www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


KPK Bongkar Dugaan Aliran Dana 'Jatah Preman', SF Hariyanto Diperiksa Terkait Uang Sitaan
Selasa, 28 Juli 2026 - 12:03:56 WIB
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.

PEKANBARU – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami temuan uang tunai dalam pecahan rupiah dan dolar Singapura (SGD) yang disita dari rumah dinas Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto. Uang tersebut diduga berkaitan dengan penyidikan kasus dugaan korupsi pemerasan anggaran di Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR PKPP) Provinsi Riau.

Dalam perkara ini, KPK sebelumnya telah menetapkan Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid, sebagai tersangka.

Sebagai bagian dari proses penyidikan, KPK memeriksa SF Hariyanto bersama sejumlah saksi di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Riau pada Senin (27/7/2026).

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan pemeriksaan terhadap SF Hariyanto difokuskan pada pendalaman asal-usul uang yang ditemukan saat penggeledahan. Dalam perkara ini, SF Hariyanto diperiksa dalam kapasitasnya sebagai Wakil Gubernur Riau saat dugaan tindak pidana korupsi tersebut terjadi.

"KPK menjadwalkan pemeriksaan saksi-saksi dalam dugaan tindak pidana korupsi terkait anggaran proyek di Dinas PUPR PKPP Provinsi Riau. Dalam pemeriksaan kali ini, penyidik melakukan pendalaman terhadap SFH berkaitan dengan uang-uang yang ditemukan saat dilakukan penggeledahan," ujar Budi dalam keterangannya, Selasa (28/7/2026).

Selain SF Hariyanto, penyidik juga memeriksa ajudan Gubernur Riau, Rafii, untuk mendalami informasi terkait dugaan penerimaan uang oleh Abdul Wahid.

Sementara itu, dua saksi lainnya, yakni ajudan Dahri Iskandar dan anggota DPRD Provinsi Riau dari Fraksi PKB, Siti Aisyah, tidak memenuhi panggilan pemeriksaan.

KPK juga masih mengonfirmasi kehadiran dua saksi lainnya, yakni Komisaris KPID Riau periode 2021–2025 Bambang Suwarno dan pengemudi Gubernur Riau, Febri Ramadani.

KPK Telusuri Dugaan Aliran Dana

Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari upaya KPK mengungkap dugaan praktik pemerasan anggaran yang diduga melibatkan Abdul Wahid bersama sejumlah pihak.

Penyidik menduga terdapat permintaan fee proyek sebesar lima persen atau sekitar Rp7 miliar dari nilai penambahan anggaran Dinas PUPR PKPP Provinsi Riau.

Dalam proses penyidikan, KPK juga menelusuri dugaan adanya istilah "jatah preman" yang disebut-sebut digunakan untuk menyebut pungutan tersebut, serta sandi "7 batang" yang diduga dipakai dalam komunikasi terkait perkara.

Budi Prasetyo menegaskan, penyidik memandang temuan uang rupiah maupun dolar Singapura di rumah dinas SF Hariyanto sebagai bagian dari rangkaian penyidikan yang masih terus didalami untuk mengetahui keterkaitannya dengan perkara dugaan korupsi tersebut.

KPK hingga kini masih terus mengembangkan penyidikan guna mengungkap aliran dana, pihak-pihak yang terlibat, serta asal-usul barang bukti yang telah disita.

Sumber: Tribunnews


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ketua DPW Aliansi Merah Putih, Eko Wibowo (foto/ist)Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Ist.BKawan BRK Syariah Dekatkan Layanan Keuangan ke Masyarakat Kepulauan Karimun
Tersangka SS saat diamankan di Mapolres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Diduga 4 Kali Cabuli Bocah, Seorang Karyawan di Pangkalan Kuras Dibui
Wakil Bupati Pelalawan, Husni Thamrin meninjau kesiapan personel Satlantas Polres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Bukan Sekadar Tilang, Ini Fokus Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 di Pelalawan
Tim FP GCN RPP melakukan pelatihan cara penggunaan dan jenis-jenis APAR serta pembuatan jalur evakuasi darurat kepada Tenaga Pengajar dan Peserta Didik SDN 02 Desa Kudap.GCN Latih Guru SDN 02 Kudap Gunakan APAR untuk Antisipasi Kebakaran
  Skuad PSPS Pekanbaru.(foto: mcr)PSPS Pekanbaru Gugat Denda Rp20 Juta dari PSSI, Ini Alasan Keberatannya
Marc Marquez.(foto: int)Marc Marquez Unggul 10 Poin, Tardozzi Ingatkan Ancaman Martin dan Bezzecchi
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri.(foto: int)Jalan Rusak dan Banjir Prioritas APBD Pekanbaru 2027, Ini Program Lain yang Disiapkan
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(foto: infografis/halloriau.com)Hujan Seharian, Riau Nihil Hotspot! BMKG Catat 108 Titik Panas di Sumatera Sore Ini
Honda Bikers Day 2026 di Ambarawa diikuti 32.214 bikers dari seluruh Indonesia. 32.214 Bikers Honda Satukan Semangat Persaudaraan dalam Honda Bikers Day 2026
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved