PEKANBARU — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bergerak cepat menangani kerusakan Jalan Sontang-Duri, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), yang sebelumnya sempat tergenang air dan menyulitkan kendaraan melintas.
Setelah dilakukan penanganan di sejumlah titik kerusakan, ruas jalan yang menghubungkan Kabupaten Rokan Hulu dengan Kabupaten Bengkalis tersebut kini sudah kembali fungsional. Kendaraan roda empat pun sudah dapat melintas dengan lebih lancar.
Perbaikan dilakukan dengan menimbun sejumlah titik jalan yang mengalami kerusakan cukup parah menggunakan tanah. Badan jalan yang sebelumnya tergenang kemudian ditinggikan agar kembali dapat dilalui kendaraan.
Penanganan dilakukan secara bertahap oleh Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Riau, terutama pada jalur yang menghubungkan Desa Sontang dengan Desa Kasang Padang.
Sebelumnya, kondisi badan jalan di sejumlah titik cukup memprihatinkan. Genangan air membuat permukaan jalan sulit dilalui, khususnya kendaraan roda empat.
Kondisi tersebut sempat menghambat mobilitas warga serta aktivitas masyarakat yang rutin menggunakan jalur dari Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, Rohul, menuju Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.
Penanganan jalan tersebut dilakukan setelah adanya arahan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto. Keluhan masyarakat terkait kondisi jalan itu langsung ditindaklanjuti dengan menginstruksikan jajaran Dinas PUPR-PKPP Riau untuk bergerak cepat.
Setelah proses penimbunan dan peninggian badan jalan dilakukan, sejumlah titik yang sebelumnya tergenang kini sudah dapat dilalui. Kendaraan roda empat pun sudah kembali melintas, meski pemerintah tetap mengingatkan agar kondisi jalan dijaga bersama.
Plt Kepala Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau, Zulfahmi melalui Plt Kepala Bidang Bina Marga, Khairul Rizal mengatakan, perbaikan fungsional ruas Jalan Sontang-Duri progresnya hampir selesai.
"Perbaikan Jalan Sontang-Duri sudah selesai kemarin, saat ini sudah fungsional dan sudha bisa dilewati kendaraan roda empat," kata Khairul Rizal, Senin (11/8/2026).
Khairul Rizal menjelaskan, penanganan dilakukan pada tiga titik kerusakan. Titik pertama dikerjakan sekitar satu pekan lalu, sedangkan titik kedua ditangani empat hari lalu. Sementara titik terakhir juga telah selesai dikerjakan.
"Perbaikan ruas ini kita kolaborasi dengan Unit Pelaksana Teknis Jalan dan Jembatan (UPTJJ) Wilayah VI. Untuk pekerjaan kita menggunakan alat berat UPTJJ Wilayah VI," terangnya.
Meski jalan sudah kembali fungsional, pemerintah mengingatkan masyarakat, khususnya pengendara kendaraan bertonase besar, agar tidak melintasi ruas tersebut secara berlebihan.
Khairul Rizal mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kondisi jalan agar tidak kembali mengalami kerusakan.
"Kami berharap masyarakat dapat membatasi kendaraan besar melintasi jalan itu, seperti truk CPO dan lainnya. Jadi sama-sama kita menjaga, agar tidak rusak lagi. Kalau kendaraan besar tetap lewat, maka jalan bisa rusak kembali," harapnya.
Tak hanya melakukan penanganan terhadap titik-titik jalan yang rusak, Pemprov Riau juga menyiapkan langkah lanjutan untuk mengatasi persoalan genangan air di ruas tersebut.
Khairul Rizal menyebut pihaknya telah mengusulkan pembangunan tiga titik Box Culvert di sepanjang ruas Jalan Sontang-Duri. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat memperlancar aliran air sehingga tidak kembali menggenangi badan jalan.
"Kita juga sudah usulkan pembangunan Box Culverr tiga titik ruas tersebut. Mudah-mudahan dapat terealisasi, karena dengan adanya Box Culvert bisa menjadi saluran air, dan air tidak menggenangi badan jalan," tutupnya dikutip dari MCRiau.