www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
BAIC T1 Segera Dirakit di Indonesia, Produsen Minta Relaksasi Aturan TKDN
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Jejak PETI Ditelusuri, Polisi Geledah Toko Emas di Kampar
Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:09:05 WIB
Toko emas di Kampar digeledah polisi terkait PETI.(foto: mcr)
Toko emas di Kampar digeledah polisi terkait PETI.(foto: mcr)

PEKANBARU - Penanganan kasus Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Riau mulai diarahkan tidak hanya kepada aktivitas penambangan ilegal, tetapi juga ke jalur peredaran hasil tambang.

Tim Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Riau menggeledah Toko Emas Syafira di Jalan Pasir Putih, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Selasa (11/8/2026).

Penggeledahan tersebut merupakan pengembangan penyidikan kasus dugaan PETI yang sebelumnya diungkap polisi di Desa Sungai Paku, Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuansing.

Dari toko tersebut, penyidik mengamankan ratusan gram perhiasan emas dengan berbagai model yang diduga berkaitan dengan hasil pertambangan ilegal.

Polisi juga membawa sejumlah peralatan yang diduga digunakan dalam proses pengolahan atau peleburan emas.

Dir Reskrimsus Polda Riau, Kombes Pol Ade Kuncoro mengatakan, langkah tersebut dilakukan untuk menelusuri kemungkinan adanya hubungan antara aktivitas PETI dengan pihak yang menerima atau memperdagangkan hasil tambang ilegal.

“Penggeledahan ini merupakan pengembangan perkara dugaan tindak pidana di bidang pertambangan mineral dan batubara atau PETI yang kami lakukan di Singingi Hilir,” kata Ade Kuncoro.

Penggeledahan di Kampar dilakukan setelah penyidik mengembangkan temuan dari penindakan aktivitas PETI di wilayah Singingi Hilir, Kuansing.

Sebelum melakukan penggeledahan, penyidik telah mengantongi surat izin penggeledahan dari Ketua Pengadilan Negeri (PN) Bangkinang. Dengan dasar tersebut, petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap Toko Emas Syafira.

Barang bukti yang diamankan tidak hanya berupa perhiasan emas. Polisi juga menemukan peralatan yang diduga berkaitan dengan proses pembakaran dan pengolahan emas.

Di antaranya terdapat alat pompa bakar emas, alat pengaduk emas atau tembikar, serta sejumlah perlengkapan lainnya.

Penyidik juga menyita uang tunai senilai puluhan juta rupiah, satu buku tabungan Bank BRI, serta buku pencatatan transaksi penjualan yang mencakup periode 2025 hingga 2026.

Dokumen tersebut dinilai penting dalam proses penyidikan karena dapat membantu polisi menelusuri transaksi dan pergerakan emas yang diduga berkaitan dengan perkara PETI.

Dengan mengamankan catatan penjualan dan perangkat pendukung lainnya, penyidik berpeluang memetakan hubungan antara sumber emas, pihak yang membeli, hingga jalur distribusinya.

Ade menegaskan, seluruh barang yang diamankan akan diperiksa lebih lanjut sebagai bagian dari proses penyidikan.

“Penggeledahan ini merupakan komitmen Polda Riau mengungkap kasus kejahatan lingkungan hingga ke penadah emas hasil PETI,” pungkasnya.

Sumber: mediacenter.riau.go.id


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Pabrik BAIC.(foto: int)BAIC T1 Segera Dirakit di Indonesia, Produsen Minta Relaksasi Aturan TKDN
Skuad PSPS Pekanbaru.(foto: int)PSPS Pekanbaru Bakal Hadapi Persela di Surajaya? Ini Kabar Terbarunya
Pemadaman karhutla.(ilustrasi/int)Karhutla Belum Usai, Titik Api Baru Bakar Lahan Warga di Penyaguhan Inhu
RITEX 2026 buka peluang bisnis pariwisata Riau ke pasar nasional dan internasional (foto/riki)RITEX 2026 Buka Peluang Bisnis Pariwisata Riau ke Pasar Internasional
Kabut asap selimuti Kota Pekanbaru.(ilustrasi/int)Kualitas Udara Memburuk, PDPI Riau Ingatkan Warga Pekanbaru soal Bahaya Paparan Asap
  26 ton garam disemai untuk basahi lahan Riau.(ilustrasi/int)Enam Helikopter Siaga, OMC Riau Terus Digeber Tekan Karhutla
RSD Madani Pekanbaru digeledah polisi terkait dugaan korupsi.(foto: int)7 Jam Geledah RSD Madani Pekanbaru, Polda Riau Sita 323 Dokumen Terkait Dugaan Korupsi
Menu MBG sup ayam di Kampar diduga racuni ratusan siswa dan guru.(ilustrasi/int)Diskes Kampar Telusuri Menu Sup Ayam MBG yang Diduga Racuni 151 Siswa dan Guru di Tapung Hulu
Dua orang jadi tersangka kasus karhutla di Bengkalis.(illustrasi/int)Kasus Kebakaran Lahan di Desa Damai Bengkalis, 2 Orang Jadi Tersangka
Toyota Raih 6.175 SPK di GIIAS 2026.(foto: istimewa)Innova Zenix Hybrid Mendominasi, Toyota Bukukan 6.175 SPK di GIIAS 2026
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved