PEKANBARU - PT Honda Prospect Motor (HPM) mencatatkan 1.939 surat pemesanan kendaraan (SPK) selama mengikuti Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Capaian tersebut meningkat dibandingkan GIIAS 2025 yang membukukan 1.908 SPK.
Dengan demikian, jumlah pemesanan kendaraan Honda selama GIIAS 2026 tumbuh sekitar 1,62 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor, Yusak Billy, mengatakan capaian tersebut menunjukkan minat konsumen terhadap produk Honda tetap terjaga.
"Dari sisi keseluruhan penjualan, Honda mencatat 1.939 unit selama GIIAS 2026, relatif terjaga dibandingkan dengan 1.908 unit pada tahun lalu," ujar Yusak Billy, Kamis (20/8/2026).
Menurutnya, Honda Brio masih menjadi salah satu kontributor utama penjualan. Selain itu, jajaran kendaraan hybrid Honda juga mendapat respons positif dari pengunjung GIIAS 2026.
"Kontribusi terbesar hadir dari Honda Brio dan model hybrid Honda," katanya.
Honda Super-ONE Raih 178 SPK
Salah satu model yang menarik perhatian dalam ajang GIIAS 2026 adalah Honda Super-ONE. Pada pameran tersebut, Honda untuk pertama kalinya menampilkan versi mobil listrik murni Super-ONE yang akan dipasarkan secara resmi di Indonesia.
Honda Super-ONE dibanderol Rp438 juta dengan alokasi awal sebanyak 100 unit untuk pasar Indonesia.
Meski kuotanya terbatas, minat konsumen terhadap mobil listrik berkonsep Pocket Rocket tersebut cukup tinggi. Hingga GIIAS 2026 berakhir, Honda Super-ONE tercatat telah mengantongi 178 SPK.
"Per Kamis (13/8/2026), pemesanan yang sudah masuk ke sistem kami sebanyak 178 SPK. Sebanyak 51 persen memilih Luminous Grey Metallic, 32 persen Boost Violet Pearl, dan 17 persen Crystal Black Pearl," ujar Billy.
HPM juga telah memulai proses pengiriman unit tahap awal kepada konsumen. Pemenuhan alokasi utama sebanyak 100 unit ditargetkan dapat diselesaikan secara bertahap hingga Oktober 2026.
"Beberapa unit batch pertama kedatangan Honda Super-ONE berwarna hitam. Rencana pengiriman 100 unit akan kami selesaikan sampai Oktober secara bertahap," lanjutnya.
Meski jumlah pemesanan telah melampaui alokasi awal, Honda memastikan pemesanan Super-ONE tetap dibuka bagi konsumen yang berminat.
Capaian tersebut memperlihatkan bahwa selain model konvensional seperti Brio dan jajaran kendaraan hybrid, kendaraan listrik Honda juga mulai mendapat perhatian konsumen Indonesia.