www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Warga Bangkinang Waspada! Jejak Harimau Sumatera di Kawasan Jalan Lingkar Bangkinang
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Eks Ketua Bawaslu Inhil Dukung Usulan Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD
Senin, 16 Desember 2024 - 16:29:19 WIB
Mantan Ketua Bawaslu Inhil, M Dong (foto/Ayendra)
Mantan Ketua Bawaslu Inhil, M Dong (foto/Ayendra)

INHIL - Mantan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), M Dong merespon pernyataan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto tentang wacana Pemilihan Kepala Daerah dikembalikan proses pemilihannya di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Dikutip berbagai media, Presiden RI Prabowo Subianto melempar wacana kepala daerah seperti gubernur hingga bupati dan wali kota kembali dipilih oleh DPRD.

Ia menilai sebagaimana yang diterapkan di negara lain, sistem itu dinilai lebih efisien dan tak menelan banyak biaya.

"Saya lihat negara-negara tetangga kita efisien, Malaysia, Singapura, India, sekali milih anggota DPRD, sekali milih, ya sudah DPRD itulah yang milih gubernur, milih bupati," kata Prabowo di pidatonya di puncak perayaan HUT ke-60 Partai Golkar, Sentul, Kamis (12/12) malam.

Pasca terbitnya wacana tersebut, M Dong langsung menyatakan dukungannya terhadap langkah Presiden Prabowo yang menurutnya sangat solusi sekali di tengah keuangan daerah memerlukan penghematan besar-besaran.

Adapun alasan yang menjadi dasar pemikirannya pada dukungan tersebut, salah satunya adalah tingginya biaya penyelenggaraan pilkada langsung yang membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

"Saya sepakat kepala daerah dipilih DPRD. Terlalu mahal pilkada secara langsung," ujar M. Dong saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsAppnya, Jumat (13/12/2024).

Selain mahal dari segera penyelenggaraan, berapa banyak uang APBD yang tersedot dan mahal dari segi pelaksanaan dari peserta pilkada, M. Dong juga menyebut pemimpin terpilih berpeluang masuk dalam oligarki dan kapitalisme politik, demi memenangkan pilkada para calon rela mendapatkan dana dengan menghalalkan berbagai cara.

Ia juga menilai bahwa pilkada langsung saat ini terlalu mahal dan penuh dengan praktik politik uang yang merusak moralitas demokrasi.

Menurutnya pula, ditambah lagi para peserta pilkada juga mengeluarkan biaya besar untuk memenangkan kompetisi, yang sering kali melibatkan praktik tidak etis seperti politik uang.

"Alasan lainnya politik uang yang merajai pilkada langsung menggerus politik kita yang kurang bermoral yang mengarah kepada kapitalisme politik," tambahnya.

M. Dong juga menyoroti maraknya politik uang dalam pilkada langsung, yang seolah menjadi keharusan. Kondisi ini, menurutnya, berdampak pada hilangnya independensi kepala daerah terpilih.

"Susah kita berharap kepada pemimpin yang lahir dari genggaman kapitalisme dan oligarki politik," tegasnya.

"Melalui pilkada kita berharap terpilih pemimpin yang baik, tapi dengan praktek kapitalisme dan ologarki politik di pilkada langsung ini justru sebaliknya yang kita dapatkan, jauh panggang dari api, kita harus mengevaluasi ini semua demi daerah, bangsa, dan negara ini," lanjutnya.

Dalam pandangannya, mekanisme pemilihan kepala daerah melalui DPRD lebih sesuai dengan nilai-nilai demokrasi yang tercantum dalam Pancasila, khususnya sila keempat. "Kedaulatan rakyat sudah diwujudkan melalui pemilu legislatif. Sedangkan untuk memilih pemimpin daerah, bisa diwujudkan melalui permusyawaratan perwakilan di DPRD," jelasnya.

Ia menambahkan bahwa sistem pilkada langsung, meskipun mencerminkan kedaulatan rakyat secara langsung, tidak memberikan hasil yang diharapkan. Justru, praktik kapitalisme dan oligarki politik kerap merusak tujuan utama dari pilkada langsung tersebut. Oleh karena itu, ia mendukung wacana Presiden RI Prabowo Subianto kepala daerah seperti gubernur hingga bupati dan wali kota kembali dipilih DPRD.

Penulis: Ayendra
Editor: Riki



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Tim BBKSDA Riau datangi lokasi temuan jejak harimau sumatera di Jalan Lingkar Bangkinang, Kampar.(foto: mcr)Warga Bangkinang Waspada! Jejak Harimau Sumatera di Kawasan Jalan Lingkar Bangkinang
GR Yaris Rally2 menggila di Semarang.(foto: istimewa)Ryan Nirwan Tak Terkalahkan! TGRI Sapu Bersih Juara RC2 Sprint Rally 2026
DLH Rohil gelar rakor kejar Adipura 2026.(foto: afrizal/halloriau.com)Adipura 2026 Segera Dinilai, DLH Rohil Fokus Benahi 32 Titik Pantau
7 daerah di Riau masuk peta rawan penyelundupan narkoba.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)Narkoba dari Malaysia Jadi Ancaman, Polda Riau Petakan 7 Wilayah Pesisir
Jalan di Pekanbaru gelap dan rawan kecelakaan.(ilustrasi/int)Warga Rumbai Berulang Kali Keluhkan Jalan Siak II Gelap, DPRD Pekanbaru Segera Panggil Dishub
  PWI Pelalawan buka pendaftaran bakal calon ketua hingga 6 November 2026.(foto: andi/halloriau.com)PWI Pelalawan Buka Bursa Calon Ketua, UKW Madya Jadi Syarat Wajib
ist.Paguyuban yang Tergabung di FPK Riau Sukseskan Arak-arakan LAM Riau 
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/gemini AI/halloriau.com)196 Hotspot Terdeteksi di Sumatera, Dumai Catat Titik Panas Terbanyak di Riau Sore Ini
Progres Jalan Simpang MTQ Pekanbaru hampir rampung.(foto: tribunpekanbaru.com)Simpang MTQ Pekanbaru Masih Dibenahi, Ini Fasilitas yang Belum Rampung
Unri bidik lulusan siap kerja, sertifikasi kompetensi jadi bekal mahasiswa hadapi dunia industri (foto/int)Perkuat Kualitas Lulusan, UNRI Hadirkan LSP P1 dengan Enam Skema Sertifikasi Profesi
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved