www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


BBKSDA Riau Pasang Box Trap Usai Harimau Sumatera Terkam 2 Warga Desa Sungai Ara
Senin, 13 Juli 2026 - 18:57:29 WIB
Box trap dipasang untuk tangkap harimau Sumatera yang terkam warga Desa Sungai Ara.(foto: mcr)
Box trap dipasang untuk tangkap harimau Sumatera yang terkam warga Desa Sungai Ara.(foto: mcr)

PEKANBARU – Teror di Kabupaten Pelalawan kembali memakan korban jiwa. Setelah seorang bocah berusia 12 tahun tewas diterkam awal pekan lalu, kini seorang pekerja hutan tanaman industri (HTI), Eko Prasetyo (29), ditemukan meninggal dunia usai diduga diserang oleh Harimau Sumatera di Desa Sungai Ara.

Peristiwa tragis itu terjadi pada Jumat (10/7/2026) malam di area camp kedua yang berjarak sekitar 6,5 kilometer dari lokasi serangan sebelumnya.

Insiden ini memperkuat kekhawatiran meningkatnya konflik antara manusia dan Harimau Sumatera di kawasan tersebut.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Laskar Jaya Permananmenjelaskan, korban diduga diserang ketika keluar dari camp pada malam hari.

"Korban diduga diterkam harimau saat keluar dari camp pada malam hari," ujar Laskar Jaya Permana, Senin (13/7/2026).

Korban baru ditemukan keesokan harinya dalam kondisi meninggal dunia. Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, korban mengalami luka serius pada bagian leher dan kedua kaki.

"Sebagian tubuh korban juga telah dimangsa harimau," ungkapnya.

Merespons kejadian tersebut, BBKSDA Riau langsung mengintensifkan upaya mitigasi untuk mencegah jatuhnya korban berikutnya.

Dua kandang jebak dipasang di sekitar lokasi kejadian sebagai langkah menangkap Harimau Sumatera yang diduga bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Hasil identifikasi awal dari tim mitigasi menunjukkan adanya dugaan kuat bahwa satwa yang menyerang Eko merupakan individu yang sama dengan pelaku serangan terhadap bocah berusia 12 tahun beberapa hari sebelumnya.

Harimau tersebut diperkirakan berjenis kelamin jantan dengan usia sekitar tiga tahun.

"Kesimpulan sementara diperoleh dari hasil pemeriksaan jejak di lapangan yang memiliki ukuran dan karakteristik yang sama. Namun, identifikasi masih terus dilakukan untuk memastikan apakah benar individu yang sama," jelas Laskar.

Sebelumnya, pada Selasa (7/7/2026) dini hari, seorang anak berinisial JZ (12) menjadi korban pertama dalam rangkaian serangan di kawasan HTI Desa Sungai Ara.

Saat itu, korban sedang menunggu kakaknya mencuci piring di kamar mandi belakang camp pekerja. Tiba-tiba terdengar suara teriakan yang mengundang kepanikan penghuni camp.

Korban kemudian ditemukan sekitar 10 meter dari lokasi camp dengan luka berat di bagian leher.

Meski sempat dilarikan ke fasilitas kesehatan, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.

Dua serangan yang terjadi dalam rentang waktu kurang dari sepekan ini menjadi perhatian serius BBKSDA Riau.

Selain pemasangan kandang jebak, pemantauan intensif terus dilakukan untuk memastikan identitas harimau sekaligus mencegah potensi serangan lanjutan terhadap pekerja maupun masyarakat di sekitar kawasan hutan.

Sumber: mediacenter.riau.go.id


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ketua DPW Aliansi Merah Putih, Eko Wibowo (foto/ist)Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Ist.BKawan BRK Syariah Dekatkan Layanan Keuangan ke Masyarakat Kepulauan Karimun
Tersangka SS saat diamankan di Mapolres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Diduga 4 Kali Cabuli Bocah, Seorang Karyawan di Pangkalan Kuras Dibui
Wakil Bupati Pelalawan, Husni Thamrin meninjau kesiapan personel Satlantas Polres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Bukan Sekadar Tilang, Ini Fokus Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 di Pelalawan
Tim FP GCN RPP melakukan pelatihan cara penggunaan dan jenis-jenis APAR serta pembuatan jalur evakuasi darurat kepada Tenaga Pengajar dan Peserta Didik SDN 02 Desa Kudap.GCN Latih Guru SDN 02 Kudap Gunakan APAR untuk Antisipasi Kebakaran
  Skuad PSPS Pekanbaru.(foto: mcr)PSPS Pekanbaru Gugat Denda Rp20 Juta dari PSSI, Ini Alasan Keberatannya
Marc Marquez.(foto: int)Marc Marquez Unggul 10 Poin, Tardozzi Ingatkan Ancaman Martin dan Bezzecchi
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri.(foto: int)Jalan Rusak dan Banjir Prioritas APBD Pekanbaru 2027, Ini Program Lain yang Disiapkan
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(foto: infografis/halloriau.com)Hujan Seharian, Riau Nihil Hotspot! BMKG Catat 108 Titik Panas di Sumatera Sore Ini
Honda Bikers Day 2026 di Ambarawa diikuti 32.214 bikers dari seluruh Indonesia. 32.214 Bikers Honda Satukan Semangat Persaudaraan dalam Honda Bikers Day 2026
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved