PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mendorong masyarakat lebih aktif melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Layanan ini kini dapat diakses warga di 243 Puskesmas yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Riau.
Kemudahan akses menjadi salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini penyakit.
Warga yang ingin mendapatkan layanan CKG cukup mendatangi Puskesmas terdekat dengan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK).
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto mengajak masyarakat tidak menunggu munculnya gejala penyakit untuk memeriksakan kondisi kesehatan.
Menurutnya, pemeriksaan rutin dapat membantu menemukan potensi gangguan kesehatan lebih awal sehingga langkah penanganan bisa dilakukan sesegera mungkin.
"Ini adalah bentuk dukungan kita terhadap Asta Cita bapak Presiden RI di bidang kesehatan," kata SF Hariyanto, Selasa (21/7/2026).
Ia menjelaskan, pemerintah berupaya membuat layanan CKG semudah mungkin agar masyarakat dari berbagai kelompok dapat mengaksesnya tanpa terbebani prosedur administrasi yang panjang maupun biaya pemeriksaan.
"Masyarakat bisa datang langsung ke Puskesmas terdekat dengan membawa KTP atau KK. Ada 243 Puskesmas di Riau yang melayani ini," ujarnya.
SF Hariyanto menilai, keberadaan CKG tidak hanya berkaitan dengan pemeriksaan kesehatan secara rutin.
Program tersebut juga menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kondisi tubuh dan potensi penyakit yang mungkin tidak menunjukkan gejala pada tahap awal.
Karena itu, ia meminta masyarakat memanfaatkan fasilitas yang sudah disediakan pemerintah.
Semakin tinggi partisipasi warga, semakin besar pula peluang untuk menemukan risiko penyakit lebih cepat.
"Selain memperluas pelaksanaan pemeriksaan di lingkungan pemerintahan, kami juga terus mendorong masyarakat memanfaatkan layanan CKG di seluruh Puskesmas agar target dapat tercapai dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala dapat meningkat," ucapnya.
Pemerintah berharap peningkatan partisipasi masyarakat dalam program tersebut dapat berkontribusi terhadap perbaikan kualitas kesehatan warga Riau.
Deteksi dini juga dinilai penting agar masyarakat memperoleh penanganan lebih cepat apabila ditemukan indikasi masalah kesehatan.
Meski layanan telah tersedia secara luas, tingkat pemanfaatan program CKG di Riau masih perlu ditingkatkan.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Riau, realisasi program Cek Kesehatan Gratis hingga Triwulan I 2026 baru mencapai 18,5 persen.
Angka tersebut masih berada di bawah target nasional sebesar 46 persen yang harus dicapai hingga akhir 2026.
Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi pemerintah daerah untuk memperluas sosialisasi sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat.
Dengan tersedianya layanan di 243 Puskesmas, pemerintah berharap masyarakat tidak lagi menjadikan akses dan administrasi sebagai alasan untuk menunda pemeriksaan kesehatan.
Bagi warga Riau, pesan utama program ini cukup sederhana, yakni jangan menunggu sakit untuk memeriksa kesehatan.
Masyarakat dapat mendatangi Puskesmas terdekat dengan membawa KTP atau KK dan memanfaatkan layanan CKG yang telah disediakan.