PEKANBARU — Ratusan jemaah haji kloter terakhir asal Kota Pekanbaru resmi diberangkatkan menuju Embarkasi Batam, Sabtu (9/5/2026). Suasana haru dan doa keluarga mengiringi keberangkatan para tamu Allah tersebut dari Grha Aviasi Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru.
Sebanyak 237 jemaah yang tergabung dalam Kloter 18 menjadi rombongan terakhir asal Kota Pekanbaru yang berangkat pada musim haji tahun ini.
Sejak pagi, para jemaah tiba menggunakan bus dari kawasan Purna MTQ Pekanbaru. Satu per satu jemaah turun dari kendaraan sambil berpamitan dengan keluarga yang turut mengantar hingga titik keberangkatan.
Sebelum memasuki pesawat, seluruh jemaah menjalani pemeriksaan ketat melalui gerbang metal detector. Barang bawaan mereka juga diperiksa menggunakan mesin X-Ray demi memastikan keamanan penerbangan menuju Batam.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Pekanbaru, Haryati mengatakan jumlah jemaah dalam kloter terakhir ini mencapai 237 orang.
"Untuk jemaah kloter terakhir dari Kota Pekanbaru, kloter 18 jumlahnya sebanyak 237 orang," ujar Haryati kepada Tribunpekanbaru.com.
Ia menjelaskan, keberangkatan jemaah dibagi dalam dua penerbangan. Sebanyak 213 jemaah diberangkatkan pada penerbangan pertama, sementara 24 jemaah lainnya menyusul pada penerbangan kedua.
Meski terdapat satu jemaah yang menggunakan kursi roda akibat kondisi kaki yang tidak memungkinkan berjalan jauh, secara umum kondisi kesehatan para jemaah dinyatakan baik.
"Alhamdulilah kondisi para jemaah cukup baik, jelang keberangkatan ke Embarkasi Batam," ujarnya.
Haryati berharap seluruh jemaah tetap dalam kondisi sehat hingga proses keberangkatan ke Tanah Suci. Ia juga berharap tidak ada jemaah yang harus dievakuasi saat berada di Embarkasi Batam karena alasan kesehatan.
Para jemaah dijadwalkan menjalani pemeriksaan kesehatan lanjutan setibanya di Embarkasi Batam sebelum bertolak ke Arab Saudi pada Minggu (10/5/2026).