JAKARTA - Pebalap muda David Almansa secara dramatis mengunci posisi start terdepan (pole position) pada kualifikasi Moto3 Aragon 2026 di Sirkuit MotorLand Aragon.
Sebaliknya, wakil Indonesia, Veda Ega Pratama, dihadapkan pada misi pendakian yang terjal karena harus memulai balapan utama hari Minggu (30/8/2026) dari posisi ke-22.
Perebutan posisi pertama pada sesi kualifikasi kedua (Q2) berlangsung sangat ketat dan memanas hingga putaran terakhir.
Marco Morelli sempat menjadi yang tercepat dan nyaris mengamankan posisi terdepan.
Namun, Almansa mampu meruntuhkan dominasi tersebut di detik-detik krusial dengan mencetak rekor waktu putaran terbaik 1 menit 56,347 detik.
Dinamika persaingan di papan atas ini sebenarnya sudah bergulir sejak awal sesi Q2.
Pebalap yang lolos sebagai yang tercepat dari kualifikasi pertama (Q1), Brian Uriarte, sempat memimpin jalannya sesi sebelum posisinya digeser secara bergantian oleh Maximo Quiles dan akhirnya dipuncaki oleh Almansa.
Sementara persaingan sengit terjadi di barisan depan, langkah Veda Ega Pratama untuk memperbaiki posisi start harus terhenti lebih awal.
Memulai sesi dari Q1 akibat hanya finis di urutan ke-20 pada sesi latihan, pebalap andalan Merah Putih ini dituntut untuk menembus empat besar jika ingin melanjutkan pertarungan ke Q2.
Sayangnya, selama 15 menit waktu yang disediakan pada sesi Q1, Veda gagal memaksimalkan putarannya di tengah persaingan 12 pebalap.
Ia tertahan di urutan kedelapan dengan torehan waktu terbaik 1 menit 58,041 detik.
Hasil ini memastikan Veda Ega terlempar ke luar 20 besar dan harus puas memulai balapan dari barisan belakang.
Kondisi ini tentu menjadi tantangan besar yang menuntut strategi balap agresif sekaligus pengelolaan ban yang matang jika ia ingin merangsek maju dan memperebutkan zona poin pada balapan besok.