PEKANBARU - 50 Anggota DPRD Kota Pekanbaru sudah reses ke daerah pemilihan (Dapil) masing-masing. Dewan juga secara resmi telah melaporkan aspirasi yang disampaikan masyarakat melalui sidang paripurna pada Senin (31/8/2026).
Namun, hasil aspirasi yang dihimpun oleh para anggota DPRD diharapkan tidak sekedar laporan seremonial belaka. Tetapi pemerintah bisa menindaklanjuti aspirasi dan secara dirasakan oleh masyarakat manfaatnya.
Di antara aspirasi yang masuk pada Reses anggota DPRD Kota Pekanbaru masa sidang III Tahun 2025/2026, di antaranya persoalan banjir, infrastruktur, pendidikan, kesehatan, bantuan sosial hingga pengembangan UMKM.
Menurut Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Andry Saputra, hasil reses tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial atau sekadar catatan administratif. Aspirasi masyarakat harus masuk dalam perencanaan pembangunan daerah dan direalisasikan sesuai skala prioritas.
"Kalau dilihat dari hasil reses sebelumnya, realisasi di lapangan masih minim ya. Memang banyak untuk perbaikan jalan dan drainase. Makanya, aspirasi lainnya kita minta benar-benar ditindaklanjuti dan direalisasikan oleh Pemko Pekanbaru," kata Andry, Kamis (3/10/2026).
Ia mengungkapkan, Anggota DPRD sering kembali ditanya masyarakat terkait tindak lanjut aspirasi yang telah disampaikan.
"Kami terus ditanya masyarakat soal aspirasinya. Yang diminta lain, yang datang lain. Ke depan ini harus diubah, sesuai aspirasi yang kami bawa," tegasnya.
Politisi Gerindra ini meminta Pemko Pekanbaru memetakan seluruh aspirasi berdasarkan tingkat urgensi dan manfaatnya bagi masyarakat. Proses realisasinya juga harus dilakukan secara objektif dan transparan.
Menurutnya, pemerintah perlu memberikan kejelasan kepada DPRD dan masyarakat terkait usulan yang bisa direalisasikan, masih membutuhkan kajian, maupun yang belum dapat diakomodasi.
"Reses kali ini kita minta ke Pemko memberikan kejelasan mengenai aspirasi mana yang dapat direalisasikan, mana yang membutuhkan kajian lebih lanjut, serta mana yang belum dapat diakomodasi beserta alasannya," tutupnya.