PEKANBARU - Geliat industri dan komunitas modifikasi sepeda motor Honda di Riau kembali terlihat dalam gelaran Honda Modification Contest (HMC) 2026 di Mal SKA Pekanbaru, 22–23 Agustus 2026.
Ajang yang menjadi salah satu ruang kreativitas modifikator Honda tersebut berhasil menggaet 143 peserta, atau sekitar 110 persen dari target 130 peserta yang ditetapkan penyelenggara.
Capaian itu dinilai menjadi indikator kuat bahwa tren modifikasi sepeda motor di Riau masih memiliki basis penggemar yang besar, terutama dari kalangan komunitas dan pengguna Honda.
Regional Head Capella Honda, Harry Sutiono mengatakan, jumlah peserta yang melampaui target menunjukkan tingginya minat terhadap dunia modifikasi sekaligus keberlanjutan kultur otomotif di daerah.
“Antusiasme peserta tahun ini sangat baik. Capaian 143 peserta menjadi bukti bahwa HMC terus mendapat tempat di kalangan pecinta modifikasi,” kata Harry, Minggu (23/8/2026).
HMC 2026 Pekanbaru menghadirkan beragam kelas yang memberikan ruang bagi peserta dengan karakter modifikasi berbeda.
Tidak hanya mengandalkan ubahan ekstrem, kontes ini juga membuka kategori bagi pemilik motor yang mengedepankan konsep fungsional, komunitas, hingga gaya balap.
Dari total peserta, kategori Matic & Cub Stock/Bolt On menjadi salah satu kelas yang cukup diminati dengan 29 peserta.
Sementara itu, Matic & Cub Advance diikuti 17 peserta dan Racing Style menampung 16 peserta.
Kategori lainnya meliputi Matic & Cub Community Touring sebanyak tiga peserta, Sport Community Touring enam peserta, All Sport tujuh peserta, serta Show Off di atas tahun 2010 dengan 11 peserta.
Untuk motor produksi sebelum 2010, kategori All Stock & Advance diikuti 12 peserta. Kemudian terdapat Free For All dengan enam peserta.
Sementara itu, Showcase menjadi kategori dengan jumlah peserta terbanyak, yakni 36 modifikator.
Komposisi tersebut menunjukkan bahwa karakter modifikasi di HMC 2026 cukup beragam. Peserta tidak hanya berlomba menampilkan perubahan visual, tetapi juga membawa konsep dan identitas masing-masing melalui kendaraan yang mereka bangun.
Lebih dari sekadar kompetisi, HMC 2026 menjadi titik temu antara modifikator, komunitas, pengguna sepeda motor Honda, dan masyarakat umum.
Kehadiran berbagai konsep kendaraan membuat ajang tersebut menjadi ruang untuk melihat perkembangan tren modifikasi sekaligus kreativitas para pelaku otomotif lokal.
Menurut Harry, capaian jumlah peserta yang melebihi target memperkuat posisi HMC sebagai salah satu wadah pengembangan kultur modifikasi Honda di daerah.
“Penyelenggaraan selama dua hari di Mal SKA Pekanbaru juga menjadi momentum mempertemukan modifikator, komunitas, dan masyarakat umum dalam satu agenda otomotif yang mengedepankan kreativitas serta identitas kendaraan,” ujarnya.
Dengan 143 peserta, HMC 2026 di Pekanbaru tidak hanya mencatat keberhasilan dari sisi jumlah partisipasi.
Gelaran ini sekaligus memperlihatkan bahwa kultur modifikasi sepeda motor Honda di Riau terus berkembang, dengan semakin banyak konsep dan gaya yang ditampilkan oleh para modifikator.