www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Riau Terancam Asap Kiriman, Hotspot Sumatra Capai 3.734 Titik
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Kerugian Negara Diperkirakan Rp10 Triliun, Kejagung Belum Periksa Nanik S Deyang
Rabu, 30 September 2026 - 07:53:26 WIB
Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang.
Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang.

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkapkan hingga kini belum memeriksa mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang dalam penyidikan perkara dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna setelah penyidik melimpahkan berkas perkara sejumlah tersangka ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat, Selasa (29/9/2026).

Anang mengatakan, hingga proses pelimpahan berkas perkara dilakukan, penyidik belum memerlukan keterangan Nanik dalam penanganan perkara tersebut.

"Pertimbangan berdasarkan kewenangan penyidik menurut bagaimana kelengkapan, perlu atau tidaknya kan keterlibatan. Sampai saat ini belum," ujar Anang.

Dalam perkara tersebut, terdapat enam tersangka yang berkas perkaranya telah dilimpahkan ke Kejari Jakarta Pusat.

Mereka terdiri atas mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, dua mantan Wakil Kepala BGN yakni Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung.

“Tersangka DH selaku Kepala Badan Gizi Nasional periode bulan Agustus 2024 sampai dengan Juni 2026,” ujar Anang.

Tiga tersangka lainnya yakni Brigjen Lalu Muhammad Iwan Mahardan (LMI), yang menjabat Sekretaris Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN.

Kemudian Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review Glory Harimas Sihombing serta Asep Yusuf Somantri yang disebut sebagai kaki tangan Sony Sonjaya.

Dalam perkara tersebut, penyidik menduga terdapat kerugian negara yang nilainya mencapai sekitar Rp10 triliun. Angka tersebut berdasarkan hasil penghitungan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Kurang lebih 10 triliun. (Hasil perhitungan) BPKP,” kata Anang.

Penyidik menduga terdapat dua modus dalam perkara dugaan korupsi tersebut.

Modus pertama berkaitan dengan dugaan praktik jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah.

Dari praktik tersebut, Dadan dan pihak terkait diduga memperoleh uang hingga Rp1 miliar per hari dari mitra atau yayasan yang terafiliasi.

Selain itu, penyidik juga mengusut dugaan korupsi dalam pengadaan 21.801 unit sepeda motor listrik dengan nilai Rp1.035.515.297.908,02 melalui vendor PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT).

Tidak hanya itu, penyidik turut mengusut pengadaan 32.000 pasang sepatu, 31.994 unit tablet, serta 5.400 unit televisi berukuran 75 inci.

Penyidikan perkara tersebut masih berjalan, sementara enam tersangka yang berkas perkaranya telah dilimpahkan selanjutnya menjalani proses hukum pada tahap penuntutan di Kejari Jakarta Pusat.

Sumber: Suara


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ilustrasi asap dari provinsi tetangga mulai mengancam Provinsi Riau (foto/int)Riau Terancam Asap Kiriman, Hotspot Sumatra Capai 3.734 Titik
Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang.Kerugian Negara Diperkirakan Rp10 Triliun, Kejagung Belum Periksa Nanik S Deyang
Audensi perwakilan dosen ongoing dengan Wakil Menteri Kemendiktisaintek dan Kepala PPAPT beberapa waktu lalu. Mahasiswa program doktoral ini berharap beasiswa dari Kemendiktisaintek dapat direalisasikan karena bisa mengancam keberlanjtan studi para mahasiswa,Realisasi Anggaran Kemdiktisaintek Capai 68 Persen, Dosen S3 Ongoing Masih Tunggu Kepastian Pembiayaan
ist.PGN Raih Platinum Award InTechSEA 2026 atas Inovasi Dukung Transisi Energi
Oknum Ahli Waris klaim lapak di Pasar Simpang Baru Panam, Pekanbaru dan minta bayar jutaan.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Heboh Klaim Ahli Waris di Pasar Simpang Baru Panam, Pemko Pekanbaru: Ini Aset Pemerintah
  ilustrasi.Harga Solar Naik, Mobil Diesel Kini Lebih Sering Parkir di Garasi
Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni.APBD Perubahan Bengkalis 2026 Capai Rp3,578 Triliun, Ini Rincian Pendapatan dan Belanja
Walikota Pekanbaru Agung Nugroho melantik 63 pejabat Pemko Pekanbaru, terdiri dari camat, sekretaris camat, lurah, pejabat struktural dan fungsional.Agung Nugroho Lantik 63 Pejabat, Ada Camat, 29 Lurah hingga Pejabat Fungsional
Anggota DPRD Riau Eva Yuliana.DPRD Riau Soroti Kinerja BUMD, Eva Yuliana Beri Waktu hingga Akhir Tahun
Kabut asap kiriman selimuti Inhu.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Kembali Diselimuti Kabut Asap, BPBD Inhu: Bukan dari Kebakaran Lokal
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved