www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Naskah 600 Halaman Sudah di DPR, Riau Terus Berjuang Jadi Daerah Istimewa
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Ada Tukang Tumbang dan Ahli Gading, Begini Rapi Jaringan Pemburu Gajah di Riau
Rabu, 18 Februari 2026 - 17:53:43 WIB
Perburuan gading gajah libatkan jaringan terorganisir dan orang kuat (foto/int)
Perburuan gading gajah libatkan jaringan terorganisir dan orang kuat (foto/int)

PEKANBARU - Praktik perburuan gajah untuk diambil gadingnya ternyata dilakukan secara terorganisir dan melibatkan jaringan rapi dari hulu ke hilir.

Pengakuan ini diungkapkan Ate, seorang pemburu yang mengaku pernah mendapat tawaran untuk mengeksekusi gajah demi gadingnya.

Menurut Ate, dalam jaringan tersebut terdapat peran yang berbeda-beda. Ada eksekutor atau yang disebut “tukang tumbang” yang bertugas membunuh gajah, dan ada pula sosok khusus yang ahli mengambil gading dari tubuh satwa yang telah mati. Keduanya tidak selalu saling mengenal secara personal, namun bekerja dalam satu alur terstruktur.

“Ada ahlinya. Dia yang paham bagaimana mengambil gading. Jadi tukang tumbang hanya memberitahukan titik di mana gajahnya telah mati,” ungkap Ate.

Ia menyebut, eksekutor dibayar dengan nominal fantastis. Untuk satu kali tugas, bayaran yang diterima bisa mencapai ratusan juta rupiah. Bahkan, menurutnya, Rp100 juta adalah angka paling kecil yang biasa ditawarkan oleh pemesan.

Dalam praktiknya, eksekutor jarang mengetahui siapa pemesan utama. Mereka hanya menerima informasi target serta nominal bayaran dari perantara. Sosok kolektor atau pemesan disebut sebagai “orang kuat” yang bermain di belakang layar dan tak pernah muncul secara langsung.

“Kolektornya orang yang bermain di belakang layar. Mereka tentu saja orang kuat, bisa saja orang yang secara keuangan dan pengaruhnya kuat,” ujar Ate.

Informasi lokasi gajah biasanya diperoleh dari orang tempatan yang mengetahui pergerakan satwa di kawasan hutan. Namun, orang tersebut hanya menunjukkan titik lokasi tanpa ikut dalam eksekusi. Setelah target dipastikan, tukang tumbang menggunakan senjata api laras panjang untuk membunuh gajah.

Usai menjalankan tugas, eksekutor langsung melarikan diri untuk menghilangkan jejak dan menghindari aparat penegak hukum. Sementara itu, proses pengambilan gading dilakukan oleh ahli yang berbeda, lalu gading dibawa keluar hutan melalui jalur yang hanya diketahui jaringan tersebut.

Ate mengaku pernah mendapat tawaran untuk terlibat dalam perburuan gajah, namun ia menolaknya karena menyadari risiko hukum yang besar serta status gajah sebagai satwa dilindungi.

Pengakuan ini membuka tabir bahwa perburuan gading bukanlah aksi sporadis, melainkan kejahatan terorganisir dengan pembagian tugas yang jelas, bayaran tinggi, dan dalang kuat di balik layar.

Sumber: Tribunpekanbaru


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
LAM Riau terus perjuangkan DIR.(foto: int)Naskah 600 Halaman Sudah di DPR, Riau Terus Berjuang Jadi Daerah Istimewa
Wamenpar, Ni Luh Puspa membuka Rakernas II ASITA 2026 di Makassar (foto/ist)ASITA Tegaskan Komitmen Majukan Pariwisata Indonesia Lewat Kolaborasi Nasional
Francesco Bagnaia raih pole di MotoGP Prancis 2026.(foto: int)Dari Q1 ke Front Row! Marquez Tantang Bagnaia di MotoGP Prancis 2026
Sekdaprov Riau, Syahrial Abdi.(foto: mcr)Di Hadapan Wisudawan Umri, Sekdaprov Riau Soroti Perubahan Pola Pikir Lulusan
Sidak pedagang Minyakita di Pekanbaru menjual di atas HET.(ilustrasi/int)Sidak Harga MinyaKita di Pekanbaru, Polisi Temukan Pedagang Jual di Atas HET
  Jorge Martin juarai sprint race MotoGP Prancis 2026.(foto: int)Sensasi Le Mans! Jorge Martin Menang Sprint Race MotoGP Prancis 2026, Marquez Terlempar di Lap Akhir
Trofeo Mini Soccer dalam rangka HPN yang digelar PWI Riau.(foto: istimewa)Trofeo Mini Soccer HPN 2026 Satukan PWI, PLN dan BRK Syariah di Pekanbaru
Operasi bypass jantung.(ilustrasi/int)RSUD Arifin Achmad Catat Sejarah Baru, Operasi Bypass Jantung Saat Masih Berdetak Sukses
Pemprov Riau gelontorkan dana untuk beasiswa.(ilustrasi/int)Rp62 Miliar Digelontorkan, 3.644 Mahasiswa Riau Dapat Beasiswa 2026
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(infografis/halloriau.com)Inhu Jadi Satu-satunya Lokasi Titik Panas di Riau Sore Ini
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved