www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Jadi Saksi di Sidang, UAS Ungkap Dugaan Ancaman terhadap Abdul Wahid
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Korban Sempat Kirim Foto dan Minta Tolong
Rampok Sadis Tusuk Kasir Perusahaan Sawit di Jalintim Pelalawan, Rp76 Juta Raib
Kamis, 18 Juni 2026 - 15:07:01 WIB
Rampok sadis di Jalintim Pelalawan, pelaku tega tusuk kasir perempuan (foto/tribunpku)
Rampok sadis di Jalintim Pelalawan, pelaku tega tusuk kasir perempuan (foto/tribunpku)

PELALAWAN — Sebuah aksi perampokan brutal mengguncang kantor PT Malika Putri Tunggal (MPT) di Jalan Lintas Timur (Jalintim) KM 43, Desa Kiyap Jaya, Kecamatan Bandar Seikijang, Pelalawan. Seorang kasir perempuan menjadi korban keganasan pelaku tunggal yang tega menghujani tubuhnya dengan puluhan tusukan demi menggasak uang puluhan juta rupiah.

Peristiwa mencekam ini terjadi pada Rabu (17/6/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Korban diketahui bernama Putriani Tamba (25), warga Desa Kasikan, Kabupaten Kampar, yang bekerja sebagai bagian administrasi atau kasir di perusahaan Surat Pengantar Buah (SPB) Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit tersebut.

Aksi keji pelaku yang terekam jelas oleh kamera CCTV ini menyisakan kengerian mendalam. Lantai ruang kasir berubah menjadi pemandangan mengerikan yang penuh dengan ceceran darah.

"TKP merupakan kantor pembayaran SPB TBS milik PT MPT. Kejadian berlangsung sekitar pukul 17.00 wib. Korbannya seorang perempuan pekerja di perusahaan itu," ujar Kapolres Pelalawan, AKBP John Louis Letedara SIK, Kamis (18/6/2026).

Dramatisnya, sesaat setelah diserang secara membabi buta menggunakan benda tajam dan tumpul, korban yang terluka parah masih sempat meraih ponselnya. Dalam kondisi bersimbah darah, Putriani mengirimkan sebuah foto selfie yang memperlihatkan wajahnya penuh darah kepada rekan kerjanya, Agung Pratama (22) dan Harun Efendi (30), yang saat itu sedang berada di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Sri Indrapura Sawit Lestari (SISL).

Bersama foto mengerikan tersebut, sebuah pesan singkat yang menyayat hati dikirimkan korban: "tolong gung, aku mau dibunuh orang".

Mendapat pesan darurat itu, Agung dan Harun langsung memacu kendaraan menuju kantor. Setibanya di lokasi, mereka mendapati pintu kantor tertutup rapat. Karena diselimuti rasa takut, mereka tidak berani langsung mendobrak masuk sendirian.

"Saksi menghubungi warga sekitar dan kemudian mereka masuk bersama-sama ke dalam kantor," kata John Louis Letedara.

Saat pintu berhasil dibuka, pemandangan memilukan tersaji di depan mata. Pintu ruang kasir sudah menganga, darah segar berserakan di lantai, dan korban ditemukan dalam posisi terduduk dengan kepala terbaring di atas meja—setengah sadar dan berlumuran darah di sekujur tubuhnya.

Kapolres Pelalawan mengungkapkan bahwa pelaku bertindak sangat sadis dan tidak berperikemanusiaan. Korban menderita luka yang sangat kritis di beberapa bagian vital tubuhnya.

"Korban mengalami luka tusuk benda tajam, kurang lebih 22 tusukan. Tersebar di bagian kepala, perut, dan bagian pundak," tambah Kapolres John Louis.

Warga dan rekan kerja korban langsung melarikan Putriani ke rumah sakit terdekat untuk menyelamatkan nyawanya, sembari melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pelalawan.

Berdasarkan hasil olah TKP dan penyelidikan awal, pelaku yang diduga merupakan **seorang pria tak dikenal** berhasil menggasak uang tunai operasional perusahaan sebesar **Rp76.184.860** dari dalam ruangan kasir.

Saat ini, Tim Satreskrim Polres Pelalawan telah memasang garis polisi (*police line*), mengamankan barang bukti, serta menyita rekaman CCTV guna mengidentifikasi wajah pelaku.

"Saat ini sedang pengejaran terduga pelaku. Anggota sudah di lapangan, mudah-mudahan segera ditangkap," pungkas John Louis.

Sumber: Tribunpekanbaru


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
UAS jadi saksi di sidang lanjutan untuk meringankan Abdul Wahid di PN Pekanbaru.(foto: meri/halloriau.com)Jadi Saksi di Sidang, UAS Ungkap Dugaan Ancaman terhadap Abdul Wahid
Rida K Liamsi.Dugaan Penggelapan Puluhan Miliar Rupiah, Berkas Rida K Liamsi Resmi Diserahkan ke Jaksa
Bupati Kuansing, Suhardiman Amby menerima WTP dari BPK RI Riau.(foto: ultra/halloriau.com)15 Kali Beruntun Raih WTP, Kuansing Perkuat Reputasi Tata Kelola Keuangan Daerah
Rampok sadis di Jalintim Pelalawan, pelaku tega tusuk kasir perempuan (foto/tribunpku)Rampok Sadis Tusuk Kasir Perusahaan Sawit di Jalintim Pelalawan, Rp76 Juta Raib
Ilustrasi harga emas Antam di Pekanbaru merosot hari ini (foto/riki)Harga Emas Antam di Pekanbaru Anjlok Rp30 Ribu per Gram, Buyback Ikut Turun
  Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)Dumai Satu-satunya Lokasi Hotspot di Riau Sore ini, Berikut Sebaran 25 Titik Panas di Sumatera
Puluhan santri Rohil rayakan khatam Al-Qur’an di Bagansiapiapi.(foto: afrizal/halloriau.com)Generasi Qurani Rohil Bertambah, MDTA Baiturrahmah Wisuda 121 Santri
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Nurul Ikhsan (foto/int)Wako Turun Langsung Tertibkan Kabel Optik, Nurul: Harus Ditindaklanjuti Secara Kontinu
UAS saat masuk ruang sidang.UAS Jadi Saksi Meringankan Abdul Wahid, Ruang Sidang Dipenuhi Tokoh dan Masyarakat
Belasan truk ODOL bandel kena tilang di Pekanbaru (foto/tribunpku)Nekat Masuk Pekanbaru di Luar Jam Operasional, Belasan Truk Tonase Besar Ditilang
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved