www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


KPK Kejar Jejak 2.000 Dolar Singapura dari Amplop Suap Suhardiman ke Menhut
Minggu, 16 Agustus 2026 - 07:16:00 WIB
Bupati Kuansing nonaktif, Suhardiman Amby dan Menhut, Raja Juli Antoni.(foto: int)
Bupati Kuansing nonaktif, Suhardiman Amby dan Menhut, Raja Juli Antoni.(foto: int)

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan aliran dana dalam kasus suap terkait pelepasan kawasan hutan di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Penyidik kini menelusuri keberadaan selisih 2.000 dolar Singapura dari uang yang sebelumnya diberikan Bupati Kuansing nonaktif Suhardiman Amby kepada Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, sejumlah saksi telah diperiksa penyidik pada Jumat (14/8/2026) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Mereka yakni mantan Penjabat Sekretaris Daerah Pemkab Kuansing Fahdiansyah, pihak swasta Novianti, Koordinator Kelompok Kerja Wilayah Sumatera Direktorat Pengukuhan Kawasan Hutan Kementerian Kehutanan Rama Andre Nugroho, serta Ketua DPRD Kuansing Juprizal.

"Penyidik melakukan pendalaman terkait dugaan pemberian sejumlah uang kepada pihak Kemenhut dan pengembaliannya," kata Budi kepada wartawan, Sabtu (15/8/2026).

Sementara itu, Kepala Cabang PT Clipan Finance Indonesia Pekanbaru Petdri Utama tidak memenuhi panggilan pemeriksaan. KPK akan menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap yang bersangkutan.

KPK Telusuri Selisih 2.000 Dolar Singapura

Kasus tersebut juga menyisakan pertanyaan mengenai selisih uang dalam amplop yang diberikan Suhardiman kepada Raja Juli.

Suhardiman diketahui memberikan amplop berisi 14.000 dolar Singapura kepada Raja Juli saat bertemu pada 2 Juni 2026. Namun, uang yang kemudian dikembalikan melalui pihak kementerian berjumlah sekitar 12.000 dolar Singapura.

Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein mengatakan, penyidik masih menelusuri keberadaan selisih 2.000 dolar Singapura tersebut.

"Jadi masih ditelusuri 2 ribu itu ada di pihak mana," ujar Taufik.

Menurut Taufik, penyidik juga menemukan fakta bahwa uang yang digunakan untuk pemberian tersebut diduga dikumpulkan Suhardiman melalui pemerasan terhadap para petani Koperasi Unit Desa (KUD) secara berjenjang.

KPK memastikan proses penelusuran aliran dana akan terus dilakukan berdasarkan alat bukti yang diperoleh penyidik.

Ketua DPRD Kuansing Diperiksa Tujuh Jam

Dalam proses penyidikan, Ketua DPRD Kuansing Juprizal juga menjalani pemeriksaan selama sekitar tujuh jam.

Usai diperiksa, Juprizal enggan memberikan banyak keterangan kepada wartawan. Ia menyerahkan penjelasan kepada kuasa hukumnya.

"Belum. Sama pengacara saja," kata Juprizal singkat.

Saat ditanya mengenai keberadaan selisih 2.000 dolar Singapura, Juprizal mengaku tidak mengetahuinya.

"Saya belum, enggak, enggak tahu. Enggak tahu saya," ujarnya.

Juprizal juga membantah tudingan bahwa dirinya terlibat dalam proses penukaran uang yang dikumpulkan dari para petani ke dalam mata uang asing.

"Tidak, tidak," katanya.

KPK Dalami Dugaan Aliran Dana ke Pejabat Kemenhut

Selain dugaan pemberian uang kepada Raja Juli, KPK juga mendalami dugaan aliran dana kepada pejabat lain di lingkungan Kementerian Kehutanan.

Penyidik sebelumnya menemukan indikasi adanya pemberian uang sebesar 12.500 dolar Singapura kepada pejabat Kemenhut pada Mei 2026, atau sekitar satu bulan sebelum Suhardiman bertemu Raja Juli.

Temuan tersebut menjadi bagian dari pendalaman KPK untuk mengungkap pola dan pihak-pihak yang diduga menerima aliran dana dalam perkara tersebut.

KPK juga telah menolak laporan penolakan gratifikasi yang sebelumnya disampaikan Raja Juli. Laporan tersebut ditolak karena pemberian uang yang dilaporkan telah menjadi bagian dari perkara yang sedang ditangani KPK setelah operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Suhardiman.

Saat ditanya mengenai polemik selisih uang dalam amplop tersebut, Raja Juli tidak memberikan penjelasan. Ia justru mengarahkan pembicaraan kepada agenda reforma agraria yang sedang diikutinya.

"Kita ngomongin reforma agraria hari ini," ujar Raja Juli sebelum meninggalkan lokasi.

Sumber: Tribunnews


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ketua DPW Aliansi Merah Putih, Eko Wibowo (foto/ist)Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Ist.BKawan BRK Syariah Dekatkan Layanan Keuangan ke Masyarakat Kepulauan Karimun
Tersangka SS saat diamankan di Mapolres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Diduga 4 Kali Cabuli Bocah, Seorang Karyawan di Pangkalan Kuras Dibui
Wakil Bupati Pelalawan, Husni Thamrin meninjau kesiapan personel Satlantas Polres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Bukan Sekadar Tilang, Ini Fokus Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 di Pelalawan
Tim FP GCN RPP melakukan pelatihan cara penggunaan dan jenis-jenis APAR serta pembuatan jalur evakuasi darurat kepada Tenaga Pengajar dan Peserta Didik SDN 02 Desa Kudap.GCN Latih Guru SDN 02 Kudap Gunakan APAR untuk Antisipasi Kebakaran
  Skuad PSPS Pekanbaru.(foto: mcr)PSPS Pekanbaru Gugat Denda Rp20 Juta dari PSSI, Ini Alasan Keberatannya
Marc Marquez.(foto: int)Marc Marquez Unggul 10 Poin, Tardozzi Ingatkan Ancaman Martin dan Bezzecchi
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri.(foto: int)Jalan Rusak dan Banjir Prioritas APBD Pekanbaru 2027, Ini Program Lain yang Disiapkan
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(foto: infografis/halloriau.com)Hujan Seharian, Riau Nihil Hotspot! BMKG Catat 108 Titik Panas di Sumatera Sore Ini
Honda Bikers Day 2026 di Ambarawa diikuti 32.214 bikers dari seluruh Indonesia. 32.214 Bikers Honda Satukan Semangat Persaudaraan dalam Honda Bikers Day 2026
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved