www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
31 SPBU Sumbar Kena Sanksi Manipulasi Scan Barcode, Begini Modusnya!
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


31 SPBU Sumbar Kena Sanksi Manipulasi Scan Barcode, Begini Modusnya!
Sabtu, 05 September 2026 - 21:42:28 WIB
SPBU manipulasi kode QR.(ilustrasi/int)
SPBU manipulasi kode QR.(ilustrasi/int)

JAKARTA - Sistem digitalisasi penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) melalui aplikasi Subsidi Tepat nyatanya masih rentan dibobol.

Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, sebuah fakta mengejutkan terungkap, sebanyak 31 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) terbukti melakukan praktik culas dan telah dijatuhi sanksi tegas oleh PT Pertamina Patra Niaga.

Darurat kebocoran kuota BBM subsidi ini bukan lagi sekadar kelalaian, melainkan indikasi manipulasi sistematis yang merampas hak masyarakat kecil.

Hasil investigasi lapangan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut mengungkap modus operandi yang terang-terangan melanggar Standar Operasional Prosedur (SOP).

Di Kabupaten Pesisir Selatan, misalnya, tim pengawas memergoki taktik 'kucing-kucingan' oknum SPBU.

Mulai dari pengisian BBM ke kendaraan bodong yang tidak sesuai peruntukannya, pemalsuan data pelat nomor kendaraan yang tak sinkron dengan QR Code, hingga aksi curang transaksi pemindaian (scan) barcode yang dilakukan secara berulang untuk mengeruk kuota lebih banyak.

Menyikapi temuan fatal ini, Vice President Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora menegaskan, pihaknya tidak akan memberi ruang bagi mafia BBM bersubsidi.

"Setiap temuan kami tindak lanjuti melalui pemeriksaan, pembinaan, maupun sanksi sesuai ketentuan," ucap Kitty.

"Kami ingin memastikan tidak ada praktik yang tidak sesuai yang pada akhirnya mengurangi hak masyarakat yang berhak menerima BBM Subsidi," tegasnya.

Sanksi administratif dan pemblokiran penyaluran nyatanya dianggap belum cukup untuk memberikan efek jera.

Dalam langkah yang lebih agresif dan kritis, Pertamina kini melakukan 'pengambilalihan' paksa manajemen SPBU bermasalah melalui skema Kerja Sama Operasi (KSO) bersama Pertamina Retail.

Sepanjang tahun 2026 saja, dua SPBU nakal di wilayah Sumbar telah dieksekusi untuk masuk ke dalam sistem KSO ini, sementara satu SPBU lainnya tengah dalam proses peralihan.

Secara kumulatif, sudah ada enam SPBU di Sumbar yang tata kelolanya langsung 'disetir' oleh Pertamina akibat rentetan pelanggaran masa lalu.

"Penindakan bukan menjadi akhir dari proses. Kami juga melakukan evaluasi dan penguatan tata kelola agar standar operasional, kepatuhan, dan kualitas pelayanan SPBU terus meningkat," sebutntya.

"Dengan demikian, ketepatan sasaran dapat berjalan beriringan dengan pelayanan yang baik kepada konsumen," sambungnya.

Langkah pembersihan SPBU nakal ini tidak dilakukan Pertamina sendirian. Mereka kini berkoordinasi ketat dengan aparat penegak hukum dari Polda Sumbar serta jajaran Pemerintah Provinsi setempat untuk menutup celah penyelundupan BBM di jalur logistik.

Di tengah pengetatan ini, Pertamina juga menantang partisipasi aktif masyarakat. Warga yang melihat indikasi penimbunan, pelangsir berulang, atau petugas SPBU yang melayani pembelian subsidi menggunakan jerigen tanpa izin, didesak untuk segera melaporkan kejahatan tersebut melalui saluran Pertamina Contact Center di nomor 135.

"Pertamina berkomitmen menjaga penyaluran BBM Subsidi agar tepat sasaran. Kami akan terus memperkuat pengawasan dan mengambil tindakan sesuai ketentuan apabila ditemukan pelanggaran," pungkasnya.

Sumber: detik.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
SPBU manipulasi kode QR.(ilustrasi/int)31 SPBU Sumbar Kena Sanksi Manipulasi Scan Barcode, Begini Modusnya!
Pemadaman karhutla di Pelalawan.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Nyaris 1.000 Hektare Hangus! Karhutla di Rantau Baru Pelalawan Sulit Ditaklukkan?
Karhutla di Rimbo Panjang, Kampar masih menyala.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Napas Sesak di Kampar! ISPU Sentuh Angka 106 Akibat Bara Tersembunyi di Lahan Rimbo Panjang
Seorang pria di Rohul jadi tersangka Karhutla.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Babat dan Bakar 4 Hektare Hutan, Pria di Rohul Jadi Tersangka
Pemadaman karhutla di Riau.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Bukan Sekadar Panas, 12 Titik di Riau Ini Punya Level Confidence Tertinggi untuk Jadi Bencana Api
  Diskon tarif Tol Pekanbaru berakhir besok.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Awas Zonk! Diskon 10 Persen Tol Riau Akhir Pekan Ini Punya Syarat Ketat, Cek Rutenya
Jadwal MotoGP San Marino 2026.(foto: int)Musim Penuh Kejutan! Siapa Penakluk Sirkuit Misano Tahun Ini? Cek Jadwal MotoGP San Marino 2026
Kota Pekanbaru diselimuti kabut asap kiriman.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Lagi-lagi Jadi Korban Asap Kiriman, Warga Pekanbaru Diminta Kurangi Aktivitas Luar
Antrean di SPBU akibat minim stok BBM.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Riau Minta Tambahan 199 Ribu KL Pertalite-Solar, Sayangnya Masih Digantung Pusat
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/AI/halloriau.com)Ribuan Titik Panas Membara di Sumatera Sore Ini, Inhu dan Inhil Terparah di Riau
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Kabut Asap Tebal Sesakkan Dada Warga Pekanbaru
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved