PEKANBARU - Rombongan terakhir dilepas menuju Embarkasi Batam pada Sabtu (9/5/2026) sebelum melanjutkan penerbangan ke Arab Saudi pada Minggu (10/5/2026).
Rombongan penutup ini tergabung dalam Kloter 18 Batam. Dengan keberangkatan tersebut, proses pemberangkatan haji dari ibu kota Provinsi Riau dinyatakan rampung.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Pekanbaru, Haryati, menegaskan jumlah keseluruhan jemaah yang berangkat tahun ini mencapai 1.362 orang.
“Total semua jemaah haji asal Kota Pekanbaru yang berangkat, 1.362 orang,” ujarnya.
Di balik kelancaran proses pemberangkatan, terdapat lima calon jemaah yang harus menunda keberangkatan ke Tanah Suci. Pembatalan tersebut disebabkan kondisi kesehatan dan faktor kehamilan.
Menurut Haryati, dua jemaah tidak dapat berangkat karena sakit, satu orang dalam kondisi hamil, serta dua lainnya merupakan jemaah pendamping.
“Ada juga yang dalam kondisi hamil, lalu ada juga dua jemaah haji pendamping. Total ada lima orang yang batal berangkat,” jelasnya.
Meski demikian, secara umum kondisi kesehatan jemaah Pekanbaru dinilai baik.
Mayoritas jemaah asal Pekanbaru kini telah berada di Arab Saudi. Sebagian sudah tiba di Mekah, sementara lainnya masih menjalani rangkaian ibadah awal di Madinah.
Jemaah dari Kloter 9 dan Kloter 10 Batam masih berada di Madinah. Sedangkan Kloter 3 dan Kloter 4 Batam telah tiba lebih dahulu di Mekah.
“Jemaah yang sudah berada di Mekah sudah bisa menjalani ibadah umroh dan melaksanakan ibadah sunnah lainnya,” katanya.