjadi salah satu lokasi yang mendapat perhatian.

Kondisi kebakaran di kawasan tersebut dinilai relatif lebih besar dibandingkan sejumlah titik lainnya.

Edy menjelaskan, proses pemadaman tidak selalu mudah karena karakteristik lokasi dan kondisi lapangan menjadi tantangan tersendiri bagi personel.

“Akses sulit, sumber air minim, bahan bakar potensial banyak, angin kencang,” ujarnya.

Kondisi tersebut membuat proses pemadaman membutuhkan waktu lebih panjang, terutama ketika api berada di kawasan yang sulit dijangkau kendaraan maupun personel.

Selain Kerumutan, operasi penanganan karhutla juga berlangsung di Rimbo Panjang dan Tapung, Kabupaten Kampar, serta Tenayan Raya, Kota Pekanbaru.

Dalam laporan tersebut, jumlah hotspot BMKG di Riau secara kumulatif mencapai 10.242 titik.

Sementara fire spot tercatat sebanyak 509 titik, dengan total luasan lahan terbakar mencapai 16.264,84 hektare.

Pada tambahan laporan harian, terdapat 72 hotspot BMKG dengan tambahan luasan terbakar sekitar 9,27 hektare.

Dari penanganan lapangan, sebanyak 18 titik telah dilakukan pendinginan, sedangkan 10 titik lainnya dinyatakan padam.

Upaya pengendalian melibatkan berbagai unsur, mulai dari BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), hingga masyarakat setempat.

Besarnya luasan karhutla di Riau menunjukkan bahwa tantangan penanganan tidak hanya terletak pada pemadaman api terbuka.

Setelah api berhasil dikendalikan, proses pendinginan menjadi tahap penting untuk mencegah munculnya kembali titik api dari bara yang masih tersisa.

Sumber: tribunpekanbaru.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
PT Astra Agro terapkan empat strategi optimalkan produktivitas lahan suboptimal (foto/Andy)Astra Agro Terapkan Empat Strategi Optimalkan Produktivitas Lahan Suboptimal
Polres Pelalawan tangani dugaan kekerasan seksual terhadap remaja perempuan (foto/Andy)Pria 41 Tahun di Pelalawan Diamankan atas Dugaan Persetubuhan Anak di Bawah Umur
Kepsek SMA Negeri 16 Pekanbaru Dr Nurhafni bersama Mahasiswa Pascasarjana Ilmu Komunikasi Unri dalam pelatihan jurnalistik dan pembuatan konten medsos (foto/riki) Mahasiswa Pascasarjana Unri Asah Kreativitas Digital Siswa SMAN 16 Pekanbaru
HMI menggelar aksi demonstrasi di gedung DPRD Provinsi Riau (foto/Mimi)Demo di DPRD Riau, HMI Desak Kasus Karhutla Jadi Bencana Nasional
PGRI Pelalawan salurkan Rp110 juta bagi guru korban kebakaran di Ukui.(foto: andi/halloriau.com)Rumah Guru SMAN 1 Ukui Ludes Terbakar, PGRI Pelalawan Galang Dana Rp110 Juta
  Polisi ungkap penyelewengan solar subsidi di Siak, polisi sita 12 baby tank dan puluhan jeriken (foto/ist)Polda Riau Bongkar Gudang Solar Subsidi di Siak, 6.500 Liter BBM Disita
Massa HMI duduki halaman kantor DPRD Riau (foto/Mimi)Sempat Saling Dorong dengan Polisi, Massa HMI Duduki Halaman Kantor DPRD Riau
Jembatan Siak III Pekanbaru bakal ditutup total (foto/int)Jembatan Siak III Pekanbaru Bakal Ditutup Total hingga November? Simak Jadwalnya
Maxim Bengkalis bagikan masker untuk warga.(foto: istimewa)Kabut Asap Selimuti Bengkalis, Maxim Turun ke Jalan Bagikan 1.000 Masker
Momen perayaan HUT ke-62 Golkar di Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)HUT Golkar ke-62 di Pelalawan Digelar Sederhana, Ini Rangkaian Kegiatannya
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved