RENGAT – PT Tunggal Perkasa Plantations (PT TPP) terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang diperkirakan meningkat seiring pengaruh fenomena El Nino tahun ini. Upaya tersebut dilakukan melalui sinergi dengan jajaran kepolisian dengan melaksanakan validasi kesiapan tanggap darurat di wilayah operasional perusahaan.
Kegiatan validasi berlangsung dalam dua tahap. Tahap pertama dilaksanakan pada Kamis (16/7/2026) oleh Kapolsek Lirik, AKP Novris H. Simanjuntak, S.H., M.H., sedangkan tahap kedua digelar pada Selasa (21/7/2026) yang dipimpin Kapolsek Pasir Penyu, Kompol Novia Indra, S.H.
Validasi dilakukan untuk memastikan seluruh sistem pencegahan dan penanggulangan karhutla di lingkungan perusahaan berjalan optimal serta siap dioperasikan apabila terjadi keadaan darurat.
Tim melakukan pemeriksaan terhadap Posko Tim Kesiapsiagaan Tanggap Darurat (TKTD), embung penampungan air, kendaraan operasional, perlengkapan pemadaman, sistem komunikasi, hingga kesiapan personel Unit Pemadam Kebakaran (Damkar) PT TPP.
Selain itu, tim juga memverifikasi penerapan sistem pencegahan karhutla yang mengacu pada Peraturan Menteri Pertanian Nomor 6 Tahun 2025 tentang Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran di Sektor Perkebunan. Regulasi tersebut menjadi dasar perusahaan dalam membangun sistem kesiapsiagaan yang terintegrasi, mulai dari organisasi, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, hingga mekanisme respons cepat.
Berdasarkan hasil validasi, PT TPP dinilai memiliki tingkat kesiapsiagaan yang sangat baik. Sarana dan prasarana pemadaman tersedia secara memadai, personel telah dipersiapkan dengan baik, serta koordinasi antarunsur dinilai berjalan efektif dalam mendukung upaya pencegahan maupun penanganan karhutla.
Kapolsek Lirik, AKP Novris H. Simanjuntak, mengapresiasi komitmen perusahaan dalam membangun sistem kesiapsiagaan yang komprehensif.

"Kami melihat PT TPP telah mempersiapkan sistem tanggap darurat karhutla dengan sangat baik. Posko, embung, peralatan hingga kesiapan personel tersedia dan terpelihara dengan baik. Kami berharap kesiapsiagaan ini terus dipertahankan sehingga potensi karhutla dapat dicegah sejak dini melalui langkah-langkah preventif yang konsisten," ujarnya.
Apresiasi serupa disampaikan Kapolsek Pasir Penyu, Kompol Novia Indra. Menurutnya, kesiapan perusahaan menjadi modal penting dalam memperkuat upaya pencegahan karhutla di Kabupaten Indragiri Hulu.
"Hasil pengecekan menunjukkan PT TPP memiliki komitmen yang kuat dalam upaya pencegahan karhutla. Sarana dan prasarana yang tersedia sudah sangat memadai, didukung kesiapan personel yang baik. Sinergi antara perusahaan dan aparat harus terus dijaga agar wilayah tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan," katanya.
Sementara itu, Manajemen PT Tunggal Perkasa Plantations, Victor Aybund, menegaskan kesiapsiagaan menghadapi karhutla merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan operasional perkebunan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
"Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan pendampingan dari Polsek Lirik maupun Polsek Pasir Penyu dalam pelaksanaan validasi ini. Bagi PT TPP, kesiapsiagaan karhutla bukan sekadar memenuhi ketentuan regulasi, tetapi menjadi wujud tanggung jawab perusahaan dalam melindungi lingkungan, masyarakat, dan keberlangsungan usaha," ujar Victor.
Ia menambahkan, sebagai bagian dari Astra Agro Lestari, PT TPP akan terus meningkatkan kompetensi personel, memastikan seluruh sarana dan prasarana selalu dalam kondisi siap digunakan, serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah, aparat keamanan, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan seluruh pemangku kepentingan agar mampu memberikan respons yang cepat, tepat, dan efektif dalam mencegah maupun menangani karhutla.(Rls)