www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
UIR Sabet Juara Umum LTMI 2026 Tingkat LLDIKTI XVII, Borong Gelar di Berbagai Cabang
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Nenek Gajah Sumatra Berusia 60 Tahun Bertahan di Rimba Pelalawan, Kondisinya Jauh Lebih Sehat
Senin, 06 Juli 2026 - 18:15:02 WIB
Gajah betina berumur 60 tahun ini pilih jalani hidup sebagai petualang rimba mandiri di hutan Riau (foto/ist)
Gajah betina berumur 60 tahun ini pilih jalani hidup sebagai petualang rimba mandiri di hutan Riau (foto/ist)

PELALAWAN – Di tengah rimbunnya hutan tanaman industri Estate Ukui, Kabupaten Pelalawan, hidup seekor Gajah Sumatra (Elephas maximus sumatranus) betina yang menjadi perhatian para pegiat konservasi. Usianya diperkirakan telah mencapai 60 tahun, usia yang tergolong sangat tua bagi gajah liar. Meski hidup seorang diri sebagai gajah soliter, satwa dilindungi ini masih mampu bertahan di habitat alaminya.

Belum lama ini, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bersama PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) kembali turun ke lapangan untuk memantau sekaligus memastikan kondisi kesehatan sang "nenek" gajah tetap terjaga.

Pemeriksaan kali ini menjadi lanjutan dari upaya penyelamatan yang dilakukan pada Juli 2025. Saat itu, kondisi gajah betina tersebut sangat memprihatinkan. Tubuhnya kurus, mengalami dehidrasi berat, gangguan pencernaan akut hingga prolapsus ani atau keluarnya bagian usus melalui anus.

Setelah menjalani perawatan intensif selama setahun terakhir, kondisinya kini menunjukkan perubahan yang menggembirakan. Bahkan, tim medis dibuat terkejut dengan daya tahan tubuh dan semangat hidup gajah tua tersebut.

Saat tim medis BBKSDA Riau yang dipimpin drh. Rini Deswita mendekat untuk melakukan pemeriksaan, sang gajah justru menunjukkan naluri liarnya. Ia terlihat lincah, agresif, dan beberapa kali memperlihatkan sikap defensif terhadap kehadiran manusia.

Bahkan, selama proses pembiusan ringan berlangsung, gajah itu tetap berdiri tegak dan tidak mudah roboh, memperlihatkan stamina yang masih sangat baik meski usianya sudah senja.

1000340063.jpg

Kepala Balai Besar KSDA Riau, Supartono, mengaku bersyukur melihat perkembangan kesehatan satwa langka tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan terbaru, berat badan gajah kini diperkirakan mencapai 2.600 kilogram, dengan lingkar dada 340 sentimeter dan tinggi badan sekitar 230 sentimeter.

"Skor kondisi tubuhnya kini masuk dalam kategori sedang yang proporsional, serta bersih tanpa adanya luka fisik atau cedera baru," ujar Supartono, Senin (6/7/2026).

Meski kondisi fisiknya jauh lebih baik, tim medis menemukan sejumlah perubahan biologis yang memang lazim dialami gajah berusia lanjut. Salah satunya adalah anismus atau melemahnya fungsi otot anus.

Kondisi tersebut menyebabkan feses kerap menggantung dan menimbulkan aroma tidak sedap dari tubuhnya. Bau inilah yang sebelumnya sempat membuat warga sekitar kebun mengira sang gajah tengah menderita sakit parah.

Selain itu, kemampuan mengunyahnya juga mulai menurun. Gigi-gigi gajah telah mengalami keausan sehingga proses pencernaan pakan berserat tinggi tidak lagi berlangsung optimal. Akibatnya, feses yang dihasilkan cenderung kasar dan sesekali disertai diare.

Meski demikian, naluri bertahan hidup satwa ini masih sangat kuat. Untuk menyesuaikan kondisi tubuhnya, gajah tua tersebut secara alami memilih mencari makanan yang lebih lunak di sekitar kawasan kebun masyarakat, seperti ubi kayu, batang pisang, rumput segar hingga tanaman sawit muda.

"Guna menyokong sisa energinya di usia tua, tim medis langsung memberikan terapi suportif berupa obat-obatan penguat dan cairan infus untuk menjaga kestabilan fisiologisnya," jelasnya.

Supartono menegaskan, penurunan fungsi organ merupakan bagian dari proses penuaan yang alami. Selama nafsu makan tetap baik, kondisi tubuh stabil, dan tidak mengalami stres, peluang sang "nenek" gajah untuk terus bertahan hidup di habitatnya masih sangat besar.

Aksi pemantauan dan pemeriksaan berkala ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian satwa liar yang dilindungi.

Di akhir kesempatan, Kepala BBKSDA Riau mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga habitat gajah, menolak segala bentuk perburuan liar, serta segera memanfaatkan layanan call center resmi BBKSDA apabila menemukan satwa liar yang membutuhkan pertolongan medis darurat di lapangan.

Editor: Riki


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
ist.UIR Sabet Juara Umum LTMI 2026 Tingkat LLDIKTI XVII, Borong Gelar di Berbagai Cabang
PSPS Pekanbaru siapkan kejutan musim baru dan bidik tiket promosi ke Liga 1 (foto/int)Target Promosi Liga 1, PSPS Pekanbaru Rombak Besar Tim dan Siapkan Pemain Baru
Ilustrasi BMKG sebut enam daerah berpotensi diguyur hujan lebat (foto/int)Warga Riau Diminta Waspada, Hujan Disertai Petir Berpotensi Mengguyur hingga Malam
Anugerah Adinata Syariah 2026.Riau Borong 6 Penghargaan Anugerah Adinata Syariah 2026, Juara Nasional Nilai Ekspor Halal
Mayoritas orang masih andalkan Gen X saat ban bocor.(ilustrasi/int)Survei Global Ungkap Kemampuan Gen Z Paling Diragukan Saat Ganti Ban Bocor
  Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, M.Si (foto/ist)Bupati Afni Tegaskan Setiap Rupiah APBD Siak Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Ilustrasi Riau terpantau muncul satu hotspot (foto/int)Riau Masih Aman, BMKG Deteksi Hotspot di Sumatera Capai 209 Titik
Camat Sail, Media Nova membuka kegiatan sosialisasi produk BRK Syariah yang digelar Unit BRK Syariah Pekanbaru Jalan Riau di Aula Kantor Camat Sail, Senin (6/7/2026).Camat Sail Ajak ASN Gunakan Produk BRK Syariah, Langsung Buka Tabungan Haji Bersama Keluarga
Walikota Pekanbaru Agung Nugroho.Musim Kemarau Datang, Pekanbaru Tetapkan Siaga Darurat Karhutla, Warga Diminta Stop Bakar Lahan
All New Honda Vario Evo 160.(foto: int)Capella Optimistis Penjualan Honda di Riau Terus Naik, Motor Matic Jadi Andalan
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved