www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
HUT ke-27 Pelalawan, Ketua DPRD Ajak Perkuat Sinergi Pembangunan
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Tim Hukum Abdul Wahid Soroti Dugaan BAP Copy Paste
Kamis, 23 April 2026 - 23:03:09 WIB
Penasihat hukum Gubernur nonaktif Abdul Wahid membongkar kejanggalan dokumen pemeriksaan dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Pekanbaru (foto/ist)
Penasihat hukum Gubernur nonaktif Abdul Wahid membongkar kejanggalan dokumen pemeriksaan dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Pekanbaru (foto/ist)

PEKANBARU - Penasihat hukum Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid mengungkap kejanggalan dokumen pemeriksaan dalam sidang lanjutan di PN Pekanbaru, Kamis (23/4/2026). 

Kemal Shahab menemukan isi BAP dua saksi identik hingga ke tanda baca dan kesalahan ketik atau typo. Meski keduanya diperiksa pada waktu berbeda.

Persidangan Gubernur nonaktif Abdul Wahid semakin memanas di Ruang Mudjiono, Pengadilan Negeri Pekanbaru. Tim hukum terdakwa menemukan keganjilan fatal dalam berkas perkara yang disodorkan pihak penyidik.

Selanjutnya, penasihat hukum Kemal Shahab menyoroti isi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) para kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT). Dokumen hukum tersebut diduga kuat merupakan hasil salin tempel yang sangat ceroboh dan tidak profesional.

Typo Identik yang Mencurigakan

Faktanya, poin nomor sembilan dalam BAP saksi memiliki kemiripan tulisan yang sangat mencolok dan tidak masuk akal. Mulai dari penggunaan ejaan hingga kesalahan pengetikan atau typo terlihat sama persis secara visual dalam dokumen tersebut.

Bahkan, penggunaan tanda baca dan kutipan angka Romawi dalam milik saksi Basharudin dan Lutfi benar-benar tidak berbeda. Padahal, penyidik memeriksa kedua saksi tersebut pada waktu yang berlainan secara mandiri di lokasi pemeriksaan.

Meski dicecar oleh tim penasihat hukum, saksi Lutfi tampak kebingungan menghadapi fakta kesamaan dokumen yang sangat detail itu. Ia berdalih tidak memahami alasan di balik keseragaman isi pernyataan tertulis yang ia tandatangani sendiri.

"Saya tidak tahu," ujar Lutfi singkat saat memberikan keterangan di depan majelis hakim yang memimpin persidangan tersebut. Jawaban ini justru memicu keraguan publik terhadap kualitas proses penyidikan perkara yang menjerat Gubernur nonaktif ini.

Sementara itu, Kemal Shahab menilai temuan ini sebagai anomali besar yang wajib diperhatikan oleh majelis hakim secara serius. Pihaknya sudah mengonfirmasi apakah ada komunikasi atau "bisik-bisik" antar saksi sebelum proses pemeriksaan berlangsung.

Namun, para saksi membantah adanya koordinasi rahasia terkait isi kesaksian yang mereka berikan kepada pihak penyidik tersebut. "BAP tersebut tadi kita konfirmasi apakah satu sama lain ada bisik-bisikan. Ternyata tidak," ungkap Kemal dengan nada heran.

Maka itu, tim hukum menegaskan bahwa tugas mereka hanyalah menyajikan data mentah dari fakta di lapangan. Mereka membiarkan publik dan hakim menilai sendiri kredibilitas dokumen yang menjadi dasar utama tuntutan jaksa.

Akhirnya, Kemal menegaskan bahwa kehadiran enam saksi UPT justru membuat konstruksi perkara ini menjadi semakin benderang bagi semua.

"Silakan disimpulkan sendiri. Tugas kami hanya menghadirkan fakta persidangan dengan data-data," pungkasnya ke wartawan.

Editor: Riki


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
HUT ke-27 Pelalawan, Ketua DPRD ajak perkuat sinergi pembangunan (foto/ist)HUT ke-27 Pelalawan, Ketua DPRD Ajak Perkuat Sinergi Pembangunan
Bupati Rohil Bistamam meninjau pemungutan suara Pilpeng serentak 2026 di Bagan Jawa (foto/afrizal)Bupati Rohil Tinjau Pemungutan Suara Pilpeng Serentak 2026
Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, Kompol Satrio B.W. Wicaksana (foto/int)Ops Patuh LK 2026 Digelar di Pekanbaru, Knalpot Brong dan Balap Liar Disasar
Ilustrasi BMKG memprediksi hujan di sebagian besar Riau (foto/int)BMKG: Hujan lebat Disertai Petir Berpotensi Guyur Pekanbaru dan Sekitarnya
Ilustrasi Sumsel dominasi hotspot Sumatera, Riau tercatat nihil (foto/int)Riau Nihil Karhutla, Sumatera Selatan Catat 75 Hotspot
  Direktur PT SPEM, Muhammad Syafii, M.IK meninjau langsung uji kebocoran (foto/ist)Jaga Keamanan Penyaluran Gas ke Rumah Warga Pekanbaru, SPEM Rutin Periksa Jaringan Distribusi
Ilustrasi Kemendagri mendorong Pemda perkuat pengakuan masyarakat hukum adat lewat Perda (foto/int)Pemprov Riau Didorong Perkuat Perlindungan Masyarakat Hukum Adat
Dana transfer ke Riau turun Rp3,09 triliun (foto/int)Transfer ke Daerah di Riau Anjlok 17,22 Persen, DBH Turun hingga 57,62 Persen
Ilustrasi harga emas Antam di Pekanbaru naik (foto/int)Sempat Merosot, Harga Emas Antam di Pekanbaru Naik Selasa Ini
Ketua DPW Aliansi Merah Putih, Eko Wibowo (foto/ist)Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved