PEKANBARU - Di saat sejumlah wilayah di Pulau Sumatera mulai mendeteksi lonjakan titik panas (hotspot), Provinsi Riau justru mencatatkan capaian progresif dengan nihil titik api.
Berdasarkan data terbaru Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), total terdapat 159 titik panas yang tersebar di wilayah Sumatera, namun tidak satu pun berada di Bumi Lancang Kuning.
Lonjakan drastis justru terjadi di bagian utara Sumatera, khususnya Provinsi Aceh, yang saat ini mendominasi sebaran titik panas secara signifikan.
Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Sanya mengatakan, kondisi cuaca dan sebaran hotspot terkini di wilayah Sumatera berdasarkan pantauan sensor satelit pada Sabtu (30/5/2026) sore.
"Total titik panas di wilayah Sumatera sore ini terpantau sebanyak 159 titik. Mayoritas terkonsentrasi di Provinsi Aceh dengan total 119 titik panas," ujar Sanya, Sabtu (30/5/2026).
Sebaran 159 hotspot di Sumatera per Sabtu sore meliputi Aceh 119 titik, Sumatera Selatan 24 titik, Jambi 12 titik, Lampung 2 titik, Sumatera Barat 1 titik, Bangka Belitung 1 titik dan Riau nihil titik panas.
Melonjaknya angka di Aceh dan Sumatera Selatan menjadi alarm bagi wilayah tetangga untuk memperketat pengawasan udara dan darat, terutama menjelang puncak musim kemarau di beberapa zona monsun Sumatera.
Masyarakat diimbau untuk tetap tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang jika melihat adanya aktivitas mencurigakan yang berpotensi memicu kebakaran.